Cegah Corona, Ini Protokol Lengkap Pemakaian Masker
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cegah Corona, Ini Protokol Lengkap Pemakaian Masker

Rabu, 1 April 2020 | 19:15 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengatakan, penggunaan masker merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Namun, pemakaian masker memiliki tata cara tersendiri.

"Penggunaan masker hanyalah salah satu cara pencegahan corona, bukan satu-satunya. Harus dikombinasi dengan cara lain, seperti cuci tangan pakai sabun, berperilaku hidup bersih dan sehat, menjaga jarak fisik, dan lain-lain," kata Erlina dalam konferensi pers secara daring yang diselenggarakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (1/4/2020).

Untuk masker, kata Erlina, ada beberapa jenis yang kegunaannya mencegah penularan corona dengan efektivitas filtrasi yang beragam. Pertama, masker kain/buatan rumah. Masker ini lebih disarankan untuk mereka yang masih sehat. Efektivitasnya hanya melindungi dari droplet tetapi tidak untuk penularan lewat udara (airbone). Droplet yang bisa dicegah pun adalah yang berukuran besar.

Untuk partikel droplet dengan ukuran 3 mikron, masker kain bisa efektif mencegah 10 persen sampai 60 persen. Kemampuan filtrasi nya lebih rendah dibandingkan dengan masker bedah. Masker ini bisa digunakan ketika berada di ruang terbuka atau fasilitas publik. Tetapi tetap harus jaga jarak kontak fisik 1 meter hingga 2 meter.

"Masker ini bisa jadi pilihan terakhir apabila tidak ada lagi masker lain. Masker kain lebih baik dibandingan tidak menggunakan sama sekali,” kata Erlina.

Baca Juga: Anies Sediakan Masker Gratis Melalui Jalur Kelurahan

Kedua, masker bedah. Ini adalah masker berwarna hijau yang umum dipakai semua orang, dan mudah ditemui. Masker ini lebih efektif mencegah corona tiga kali lipat dibandingkan dengan masker kain. Masker bedah memang dipakai untuk melindungi dari paparan droplet, yaitu percikan cairan yang keluar dari hidung atau mulut saat batuk dan bersin.

Efektifitas masker bedah ini mencapai 30 persen sampai 95 persen untuk memfiltrasi partikel dengan ukuran 0 hingga 8 mikron. Kekurangannya, ada kebocoran karena bagian samping kiri dan kanan tidak menutup secara sempurna. Masker bedah juga tidak bisa dipakai berulang kali. Hanya sekali pakai, dan durasi pemakaiannya tergantung kondisi. Apabila sudah basah, segera dilepas atau diganti.

"Masker ini lebih dianjurkan untuk mereka yang sedang flu, batuk, bersin, hidung berair, demam, dan nyeri tenggorokan. Juga untuk tenaga medis yang bertugas di fasilitas kesehatan," terang Erlina.

Ketiga, masker N95. Masker ini dikhususkan untuk tenaga kesehatan yang kontak langsung atau kontak erat dengan pasien yang memiliki risiko tinggi terinfeksi corona. Tidak untuk masyarakat umum. Masker ini punya proteksi sangat baik terhadap droplet, sekaligus dengan partikel airbone. Efektifitasnya cukup tinggi karena bisa memfiltrasi partikel dengan ukuran 1 hingga 3 mikron sampai di atas 95 persen. Selain itu, tidak ada kebocoran apabila dipakai dengan benar.

Baca Juga: Percepat Penanganan Corona, PSBB Paling Rasional

Jika terjadi kelangkaan masker N95, maka boleh dipakai berulang kali tetapi harus dengan tata cara khusus. Misalnya setelah dipakai dijemur di bawah sinar matahari selama 3-4 hari, sehingga virusnya mati. Setelah itu baru bisa dipakai kembali.

"Tetapi ini disarankan hanya bila stok masker sangat sedikit. Kalau stok masih ada maka tidak disarankan untuk dipakai berulang," kata Erlina.

Keempat, masker full face respirator (menutup seluruh wajah). Masker ini jarang ditemui. Biasanya dipakai di industri untuk melindungi dari bahan atau gas berbahaya. Masker ini memiliki perlindungan yang jauh lebih efektif terhadap droplet maupun airbone. Efeknya bisa memfiltrasi partikel 0 sampai 1 mikron hingga nyaris 100 persen. Tidak ada kebocoran, dan bisa dipakai berulang setelah dibersihkan dengan disinfektan secara benar.

"Penggunaan masker pun tidak asal. Kalau salah penggunaannya, maka efektivitasnya untuk mencegah virus menjadi tidak maksimal. Menggunakan masker harus menutup hidung dan mulut. Bila perlu bagian bawah masker ditarik sampai ke bawah dagu. Sedangkan di bagian atas hidung ditekan karena ada kawat elastis di dalamnya, dan akan mengikuti bentuk hidung. Tujuannya agar sedikit mungkin ada celah," tandas Erlina.

Baca Juga: Kemkes Siapkan 12 Juta Masker

Erlina menambahkan, melepaskan masker juga caranya harus benar. Saat hendak melepas, usahakan hanya memegang tali, bukan maskernya. Kemudian, jangan merasa aman ketika sudah pakai masker dan melepasnya. Ketika sudah melepas masker, maka wajib cuci tangan. Karena bisa jadi ada droplet yang menempel di masker dan tersentuh oleh tangan.

"Orang yang batuk dan pilek wajib pakai masker. Tujuannya supaya tidak menularkan ke orang lain. Kalau pun tidak ada masker, etika batuk dibiasakan, misalnya menjauh dari orang ketika ingin batuk atau menutup mulut. Selalu jaga jarak aman," pungkas Erlina.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Tahap 70, Indonesia Datangkan 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Sehingga secara total, vaksin yang sudah hadir di tanah air dalam bentuk bahan baku dan vaksin siap pakai adalah sebanyak 262.350.400 dosis.

KESEHATAN | 21 September 2021

DKI Catat Rekor Penambahan Kasus Baru Positif Covid-19 Terendah Sejak Juni 2020

Dinkes DKI mencatat sebanyak 91 kasus baru positif Covid-19 di Jakarta pada hari ini. Jumlah ini menjadi rekor penambahan kasus harian terendah sejak Juli 2020.

KESEHATAN | 20 September 2021

Proses Transisi Pandemi ke Endemi Covid-19, Tergantung Cakupan Vaksinasi

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proses transisi dari pandemi ke endemic Covid-19 tergantung dari cakupan vaksinasi

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 125,7 Juta Dosis Suntikan

Untuk mempercepat vaksinasi, Budi menyebutkan, atas saran Presiden Joko Widodo, target cakupan vaksinasi per provinsi harus mencapai di atas 20%.

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: 50% Masyarakat Masih Takut Jalani Testing

Sebanyak 50% masyarakat Indonesia masih takut di-testing Covid-19.

KESEHATAN | 20 September 2021

Tak Mau Kecolongan Lagi, Pemerintah Batasi Pintu Masuk ke Indonesia

Pemerintah membatasi pintu masuk perjalanan internasional ke Indonesia untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19

KESEHATAN | 20 September 2021

Untuk Pertama Kalinya, Angka Reproduksi Efektif Covid-19 di Bawah 1

Untuk pertama kalinya, angka reproduktif efektif Covid-19 di Indonesia mencapai di bawah angka 1, tepatnya 0,98.

KESEHATAN | 20 September 2021

Antisipasi Penularan Covid-19, TNI-Polri Dikerahkan Awasi Jalur Tikus

Pemerintah akan mengerahkan TNI dan Polri mengawasi ratusan jalur tikus, baik di darat maupun laut untuk mencegah penularan Covid-19

KESEHATAN | 20 September 2021

Luhut Ingatkan Masyarakat Tidak Euforia dan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, meski situasi pandemi Covid-19 membaik.

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: PeduliLindungi Diakses 50 Juta Kali Dalam Sehari

Aplikasi PeduliLindungi saat ini telah diakses lebih dari 50 juta kali dalam sehari oleh masyarakat yang beraktivitas di berbagai ruang publik

KESEHATAN | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Indonesia Dorong Penggunaan Nuklir untuk Tujuan Damai

Indonesia Dorong Penggunaan Nuklir untuk Tujuan Damai

DUNIA | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings