Peduli Pandemi Corona, Tokoin Inisiasi Donasi 1.000 Alat Rapid Test

Peduli Pandemi Corona, Tokoin Inisiasi Donasi 1.000 Alat Rapid Test
Kiri ke kanan: Finance Director Prevent Homedik, Gabriella Christy, Ketua Umum IDI, dr Daeng M Faqih dan CEO Tokoin Group, Reiner B Rahardja. Tokoin menyerahkan bantuan 1.000 alat rapid test kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Indah Handayani / FER Selasa, 7 April 2020 | 19:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tokoin Indonesia melalui gerakan Tokoin Care #TokoinPeduli bekerja sama dengan Prevent, perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan rapid test diagnostik, mengajak kalangan milenial Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan #MilenialMelawanCorona secara nasional.

Baca Juga: Tokoin Bantu Bisnis UMKM Kembangkan Usaha

Untuk fase pertama, Tokoin Care mendonasikan 1.000 alat rapid test kepada para dokter dan tenaga medis melalui organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memerangi kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

"Donasi ini bertujuan untuk mendukung dan membantu tenaga medis Indonesia yang sedang berjuang mengatasi virus corona di Indonesia," ujar CEO Tokoin, Reiner Rahardja, dalam keterangan persnya, Senin (7/4/2020).

Reiner mengatakan, untuk kedepan donasi yang masuk akan dikontribusikan membantu mencukupi kebutuhan alat alat medis lainnya.

Baca Juga: Jokowi Minta Kecepatan Rapid Test Ditingkatkan

"Momen ini juga menjadi kick-off dari gerakan donasi masal yang kami lakukan secara besar melalui sistem blockchain, sehingga fase donasi berikutnya akan lebih banyak individu maupun perusahaan yang bisa ikut terlibat dalam mensupport garda medis kita," tandasnya.

Reiner menambahkan, garda terdepan yang melawan virus corona bukanlah tenaga medis melainkan semua orag yang masih merasa sehat, dimana tugas peperangan semuanya adalah tetap dirumah dan jangan keluyuran atau berkumpul karena setiap orang bisa saja mengidap virus corona namun tubuh kuat, sehingga disebut sebagai carrier atau pembawa virus lalu menularkan yang lemah di rumah kita.

"Sedangkan tim medis adalah garda pertahanan terakhir yang mencegah agar tidak lebih banyak nyawa melayang, itulah kenapa kita harus mendukung garda terakhir agar tidak ikut tumbang," tandas Reiner.

 



Sumber: BeritaSatu.com