7 Provinsi dan 41 Kabupaten Berstatus Siaga Darurat Corona

7 Provinsi dan 41 Kabupaten Berstatus Siaga Darurat Corona
Achmad Yurianto. ( Foto: Antara / Dhemas Reviyanto )
Dina Manafe / CAH Selasa, 31 Maret 2020 | 17:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin meluas menyebabkan sejumlah daerah mengambil langkah antisipasi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto melaporkan saat ini sudah ada 7 provinsi dan 41 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat bencana wabah Covid-19.

Sementara 16 provinsi dan 86 kabupaten/kota telah membentuk gugus tugas penanganan wabah ini.

“Beberapa daerah melawan Covid-19 dengan berbagai inovasi, termasuk mengawasi mobilitas penduduk yang ada di wilayahnya,” kata Yurianto dalam teleconference di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Baca JugaSudah 32 Provinsi Terpapar Virus Corona

Yurianto mengatakan, pemerintah konsekuen untuk memutus mata rantai penularan virus ini. Untuk dukungan masyarakat sendiri, lagi-lagi ia mengingatkan agar tetap mematuhi seruan pemerintah terutama terkait jaga jarak sosial dan fisik. Karena ini adalah kunci mengendalikan dan menghentikan Covid-19.

Yurianto mengatakan, jaga jarak dalam berkomunikasi dengan siapa pun. Merkea yang masih sehat diminta untuk pertahankan untuk tetap sehat. Caranya dengan menghindari kerumunan atau tempat berkumpul karena ini punya risiko lebih besar untuk penularan. Putuskan rantai penularan melalui rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal selama 2 menit.

Baca Juga: Disiplin Jaga Jarak, Putus Mata Rantai Penularan Virus Corona

“Sudah terbukti secara ilmiah bahwa penggunaan sabun akan menghancurkan Covid-19. Sebelum menyentuh wajah, mata, hidung, mulut, dan makan pastikan tangan telah dicuci bersih dengan menggunakan sabun,” kata Yurianto.

Apabila ada yang ingin ditanyakan seputar Covid-19, masyarakat bisa dengan mengakses berbagai situs resmi. Misalnya, situs Covid-19.go.id, layanan call center 119 atau 117. Bisa juga di layanan Halo Kemkes di nomor 500-567 , dan aplikasi online lainnya.

“Mari kita bersatu padu, bersama sama. Karena kita yakin semua ini bisa dilakukan manakala kebersamaan berjalan dengan baik,” kata Yurianto.

 



Sumber: BeritaSatu.com