Kasus Corona Telah Menyebar di 31 Provinsi

Kasus Corona Telah Menyebar di 31 Provinsi
Achmad Yurianto. ( Foto: Antara / Akbar Nugroho Gumay )
Dina Manafe / FER Senin, 30 Maret 2020 | 18:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyebaran virus corona atau Covid-19 semakin meluas ke berbagai wilayah. Per hari ini, Senin (30/3/2020) virus corona telah menyebar di 31 provinsi. Provinsi Bangka Belitung akhirnya melaporkan satu kasus positif hari ini. Adapun tiga provinsi lain yang belum, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Bengkulu, dan Gorontalo.

Baca Juga: 260.000 Tiket Kereta Api Dibatalkan

Sementara kasus terbanyak masih berada di DKI Jakarta yang kini telah menjadi epicentrum baru penyebaran Covid-19, yaitu 698 kasus. Ada penambahan kasus baru hari ini sebanyak 24 kasus. Terbanyak kedua 180 kasus ada di Jawa Barat. Adapun penambahan kasus baru di Jawa Barat hari ini melampaui DKI Jakarta, yaitu 25 kasus.

Di posisi ketiga masih Provinsi Banten yaitu 128 kasus. Menyusul Jawa Timur 91 kasus, Jawa Tengah 81 kasus, Sulawesi Selatan 50 kasus, Bali 19 kasus, dan Yogyakarta 18 kasus. Angka ini terus dinamis di masyarakat.

Secara keseluruhan dari 31 provinsi tersebut, dilaporkan ada penambahan kasus baru sebanyak 129 kasus, sehingga totalnya menjadi 1.414 positif.

Kemudian pasien yang sudah sembuh dan dibolehkan pulang bertambah 11 kasus, sehingga total menjadi 75 orang. Kasus kematian bertambah 8 orang, sehingga total yang meninggal 122 orang.

Baca Juga: BCA Sumbang 4 Ventilator ke RSPAD Gatot Subroto

Sebelumnya, pada Minggu (29/3/2020), tercatat 1.285 kasus positif , 114 orang meninggal dan 64 orang sembuh. Jumlah kematian terbanyak masih di DKI Jakarta sebanyak 74 orang, dan yang sembuh atau tidak dirawat lagi 48 orang.

"Penularan di luar masih terjadi, kasus positif masih bertambah. Oleh karena itu saya mengingatkan kembali untuk jaga jarak," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (30/3/2020).

Yurianto kembali mengingatkan msyarakat agar tetap jaga jarak. Hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, hindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan.

"Masyarakat akan lebih aman bila tinggal di rumah. Jadilah pahlawan dengan tidak keluar rumah jika tidak dalam kondisi mendesak, lindungi diri sediri, orang lain, dan bangsa ini," tandas Yurianto.



Sumber: BeritaSatu.com