Peneliti Monash University Temukan Obat Potensial Lawan Covid-19

Peneliti Monash University Temukan Obat Potensial Lawan Covid-19
Paramedis menangani pasien terinfeksi virus "corona". ( Foto: AFP / Alberto Pizzoli )
Aditya L Djono / ALD Sabtu, 4 April 2020 | 16:26 WIB

Melbourne, Beritasatu.com – Sebuah studi kolaboratif dipimpin oleh Monash Biomedicine Discovery Institute (BDI) bersama Peter Doherty Institute of Infection and Immunity (Doherty Institute), joint venture antara University of Melbourne dan Rumah Sakit Royal Melbourne, menunjukkan adanya obat antiparasit yang sudah tersedia di seluruh dunia, yang mampu membunuh virus corona (Covid-19) dalam kurun waktu 48 jam. Obat dimaksud adalah Ivermectin.

Kylie Wagstaff dari Monash Biomedicine Discovery Institute, yang memimpin penelitian ini, menjelaskan, Ivermectin mampu menghentikan pertumbuhan virus SARS-CoV-2 yang terjadi dalam kultur sel selama kurun waktu 48 jam.

“Kami menemukan bahwa dosis tunggal Ivermectin pada dasarnya dapat membunuh virus jenis RNA dalam jangka waktu 48 jam. Dalam 24 jam pertama bahkan kami menemukan dampak pelemahan yang sangat signifikan,” kata Wagstaff, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis Monash University, Sabtu (4/4/2020).

Ivermectin merupakan obat antiparasit yang sudah disetujui FDA dan juga terbukti efektif secara in vitro ampuh dalam mengobati berbagai virus, termasuk virus HIV, dengue (DBD), influenza, dan zika.

Wagstaff mengingatkan, pengujian yang dilakukan masih bersifat in vitro atau masih kultur suatu sel dan masih perlu pengujian lebih lanjut untuk penggunaan dosis terhadap manusia. “Ivermectin sudah cukup banyak digunakan dan diyakini sebagai obat yang aman. Kita perlu mencari tahu sekarang mengenai takaran dosis yang tepat, yang dapat digunakan untuk manusia secara efektif. Itu adalah langkah berikutnya,” kata Wagstaff.

“Ketika kita sedang mengalami pandemi global dan belum ada sebuah obat medis yang disetujui seperti saat ini, kehadiran sebuah senyawa yang sudah tersedia secara luas dapat menolong banyak orang secara cepat. Hal ini juga didorong dengan keadaan bahwa kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kehadiran vaksin secara luas,” tambahnya.

Meskipun cara kerja Ivermectin pada virus corona belum diketahui, berdasarkan reaksinya terhadap virus-virus lain, Ivermectin efektif dalam menghentikan virus yang melemahkan sel inang dan membersihkannya.



Sumber: BeritaSatu.com