Korban Meninggal Akibat Corona di Indonesia Terus Meningkat

Korban Meninggal Akibat Corona di Indonesia Terus Meningkat
Pemakaman korban meninggal dunia setelah terinfeksi virus "corona". ( Foto: Antara )
Anselmus Bata / AB Minggu, 5 April 2020 | 00:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dari hari ke hari, korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona terus meningkat. Sampai saat ini tercatat 191 orang meninggal dari 2.092 yang terinfeksi corona (9,13 persen). Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 dokter ikut meninggal atau mencapai 8,42 persen.

Berdasarkan data Worldometers, Sabtu (4/4/2020) pukul 23.00 WIB, jumlah kematian terbanyak dalam sehari tercatat mencapai 21 orang pada Rabu (1/4/2020), kemudian berturut-turut 13 orang (Kamis, 2 April), 11 orang (Jumat, 3 April), dan 10 orang meninggal pada Sabtu (4/4/2020).

Sebelumnya, jumlah korban meninggal dalam sehari lebih dari 10 orang tercatat pada 26 Maret (20 orang), 28 Maret (15 orang), 29 Maret (12 orang) dan 31 Maret (14 orang).

Peringkat Kelima
Indonesia kini tercatat menempati peringkat kelima tertinggi di dunia berdasarkan persentase korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Italia tercatat sebagai negara dengan persentase kematian tertinggi di dunia yang mencapai 12,25 persen. Jumlah korban meninggal di Italia mencapai 14.681 orang dari 119.827 korban terinfeksi corona.

Setelah Italia, Inggris menempati peringkat kedua dengan 10,29 persen, disusul Belanda 9,93 persen dan Spanyol 9,42 persen. Sampai saat ini, jumlah korban meninggal di seluruh dunia mencapai 61.649 orang dan jumlah yang terinfeksi 1.153.047 atau 5,35 persen.

Tiongkok sebagai negara pertama yang mencatat korban meninggal di dunia tercatat memiliki persentase kematian 4,07 persen. Jumlah korban meninggal di Tiongkok tercatat 3.326 dari jumlah korban terinfeksi 81.639 dan kini berada di peringkat ketujuh dunia. Korban meninggal di Italia, Spanyol, Amerika, Prancis, Inggris, dan Iran, telah melampaui Tiongkok.

Di ASEAN, Filipina tercatat memiliki persentase kematian akibat corona sebesar 4,65 persen, disusul Malaysia 1,64 persen, Thailand 0,97 persen, Brunei 0,74 persen, Singapura 0,5 persen, serta Vietnam dan Kamboja nol persen.



Sumber: BeritaSatu.com