BCL dan Super Antioksidan Bantu Melawan Virus Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BCL dan Super Antioksidan Bantu Melawan Virus Covid-19

Rabu, 8 April 2020 | 14:25 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT PUF Sains Lab, Nucleus Farma, dan Profesor Nidom Foundation bekerja sama dalam pengembangan formula BCL dan penggunaan formula BCL melalui teknologi PUFF untuk mengatasi virus corona jenis baru atau Covid-19.

Baca: Obat Corona dari Herbal Masih dalam Proses Riset

Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin Professor Nidom Foundation, Prof Chaerul Anwar Nidom mengatakan, formula BCL berfungsi sebagai receptor blocker untuk menghalau Covid-19, agar tidak menempel di paru-paru. Formula ini terdiri dari beberapa kandungan, yaitu BCL (Bromhexine Hydrochloride), Guaiphenisin, dan beberapa zat lainnya.

Keunggulan PUFF adalah mengadopsi teknologi PHP (Perforated Heating Plate) yang sudah dipatenkan. Pada teknologi ini ada lubang-lubang di pelat coil, sehingga akan menghasilkan panas yang lebih merata. Dengan demikian, aerosol uap yang dihasilkan dari alat PUFF lebih baik.

"Jika paru-paru sudah terinfeksi, akan sulit sekali untuk direhabilitasi, apalagi saat ini belum ada obatnya, perawatan yang diandalkan sekarang adalah infus vitamin, dan beberapa rumah sakit menggunakan chloroquine dan tambahan oksigen untuk respirasi. Oleh karena itu, terkait formula BCL, kami mendapat respon positif dari rekan-rekan dokter serta akademisi,” ujar Prof Nidom dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Baca: Nucleus Farma, PUFF Farma dan PNF Kembangkan Obat Covid-19

Guru Besar Biologi Molekuler Unair itu menjelaskan, formula BCL bisa diterima secara logika karena mengikat receptor virus corona di paru-paru, bukan mengganggu atau membunuh virusnya. Jika virus tidak menempel di receptor ACE2 paru-paru, maka virus tidak dapat berkembang biak dan akan mati dengan sendirinya.

"Kita tidak boleh hanya menggunakan konsep yang monoton dalam menghadapi Covid-19. Salah satu cara menangani virus ini yang diusulkan oleh teman-teman fakultas kedokteran adalah dengan mengendalikan receptor blocker,” tutur Prof Nidom.

Lebih jauh, Prof Nidom menerangkan, formula BCL yang diaplikasikan melalui penguapan atau aerosol dapat digunakan oleh mereka yang berisiko tinggi terpapar Covid-19. Mereka adalah para dokter dan tenaga medis yang bertugas di garis depan, pasien atau penderita Covid-19, dan orang dalam pengawasan (ODP).

Baca: 15 Juta Orang Gunakan Platform Kesehatan Online

"Pasien dalam pengawasan (PDP) yang mengisolasi diri di rumah juga bisa menggunakan formula BCL ini,” tutur virologist senior yang sudah meneliti virus selama 35 tahun, termasuk penelitian virus Ebola, virus SARS dan MERS.

Dibutuhkan tools khusus seperti device yang membantu proses penguapan formula BCL ke paru-paru. Terkait ini, PT PUF Sains Lab sudah menghadirkan perangkat PUFF.

CEO Nucleus Farma, Edward Basilianus mengatakan, perangkat PUFF dapat difungsikan sebagai drug delivery system (DDS) untuk mengantarkan formula obat melalui metode aerosol atau penguapan. Mekanisme ini juga dapat digunakan sebagai obat anti influenza atau batuk yang berhubungan dengan respiratory dan pulmonary, seperti sesak nafas dan obat mukolitik.

Baca: Inovasi Nucleus Farma Diganjar Penghargaan LEPRID

“PUFF aman untuk digunakan karena telah didesain dengan konsep closed-system sehingga cairan di dalamnya tidak dapat diubah, ditambahkan, dan diisi ulang. Berbeda dengan perangkat open-system, dimana cairan atau likuid bisa dimasukkan ke dalam perangkat tanpa memperhatikan takaran yang dianjurkan oleh ahlinya,” tegas Edward Basilianus.

Sementara itu, Presiden Direktur PT PUF Sains Labs, Iwan Setiawan menuturkan, PUFF didirikan di Indonesia oleh tim berpengalaman yang terdiri dari insinyur, ilmuwan, ahli kimia, petinggi di industri FMCG, ritel, elektronik, dan obat-obatan alami. "Kami berkomitmen untuk mencapai misi kami, yaitu meningkatkan kualitas hidup orang banyak melalui ilmu dan inovasi yang memanfaatkan bahan alami terbaik," jelasnya.

Iwan menambahkan, seluruh bagian produk PUFF, baik perangkat maupun PUFFpod atau cartridge telah memenuhi standar keselamatan dan kualitas internasional, seperti Restriction of Hazardous Substances (RoHS) dan Electromagnetic Compatibility (EMC), serta telah menjalani pengujian dan inspeksi ekstensif. "Paten PUFF (patent WIPO) sudah didaftarkan di beberapa negara di benua Amerika, Eropa, Asia, termasuk Tiongkok dan Indonesia,” kata Iwan Setiawan.

Baca: Peneliti Monash University Temukan Obat Potensial Lawan Covid-19

Menurut Iwan, material dasar PUFF menggunakan plastik tahan panas dengan standar food-grade, dan mengandung jalur uap berbahan dasar PCTG kualitas tinggi yang tahan panas sesuai dengan standar industri, sehingga tidak akan terasa panas ketika digunakan, serta tidak akan meleleh ketika dilalui uap panas, dan memakai pemanas berteknologi tinggi berbasis bahan nichrome yang telah dipatenkan.

“Disamping itu, shell alumunium PUFF yang membungkus baterai lithium-ion, papan sirkuit, dan sensor tekanan, semuanya terpisah dari jalur uap dan cairan, sehingga memberikan tingkat keamanan yang lebih baik,” tandas Iwan Setiawan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Tren Kasus Covid-19 Global Tak Memberi Dampak Signifikan pada Perkembangan di Indonesia

lonjakan kasus di Indonesia pada Juli 2021, tidak disebabkan oleh naiknya kasus global atau datang dari negara lain, melainkan dari dalam Indonesia sendiri.

KESEHATAN | 21 September 2021

Waspada Gelombang Ketiga Covid-19, Satgas Ingatkan Disiplin Prokes

Melihat pola kasus di Indonesia yang berselang 3 bulan dari negara lain seperti India, Malaysia dan Jepang, maka disiplin prokes sangat penting.

KESEHATAN | 21 September 2021

Wiku: Kasus Aktif Covid-19 Turun hingga 1%

Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan Covid-19 di Indonesia minggu ini kembali mengalami penurunan yang cukup drastis hingga menyentuh 1%

KESEHATAN | 21 September 2021

Nadia Sebut Vaksinasi Lansia Rendah karena Pengaruh Persepsi yang Salah dalam Masyarakat

Banyak lansia yang masih menolak divaksin karena takut akan efek samping yang ditimbulkan dari suntikan vaksin.

KESEHATAN | 21 September 2021

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wiku: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Wiku juga mengimbau agar satuan tugas (satgas) yang ada di fasilitas publik untuk melakukan upaya penegakan dengan baik.

KESEHATAN | 21 September 2021

Update Covid-19: Positivity Rate di Bawah 2%, Tak Perlu Euforia

Situasi Covid-19 kian menunjukkan perbaikan, antara lain, dengan penurunan positivity rate yang berada di bawah 2%

KESEHATAN | 21 September 2021

Jokowi Apresiasi Kecepatan Vaksinasi di Provinsi Banten

Presiden Jokowi menilai persentase jumlah masyarakat yang telah mendapatkan suntikan vaksin sangat baik.

KESEHATAN | 21 September 2021

Indonesia Kembali Terima 5,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19

"Pemerintah berupaya keras agar tidak terjadi kekosongan stok vaksin," kata Johnny.

KESEHATAN | 21 September 2021

Dukung Kesehatan, Aplikasi OkeKlinik Berikan Perawatan Penderita Covid-19

OkeKlinik untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia secara keseluruhan selama dan pasca-pandemi.

KESEHATAN | 21 September 2021

Tahap 70, Indonesia Datangkan 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Sehingga secara total, vaksin yang sudah hadir di tanah air dalam bentuk bahan baku dan vaksin siap pakai adalah sebanyak 262.350.400 dosis.

KESEHATAN | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Lewandowski Raih Penghargaan Sepatu Emas

Lewandowski Raih Penghargaan Sepatu Emas

BOLA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings