Indonesia Akan Produksi APD dari Bahan Lokal Sertifikasi WHO
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Indonesia Akan Produksi APD dari Bahan Lokal Sertifikasi WHO

Senin, 6 April 2020 | 16:46 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan masalah keterbatasan alat pelindung diri (APD) tidak hanya dialami Indonesia saja, tetapi juga negara-negara lainnya yang terpapar virus corona (Covid-19). Namun, Indonesia patut bersyukur karena ke depan tidak akan tergantung dari negara-negara lain untuk impor bahan baku pembuatan APD.

Pasalnya, Indonesia akan bisa memproduksi APD dengan bahan lokal yang telah mendapatkan sertifikasi dari Badan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Alhamdulillah, berkat kerja sama dari sejumlah pihak, baik perguruan tinggi, Kementerian Kesehatan dan para peniliti kita, kemungkinan besar pada periode yang akan datang akan bisa memproduksi APD dengan bahan baku lokal yang telah tersertifikasi WHO. Sehingga ketergantungan kita untuk mendapatkan bahan baku APD dari luar negeri akan bisa teratasi,” kata Doni Monardo dalam konperensi pers seusai ratas dengan Presiden Jokowi, Senin (6/4/2020).

Data hingga saat ini, lanjut Doni Monardo, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menerima 570.000 APD. Dari jumlah tersebut, yang sudah terdistribusi sebanyak 390.000 APD ke seluruh daerah.

"Adapun yang terakhir tiba siang ini sebanyak 105.000 berarti akan kita prioritaskan segera didistribusikan terutama di RS yang terdampak,” ujar Doni Monardo.

Tak lupa ia meminta media massa untuk turut mengawasi proses pendistribusian APD ke seluruh rumah sakit. Termasuk juga rumah sakit-rumah sakit yang selama ini tidak melakukan kegiatan terhadap Covid-19, tetapi ternyata dokter-dokternya ada yang terpapar bahkan sampai meninggal dunia. Juga para dokter gigi dan juga dokter-dokter seperti THT.

“Oleh karenanya, pengadaan APD menjadi sangat prioritas bukan hanya kepada dokter yang berada di garis depan untuk melayani Covid-19, tetapi semua dokter. Karena ternyata pasien yagn diperiksa bukan Covid-19 pun bisa jadi carrier bawa virus. Walaupun sudah beberapa kali diingatkan melalui IDI untuk waspada,” jelas Doni Monardo.

Sebelumnya pada 23 Maret 2020, pemerintah pusat telah mengirimkan 165.000 APD ke setiap provinsi. Berdasarkan laporan yang diterima oleh Presiden Jokowi, stok APD makin terbatas dan perhitungan menunjukkan Indonesia membutuhkan kurang lebih 3 juta APD hingga akhir Mei 2020.

Terdapat 28 perusahaan produsen APD di Indonesia. Untuk mendukung produksi APD tersebut, Presiden Jokowi sebelumnya sudah meminta agar impor bahan baku APD dipermudah.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Isolasi Mandiri Secara Berkelompok, Bolehkah?

Kunci utama untuk karantina berkelompok di masyarakat adalah lokasinya yang membuat gembira.

KESEHATAN | 6 April 2020

Isolasi Mandiri Kunci Utama Pencegahan Penularan Covid-19

Isolasi mandiri prinsipnya memisahkan orang sakit dengan orang sehat.

KESEHATAN | 6 April 2020

Penerapan PSBB Akan Diiringi Penegakan Hukum

Agar masyarakat menaati aturan yang telah dituangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan

KESEHATAN | 6 April 2020

Penambahan 218, Total Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 2.491

Data terakhir sampai, Senin (6/4/2020) sampai pukul 12.00 WIB terjadi penambahan kasus dan jumlah kematian akibat virus corona.

KESEHATAN | 6 April 2020

2 PDP Covid-19 Meninggal Dunia di RSPI Sulianti Saroso

Jumlah pasien di RSPI Sulianti Saroso Sunter Jakarta Utara yang masih dirawat sebanyak 24 orang terdiri dari 13 pasien positif Covid-19 dan 11 pasien PDP.

KESEHATAN | 6 April 2020

Ini Pentingnya Vitamin C untuk Menjaga Kekebalan Tubuh

Vitamin C memberikan peran penting bagi sistem kekebalan tubuh. Konsumsi makanan sumber vitamin C untuk membantu memenuhi kebutuhannya.

KESEHATAN | 6 April 2020

Mundipharma Gandeng Tokopedia Dukung Tenaga Medis Covid-19

Mundhiparma akan mendonasikan 85 persen hasil penjualan Peduli Package di platform Tokopedia untuk membeli APD.

KESEHATAN | 6 April 2020

Begini Protokol Isolasi Mandiri

Isolasi mandiri bukan sekadar tinggal di rumah dan istirahat, melainkan ada tata caranya sendiri.

KESEHATAN | 6 April 2020

Pemerintah Belum Setujui Usulan Daerah untuk Terapkan PSBB

Kepala daerah harus melangkapi persyaratan administrasi yang diperlukan

KESEHATAN | 6 April 2020

Penanganan Covid-19, BPJSK Didesak Lunasi Klaim Rumah Sakit

Pelunasan klaim mendesak mengingat rumah sakit ibarat di medan peperangan menghadapi pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 6 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS