Terapi Plasma untuk Covid-19 Segera Masuk Uji Klinis
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Terapi Plasma untuk Covid-19 Segera Masuk Uji Klinis

Minggu, 3 Mei 2020 | 21:37 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Terapi plasma konvalesen untuk pasien Covid-19 masih dalam tahap uji coba di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Dalam waktu dekat, sekitar minggu depan, terapi plasma ini masuk tahap clinical trial atau uji klinis.

Dihubungi Beritasatu, Minggu (3/5/2020) malam, Direktur Pembinaan dan Pengembangan RSPAD, Dokter Nana Sarnadi mengatakan, saat ini uji coba terapi plasma konvalesen sedang berlangsung. Setelah target uji coba mencapai 10 pasien, barulah hasilnya akan dipublikasikan secara ilmiah.

Sejauh ini, menurut Nana, hasilnya menunjukkan terapi plasma ini efektif menyembuhkan pasien Covid-19. Namun, terapi plasma ini bukanlah terapi tunggal. Artinya, pada saat pemberian terapi plasma, obat-obat standar yang selama ini menjadi pengobatan Covid-19 seperti klorokuin tetap diberikan kepada pasien.

Setelah uji coba ini, proses akan dilanjutkan ke penelitian yang lebih besar lagi, yang disebut dengan uji klinis. Untuk uji klinis ini, menurut Nana, akan mulai dibahas minggu depan. Saat ini masih disusun protokolnya.

“Kita akan lanjutkan ke clinical trial, yang mungkin akan melibatkan beberapa rumah sakit (RS), dan akan dikoordinir langsung oleh Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan,” kata Nana.

Ia menyebut, setelah uji klinis, terapi plasma sudah bisa mendapatkan izin edar dari Badan POM. Namun belum bisa dipastikan kapan persis waktu dan berapa lama dilakukan uji klinis ini. Sebab, diperlukan visi dan misi yang sama dari sejumlah fasilitas kesehatan.

Sebab layanan terapi plasma ini berbasis penelitian, sehingga pemberiannya harus mendapatkan izin dari Komisi Etik Penelitian. Untuk pengembangan terapi ini, menurut Nana, RSPAD bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Biofarma, Lembaga Eijkman, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Nana menambahkan, RSPAD adalah RS pertama yang mengembangkan uji coba terapi plasma. Ini didasarkan pada sejumlah hasil yang sudah diterapkan di negara lain dalam pengobatan pasien Covid-19, seperti Tiongkok, Korea, Vietnam, dan Amerika Serikat. Bahkan jauh sebelumnya, terapi plasma telah menjadi pengobatan untuk wabah ebola tahun 2014, MERS Cov tahun 2015, H5N1, dan H1N1.

Nana menjelaskan, di dalam komponen darah ada plasma dan butiran darah. Plasma ini selain komponennya mengandung 92% air, juga mengandung protein yang bersifat antibodi. Antibodi inilah yang bisa dimanfaatkan untuk penguatan antibodi pada pasien Covid-19.

Plasma ini diambil dari pasien yang sudah sembuh dari Covid-19. Mengapa? Plasma pada pasien sembuh memiliki antibodi tinggi, sehingga meski pasien terinfeksi Covid-19 tetapi peningkatan antibodinya tersebut membuatnya sembuh. Inilah yang diambil untuk mengobati pasien yang terinfeksi Covid-19 dan sedang dirawat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Heri Jadi Perawat Pertama RSPI Sulianti Meninggal Akibat Covid-19

Heri Soesilo yang menjadi perawat telah berjuang selama 20 hari dalam perawatan di RSPI bersama para pasien lainnya.

KESEHATAN | 3 Mei 2020

Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Bertambah 15 Orang

Pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, pada Minggu hingga pukul 08.00 WIB, berjumlah 739 orang.

KESEHATAN | 3 Mei 2020

Perawat RSPI Sulianti Saroso Meninggal karena Covid-19

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat hingga awal Maret 2020, terdapat 18 perawat yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

KESEHATAN | 3 Mei 2020

Lima Tips Sehat Selama Puasa Ramadan

Ada berbagai trik yang bisa dilakukan agar bisa tetap segar dan sehat selama berpuasa di bulan ramadan.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Melahirkan Saat Pandemi Covid-19, Tak Perlu Khawatir

Edukasi sangat penting bagi ibu-ibu hamil agar tidak memiliki kekhawatiran yang berlebihan saat hendak melahirkan.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Aice Group Bangun Sistem Pencegahan Covid-19

Aice Group membangun sistem pencegahan penularan virus mematikan Covid-19 di kalangan karyawan dengan upaya edukasi

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Kenali Peran Glutathione dalam Menjaga Kekebalan Tubuh

Glutathione merupakan antioksidan alami yang dibentuk di dalam tubuh dan berfungsi untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

IDI: Gotong Royong Cara Jitu Atasi Pandemi Covid-19 di Indonesia

Perlu dilakuka analasisi strategis untuk memisahkan rumah sakit yang bisa melayani pasien Covid-19 dan yang tidak.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Tetap Layani Pasien Non-Covid-19, RSPON Sediakan Ruang Terpisah

Bila ada pasien strok dan tidak sadarkan diri saat dibawa, RSPON tetap melakukan tindakan segera agar tidak terlambat.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Rumah Sakit AS Tetap Layani Pasien Bukan Penderita Covid-19

Para dokter di AS juga khawatir dengan kondisi mental para pasien non-Covid-19 yang memiliki penyakit cukup berat.

KESEHATAN | 2 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS