Ganjar: Hentikan Penyemprotan Disinfektan ke Tubuh Orang

Ganjar: Hentikan Penyemprotan Disinfektan ke Tubuh Orang
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ( Foto: Istimewa )
Stefi Thenu / DAS Kamis, 2 April 2020 | 11:24 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh masyarakat menghentikan penyemprotan cairan disinfektan ke orang karena berbahaya dan berdampak pada kesehatan.

"Saya melihat di desa-desa banyak sekali penyemprotan. Saya minta, hentikan penyemprotan pada orang apalagi penyemprotan dilakukan tanpa ada pelindung diri. Itu bisa membahayakan," kata Ganjar, Selasa (31/3).

Penyemprotan cairan disinfektan kepada manusia, akan berdampak buruk bagi kesehatan. Apabila cairan disinfektan masuk ke saluran pernapasan dan paru-paru akan menimbulkan sejumlah penyakit di masa yang akan datang. "Tolong hindari penyemprotan seperti itu. Kalau memang harus dilakukan, semprotlah di benda-benda mati yang sering dipakai nongkrong atau sering dipegang," katanya.

Penyemprotan pada benda mati itu pun, lanjut Ganjar, juga tidak boleh dilakukan sembarangan. Bahan-bahan yang digunakan untuk menyemprot, harus sesuai standar yang ada. "Komposisinya harus dikonsultasikan dengan ahli, jangan sampai asal-asalan dan jangan sampai terhirup," ujarnya.

Apabila dilakukan penyemprotan ruangan maka ruangan tersebut harus didiamkan selama kurang lebih empat jam. Selama itu, ruangan tidak boleh dimasuki.

Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk sering menggunakan masker. Siapa pun yang keluar rumah wajib memakai masker demi melindungi diri dan sekitarnya.

"Kalau terpaksa keluar rumah tolong pakai masker. Kalau masker sulit dan harganya mahal tolong buat sendiri pakai kain dan tengahnya dilapisi tisu. Yang penting semua yang keluar rumah harus pakai masker untuk saling melindungi. Saya doakan semuanya sehat terus," kata Ganjar.



Sumber: BeritaSatu.com