Stigma Berkontribusi Pada Tingginya Angka Kematian Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Stigma Berkontribusi Pada Tingginya Angka Kematian Covid-19

Jumat, 1 Mei 2020 | 14:28 WIB
Oleh : Dina Manafe / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengungkapkan bahwa stigma dan juga stereotipe negatif yang diberikan oleh individu atau kelompok masyarakat terhadap tenaga kesehatan atau pasien Covid-19 berkontribusi terhadap tingginya angka kematian.

Direktur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Fidiansjah mengatakan, stigma harus dilihat secara satu kesatuan karena tidak semata-mata sebuah sikap atau perilaku pada suatu suasana yang menjadi tidak baik, tetapi juga menimbulkan marginalisasi dan memperburuk status kesehatan serta tingkat kesembuhan.

“Inilah yang perlu dipahami bahwa stigma berkontribusi terhadap tingginya angka kematian,” Fidiansjah di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (1/5/2020).

Oleh karena itu Fidiansjah mengajak seluruh asyarakat untuk melawan stigma dengan tidak mendiskriminasi dan mengucilkan tenaga kesehatan dan orang-orang yang terpapar Covid-19 ketika harus melakukan isolasi mandiri di rumah. Karena stigmasisasi tersebut sangat berdampak terhadap imunitas seseorang yang terpapar Covid-19 dan akan berpengaruh dalam proses proses penyembuhan pasien.

Upaya melawan Covid-19, menurut Fidiansjah harus secara komprehensif. Tidak hanya pada penanganan secara fisik, tapi juga dalam konteks kesehatan jiwa dan psikososial masyarakat. Jangan sampai berbagai informasi yang disampaikan pemerintah terkait penanganan Covid-19 setiap harinya malah menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat akibat ketidakpahaman.

Menurut Fidiansjah, stigma di masyarakat dapat ditekan dengan cara menyampaikan komunikasi risiko dengan tepat. Media berperan penting dalam komunikasi risiko kepada masyarakat dengan tidak hanya fokus pada pertumbuhan kasus dan kurangnya keterbukaan informasi perihal penanganan Covid-19.

Dia menilai, pemberitaan media terkait informasi yang utuh soal penularan virus yang tidak sampai ke masyarakat sangat memengaruhi stigma terhadap orang dengan Covid-19. Baik itu kategori orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), pasien positif dan keluarga pasien serta tenaga kesehatan.

Fidiansjah mencontohkan kasus perawat yang distigma dan mendapatkan perlakuan tidak patut di lingkungannya kemudian terpapar Covid-19 dan meninggal dunia, bahkan dalam proses pemakamannya pun masih mendapat penolakan.

“Tentu sikap ini harus kita lawan, dan ini akan menimbulkan dampak kesehatan jiwa pada komunitas masyarakat itu sendiri,” kata Fidiansjah.

Kemkes mengajak masyarakat untuk memberikan apresiasi pada tenaga kesehatan atau pada orang-orang yang turut memberikan dukungan dalam penanganan Covid-19. Apresiasi yang dimaksud bukanlah hal yang muluk-muluk, tapi memberikan perhatian dan penghargaan itu sudah cukup.

“Mari beri apresiasi ketika ada segelintir masyarakat yang memberikan dukungan terhadap persoalan Covid-19, segera kita berikan perhatian dukungan dengan ucapan, terima kasih anda telah berikan pertolongan, dan sebagainya,” pungkas Fidiansjah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Covid-19: Total Kesembuhan Capai 4.031.099

Pengendalian Covid-19 makin membaik, dengan tingkat kesembuhan hari ini yang yang mencapai 4.031.099 pasien dan positivity rate bertahan di 1%

KESEHATAN | 28 September 2021

Pakar: Disesuaikan Level PPKM Wilayah, Aktivitas Masyarakat Harus Hati-hati

Pakar biostatistik Iwan Ariawan menyarankan masyarakat agar tetap beraktivitas dengan hati-hati sesuai level PPKM di wilayah masing-masing.

KESEHATAN | 28 September 2021

Patuh Prokes dan Mau Divaksinasi, Kunci Tekan Transmisi Covid-19

Dicky Chresthover Pelupessy dari UI menyatakan kunci menekan transmisi Covid-19 adalah perilaku patuh para protokol kesehatan (prokes) dan mau divaksinasi.

KESEHATAN | 28 September 2021

Lewat Hackathon 2021, BPJS Kesehatan Jaring Bakat Teknologi Informasi Kesehatan

Sekitar 12 karya terbaik dari anak bangsa di seluruh Indonesia menjadi pemenang kompetisi Hackathon 2021 BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 28 September 2021

Pfizer Mulai Studi Obat Oral untuk Covid-19

Pfizer menyatakan telah memulai studi tahap pertengahan hingga akhir yang menguji obat antivirus oral untuk Covid-19.

KESEHATAN | 28 September 2021

Menilik Kandungan dan Manfaat Herbamuno+

Herbamuno+ terdiri dari lima kandungan herbal dengan berbagai khasiat untuk kesehatan.

KESEHATAN | 28 September 2021

Apresiasi Prestasi, LG Beri LG PuriCare Wearable Air Purifier Pada Atlet Indonesia Kelas Dunia

Sama seperti generasi pendahulunya, “masker canggih” ini tetap mempertahankan HEPA filter seperti generasi pendahulunya.

KESEHATAN | 28 September 2021

PPKM Boleh Diperlonggar, Tetapi yang Ini Jangan Kendur Ya!

Pemerintah telah memperlonggar PPKM, namun untuk hal-hal tertentu mematuhi protokol kesehatan jangan sampai kendur.

KESEHATAN | 28 September 2021

Menkes: Presiden Minta Implementasi PTM Terbatas Dikaji Kembali

Menkes pun membantah kabar terkait banyaknya klaster sekolah yang muncul saat dilaksanakan kembali PTM terbatas.

KESEHATAN | 27 September 2021

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemerintah Percepat Vaksinasi Lansia

Pemerintah memercepat vaksinasi Covid-19 terutama pada kelompok lansia yang memiliki risiko mortalitas lebih tinggi.

KESEHATAN | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Jalur Puncak 2 Bisa Kurangi 50% Kemacetan di Cisarua

Jalur Puncak 2 Bisa Kurangi 50% Kemacetan di Cisarua

MEGAPOLITAN | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings