Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh

Selasa, 7 April 2020 | 05:19 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Virus corona baru muncul bulan Desember tahun lalu tetapi sekarang sudah menjadi wabah global atau pandemik dengan menimbulkan penyakit yang diberi nama Covid-19.

Bagi sebagian besar penderita, dampaknya relatif ringan, tetapi di sisi lain banyak juga korban yang meninggal. Yang paling mengerikan dari virus ini adalah begitu mudah dan cepatnya dia menyebar dari satu orang ke orang lain.

Bagaimana cara virus ini menyerang tubuh kita, dan kenapa ada korban yang sampai meninggal?

Masa Inkubasi
Inilah saat virus itu mulai berusaha bersemayam di tubuh. Virus bekerja dengan masuk ke sel tubuh dan lalu membajaknya.

Virus corona, yang resmi disebut Sars-CoV-2, bisa menginvasi tubuh saat Anda menarik napas (setelah seseorang batuk di dekat Anda) atau Anda menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah sendiri.

Pertama dia akan menginfeksi saluran tenggorokan, saluran pernapasan dan paru-paru, dan mengubahnya menjadi “pabrik virus corona” yang melahirkan virus-virus baru dan melanjutkan infeksi pada lebih banyak sel tubuh.

Di tahap awal, orang tidak benar-benar sakit dan sebagian malah tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Periode inkubasi – yaitu waktu antara infeksi dan munculnya gejala pertama – sangat bervariasi tetapi rata-rata sekitar lima hari.

Penyakit Ringan
Ini yang dialami sebagian besar pengidapnya. Covid-19 hanyalah infeksi sedang bagi delapan dari 10 penderita, dan gejala umumnya adalah demam dan batuk.

Seringkali juga disertai tubuh linu, radang tenggorokan dan pusing, tetapi tidak selalu.

Demam dan pegal linu itu sebetulnya akibat dari kerja sistem kekebalan tubuh kita dalam merespon infeksi. Sistem kekebalan kita mengenali virus sebagai penyusup jahat dan memberi sinyal ke seluruh tubuh kalau ada yang tidak beres, dengan cara melepas zat kimia yang disebut sitokin (cytokines).

Zat ini menggerakkan sistem kekebalan tetapi juga menyebabkan tubuh linu dan demam.

Batuk karena virus corona awalnya merupakan batuk kering akibat iritasi sel yang telah terserang virus. Sebagian penderita kemudian akan mengalami batuk berdahak – cairan kental yang berisi sel mati paru-paru akibat ulah virus ini.

Gejala-gejala ini bisa diatasi dengan istirahat di tempat tidur, banyak minum, dan parasetamol. Belum dibutuhkan perawatan khusus di rumah sakit.

Tahapan ini berlangsung sekitar satu pekan, dan setelahnya banyak yang bisa sembuh karena sistem kekebalan mereka bisa mengalahkan virus.

Namun, sebagian lagi akan mengalami dampak yang lebih serius dari Covid-19.

Sejumlah penelitian mengindikasikan bahwa gejala awal ini kadang-kadang hanya mirip flu biasa yang disertai pilek.

Tahapan Parah
Jika penyakit ini makin parah, itu disebabkan oleh reaksi berlebihan dari sistem kekebalan penderita itu sendiri terhadap invasi virus.

Zat kimia yang dikeluarkan untuk peringatan terjadinya infeksi bisa menyebabkan pembengkakan organ dalam, dan pada gilirannya bisa merusak organ tubuh.

"Virus ini bisa memicu respon kekebalan yang tidak seimbang dan pembengkakan, namun kenapa bisa begitu kami masih belum tahu,” kata Dr Nathalie MacDermott dari King's College London.

Pembengkakan pada paru-paru inilah yang disebut pneumonia.

Baca juga: Gejala Covid-19? Lakukan Teknik ini Untuk Cegah Pneumonia

Virus ini masuk lewat mulut, saluran tenggorokan lalu ke selang-selang kecil di paru-paru, sehingga membuat penderita kekurangan oksigen.

Selang-selang ini berfungsi memompa oksigen ke darah dan mengeluarkan karbondioksida dari darah. Ketika terjadi pneumonia, selang-selang kecil itu terisi cairan sehingga napas menjadi pendek dan penderita juga sulit bernapas.

Sebagian pasien butuh bantuan ventilator agar bisa bernapas.

Tahapan Kritis
Diperkirakan sekitar 6 persen pasien Covid-19 berada dalam kondisi kritis. Pada titik ini, organ-organ tubuh mengalami kegagalan dan ancaman kematian menjadi nyata.

Penyebab masalah adalah sistem kekebalan tubuh menjadi berada di luar kendali dan menyebabkan kerusahan dalam tubuh.

Misalnya tekanan darah menjadi turun drastis ke angka yang membahayakan. Sindrom pernapasan akut karena pembengkakan paru-paru membuat tubuh kekurangan oksigen yang dibutuhkan untuk tetap hidup.

Dampaknya, ginjal tak bisa bekerja membersihkan darah dan juga gangguan pada usus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mulai Oktober, Fitur PeduliLindungi Tersedia di Grab, Gojek hingga Jaki

Masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar, sertifikat vaksinnya bisa di teridentifikasi melalu nomor induk kependudukan (NIK).

KESEHATAN | 27 September 2021

Akan Ada 2 Aplikasi PeduliLindungi? Ini Kata Ketua DPR

Ketua DPR Puan Maharani menyatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah untuk membuat alternatif aplikasi PeduliLindungi.

KESEHATAN | 27 September 2021

Kemenkes: Varian Lambda dan Mu Belum Terdeteksi dari PPLN ke Indonesia

Dari negara asal PPLN terbanyak, Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura, belum ditemukan VoI (variant of interest) Lambda dan Mu.

KESEHATAN | 27 September 2021

Pasien Covid-19 Turun, Tempat Tidur RSDC Wisma Atlet Kemayoran Terpakai 3,91%

Senin (27/9/2021) jumlah pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran ada 309 orang dirawat atau 3,91% dari total kapasitas sebanyak 7.894 tempat tidur.

KESEHATAN | 27 September 2021

Jaga Kesehatan Keluarga dengan Minyak Herbal Segudang Manfaat

Obat berbahan alami seperti rempah-rempah masih menjadi salah satu alternatif yang digunakan masyarakat Indonesia untuk mengobati penyakit.

KESEHATAN | 27 September 2021

Studi di 22 Negara, Pandemi Covid-19 Pangkas 6 Bulan Harapan Hidup Manusia

Pandemi Covid-19 telah memangkas harapan hidup manusia pada tahun 2020 dengan jumlah terbesar sejak Perang Dunia (PD) II.

KESEHATAN | 27 September 2021

Ini Cara Pertahankan Gaya Hidup Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Rajin dan rutin berolahraga serta mengonsumsi makanan yang sehat adalah cara mempertahankan gaya hidup sehat selama pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 27 September 2021

Pemerintah Kembali Tegaskan Dosis Ke-3 Hanya untuk Nakes

Prioritas program vaksin booster saat ini adalah tenaga kesehatan.

KESEHATAN | 27 September 2021

Anies Sebut Covid-19 di Jakarta Terkendali Berkat Kerja Banyak Pahlawan Seperti Film Avengers

Gubernur DKI, Anies Baswedan menyebut Covid-19 di Jakarta terkendali karena kerja banyak pahlawan layaknya film Avengers.

KESEHATAN | 26 September 2021

IDAI Minta Anak di Bawah 12 Tahun Segera Divaksinasi Covid-19

Ketua IDAI mendorong pemerintah segera melakukan vaksinasi pada anak di bawah 12 tahun.

KESEHATAN | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Kemenkes: Alat Kesehatan Diproduksi Sesuai Kebutuhan

Kemenkes: Alat Kesehatan Diproduksi Sesuai Kebutuhan

KESEHATAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings