RS Darurat Corona di Pulau Galang Siap Beroperasi Senin Depan

RS Darurat Corona di Pulau Galang Siap Beroperasi Senin Depan
Presiden Joko Widodo (kedua kiri), didampingi Kepala BNPB Doni Monardo (kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) serta Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 1 April 2020. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Ari Supriyanti Rikin / FMB Jumat, 3 April 2020 | 14:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rumah sakit darurat Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau yang beberapa hari lalu ditinjau Presiden Joko Widodo akan siap beroperasi Senin (6/4/2020). RS darurat ini mampu menampung 460 pasien virus corona (Covid-19).

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, kondisi rumah sakit darurat Pulau Galang sudah siap. Kesiapannya saat ini sudah mencapai 96 persen.

"Untuk bangunan yang renovasi, karena di sana eks pengungsian Vietnam jadi ada bangunan renovasi maupun bangunan baru. Terdiri dari gedung observasi, yang bisa tampung 240 bed dan ada gedung observasi II 50 bed, gedung observasi I 50 bed serta gedung lain, semuanya bisa menampung 460 pasien," katanya dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Yudo menambahkan, fasilitas yang juga disiapkan di rumah sakit darurat Pulau Galang ini adalah helipad untuk keadaan darurat (emergency) dan daerah tersebut jauh dari permukiman penduduk.

Di rumah sakit darurat ini bisa dilaksanakan evakuasi dengan helikopter dan kapal karena di situ ada dermaga yang mendukung kesiapan rumah sakit tersebut. Rumah sakit ini pun hanya berjarak 30 menit perjalanan darat dari Batam.

"Sudah ditetapkan di sana (rumah sakit darurat Pulau Galang) untuk pasien-pasien yang kategori ringan sampai sedang. Rumah sakit ini juga dikhususkan untuk pasien yang dari luar negeri terutama migran," paparnya.

Namun jika tidak ada dari kategori tersebut, rumah sakit Pulau Galang bisa digunakan untuk masyarakat dari rumah sakit lain di sekitar Pulau Galang yang tidak bisa menampung pasien.

"Sarana prasarana sudah siap semua diharapkan tanggal 6 April sudah siap. Di sana sudah ditunjuk tim dokter selaku Dansatgaskes," ucapnya.

Saat ini sudah dilakukan perekrutan personil dari TNI, Polri, sukarelawan 77 orang. Untuk peralatan medis sedang mobilisasi dan diajukan ke Menteri Kesehatan, BUMN dan BNPB. 

 



Sumber: BeritaSatu.com