Logo BeritaSatu

Tips Mengelola Stres Selama Pandemi Covid-19

Rabu, 22 April 2020 | 21:55 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Derasnya informasi secara terus menerus tentang pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19 yang terjadi di hampir seluruh belahan dunia, dapat mengganggu emosional dan menyebabkan kelelahan fisik dan mental, serta dapat memicu datangnya stres.

Baca Juga: Tiga Kunci Utama Kesembuhan Pasien Covid-19

Chief Health and Nutrition Officer Herbalife Nutrition, Gary Small, mengatakan kesehatan mental harus menjadi prioritas utama di saat merebaknya pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Mengelola stres dan mengetahui bagaimana untuk melakukan hal yang penting, karena pada saat ini stres kronis dapat mengancam dan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi kemampuan untuk melawan infeksi. Stres juga dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental," ujar Gary Small dalam keterangan persnya, Rabu (22/4/20200.

Menurut Gary, ada beberapa tips mengelola tingkat stres selama masa isolasi bekerja di rumah. Meski, setiap orang akan mengalami tingkat stres secara berbeda, sehingga penting untuk diingat bahwa masing-masing orang perlu mengetahui tingkat stres masing-masing.

Baca Juga: Tips Cermat Memilih APD Covid-19

"Pertama, identifikasi gejala stres. Misalnya saja nyeri gigi, berat badan naik, sakit kepala, perubahan suasana hati, sakit punggung dan leher, dan kurang tidur malam tidur adalah sinyal telah mengalami stres. Mengidentifikasi gejala ini akan membantu Anda mengetahui kapan saatnya mempraktikkan beberapa strategi untuk menurunkan stres Anda,” jelasnya.

Kedua, Small mengatakan, mencari pemicunya. Jika bekerja dari rumah atau menonton berita dan merasa cemas, jengkel, atau mengalami sakit kepala atau leher, maka segera berdiri dan berhenti sejenak. Berjalan-jalan, mendengarkan musik, atau pergi ke tempat yang tenang untuk bersantai dapat membantu mengatur ulang kondisi mental dan kembali bekerja.

"Ketiga, menjadwalkan ulang kegiatan sehari-hari dengan beristirahat yang cukup dari pekerjaan, menonton atau membaca berita, dan bersosial media. Terhubung dalam 24 jam sehari dapat menyebabkan ketegangan mental dan kecemasan. Luangkan waktu untuk bersantai dari kegiatan yang membosankan setiap harinya, dengan mengobrol atau bersosialisasi bersama sahabat atau orang terdekat juga dapat membantu meningkatkan suasana hati Anda,” papar Small.

Baca Juga: Nucleus Farma Bantu Upaya Penyembuhan Pasien Covid-19

Selanjutnya, Small mengatakan, menghabiskan waktu untuk mencari kegiatan yang baru atau melakukan hobi. Mengubah fokus pada kegiatan yang baru dapat membantu rileks dan merasa bersemangat seperti mempertimbangkan mencoba resep baru, berjalan, membersihkan rumah, atau berpartisipasi dalam pelatihan online untuk mengurangi stres dan membantu merasa lebih segar.

Kelima, pernapasan alami melibatkan diafragma atau berlatih pernapasan relaksasi selama 20 hingga 30 menit setiap hari untuk mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan kondisi ketenangan.

Keenam, tetap aktif dan temukan kegiatan hiburan yang disukai. Berolahraga dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan serta merupakan cara yang bagus untuk memerangi stres.

Baca Juga: Cegah Resiko Komplikasi Diabetes Selama Pandemi Covid-19

"Penting untuk diingat bahwa stres adalah hal yang umum yang berakibat menurunkan produktivitas, dan mengancam kesehatan fisik dan mental. Perlu diketahui penanggulangan stres dan mengembangkan teknik yang baik akan membantu mengelola tubuh Anda dan lebih kuat pada akhirnya” tutup Small.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dua Warga Rusia yang Cari Suaka di AS Tiba di Alaska

Dua warga Rusia yang mencari suaka di AS tiba di sebuah pulau terpencil di Alaska, menurut dua senator pada Kamis (6/10/2022).

NEWS | 7 Oktober 2022

Stok Vaksin Covid-19 Menipis, Dinkes DKI Minta Opsi Relokasi

Dinkes DKI Jakarta meminta opsi relokasi vaksin Covid-19 dari daerah lain. Hal itu untuk mengantisipasi stok vaksin Covid-19 yang mulai menipis.

NEWS | 7 Oktober 2022

Malaysia Kategorikan Permen Karet Pengganti Rokok Tidak Beracun

Malaysia memasukkan pengganti nikotin berupa patch atau permen karet sebagai produk “tidak beracun” untuk membantu perokok berhenti merokok.

NEWS | 7 Oktober 2022

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tersisa 20 Orang

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini tersisa 20 orang.

NEWS | 7 Oktober 2022

Ribut Warisan, Anak dan Bapak Bunuh Lima Anggota Keluarga

Warga di Desa Marga Jaya, Kabupaten Way Kanan, Lampung digegerkan pembunuhan satu keluarga yang menewaskan lima orang gara-gara warisan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Soal Capres 2024, Sekjen PDIP Tegaskan Ganjar Tetap Tunggu Keputusan Megawati

Terkait PSI yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan Ganjar menunggu keputusan Megawati Soekarnoputri.

NEWS | 7 Oktober 2022

Selain Santunan, Korban MTsN 19 Jakarta Diberi Konseling

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia yang tertimpa tembok MTsN 19 Jakarta.

NEWS | 7 Oktober 2022

PKN: TGIPF Tragedi Kanjuruhan Harus Betul-betul Cari Fakta

PKN mendorong Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur harus betul-betul mencari fakta.

NEWS | 7 Oktober 2022

PDIP Siapkan Visi Misi Capres 2024, Hasto: Progresnya Sudah 80%

PDIP sedang mempersiapkan visi misi capres 2024, dan menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto progresnya sudah sudah sekitar 80%.

NEWS | 7 Oktober 2022

Ini Identitas Korban Tewas dan Luka MTsN 19 Jakarta

Ada tiga korban meninggal dan tiga korban luka-luka pada insiden robohnya tembok pembatas MTsN 19 Jakarta.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Searah Mata Uang Asia, Rupiah Melemah ke Rp 15.237

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Melemah ke Rp 15.237

EKONOMI | 1 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings