Doni Monardo Apresiasi Desa yang Isolasi Mandiri Warga

Doni Monardo Apresiasi Desa yang Isolasi Mandiri Warga
Doni Monardo. ( Foto: B1/Mohammad Defrizal )
Asni Ovier / AO Jumat, 3 April 2020 | 13:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada kepala desa (kades) dan lurah yang menerapkan isolasi mandiri bagi warga yang mudik ke kampung halamannya. Salah satu contoh adalah di isolasi yang dilakukan terhadap 35 warga Desa Hitu, Ambon, Maluku.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa dan juga para lurah di berbagai daerah yang telah membuat kebijakan tentang isolasi mandiri bagi siapa saja yang kembali ke kampung halamannya," ujar Doni dalam konferensi pers yang digelar di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Salah contoh adalah langkah pemerintah dan tokoh adat di Desa Hitu, Maluku. Pada Rabu (1/4/2020), sebanyak 35 warga Hitu yang baru datang dari daeah lain harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Isolasi mandiri itu dilakukan di sebuah sekolah di daerah tersebut.

Langkah isolasi mandiri merupakan kesepakatan bersama pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda di desa itu. Dalam kesepakatan itu, setiap warga Desa Hitu yang baru datang dari luar daerah, terutama dari daerah yang terpapar Covid-19, wajib menjalani proses isolasi mandiri selama 14 hari.

Sementara, bagi warga Hitu yang tiba sebelum 1 April, namun telah melaksanakan isolasi mandiri kurang dari 14 hari di rumah masing-masing, wajib melakukan isolasi atau karantina di tempat yang telah ditentukan. Tempat isolasi itu berada di SMK Negeri 5 Kabupaten Maluku Tengah (SMK Hitu).

Ia meminta agar langkah pencegahan yang dilakukan sejumlah kades dan lurah itu bisa diikuti oleh seluruh kades dan lurah di seluruh Indonesia. "Termasuk juga, bagaimana peran dari ketua RT dan RW untuk ikut memantau dan mengawasi proses kepulangan saudara-saudaranya yang datang dari kota," kata Doni.

Menurut Doni, isolasi mandiri saat ini menjadi sangat penting dan sangat strategis. Oleh karena itu, kerja sama dari pemerintah pusat sampai ke tingkat yang paling bawah yaitu kades dan lurah menjadi ikut penting dan strategis.

"Para kepala desa, anda telah melakukan berbagai macam upaya, libatkan seluruh komponen yang ada di desa, termasuk mengoptimalkan kembali peran PKK, Posyandu, Karang Taruna, termasuk juga bisa bekerja sama dengan Babinsa dan juga Babinkamtibmas," kata Doni.



Sumber: BeritaSatu.com