10.000 Rapid Test Lokal Diproduksi Pekan Ini
Logo BeritaSatu

10.000 Rapid Test Lokal Diproduksi Pekan Ini

Minggu, 3 Mei 2020 | 21:51 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pekan ini, tepatnya 8 Mei 2020, alat tes cepat (rapid test) dan alat tes polymerase chain reaction (PCR) buatan dalam negeri akan diproduksi massal. Kelebihan dari dua alat tes untuk mendeteksi Covid-19 ini adalah menggunakan virus local transmision yang ada di Indonesia. Sementara test kit PCR yang diimpor selama ini, pengembangannya menggunakan virus dari negara-negara asalnya.

Menteri Riset Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Soemantri Brodjonegoro mengatakan, untuk rapid test, minggu depan, 8 Mei 2020 sudah diproduksi 10.000 buah.

"Kita berterima kasih karena ada kerja sama yang baik dengan Litbangkes, sehingga bisa mengembangkan rapid test dan PCR test yang berbasis virus lokal," kata Bambang dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (3/5/2020).

Rapid test ini berhasil dibuat dari kolaborasi konsorsium riset yang terdiri dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), BUMN, Universitas Airlangga, dan PT Hepatika Yogyakarta.

Sementara untuk PCR tes kit saat ini sudah diproduksi 10 unit. Alat ini akan dipakai untuk uji validasi dan registrasi menggunakan virus yang bersifat lokal transmisi. Saat ini konsorsium riset juga sudah memperoleh cara pembuatan alat kesehatan yang baik, sehingga produksi bisa dilakukan. Targetnya pada akhir Mei 2020 sudah bisa diproduksi 50.000 unit.

"Kelebihan PCR dan rapid test yang dibuat di Indonesia bersama konsorsium riset, semua pengembangannya menggunakan virus lokal. Tentunya ini cukup melegakan, sudah mulai kita produksi dan ini sangat diperlukan karena gugus tugas dan pemerintah membutuhkan tes dalam skala yang masif," imbuhnya.

Inovasi lain yang dihasilkan untuk membantu perawatan pasien Covid-19 adalah ventilator. Selama ini ventilator 100% impor. Kini peneliti dan perekayasa Indonesia sudah bisa membuatnya dengan tingkat kandungan dalam negeri 100%. Tercatat, ada empat ventilator yang sedang diuji oleh Kementerian Kesehatan.

Diharapkan pertengahan Mei 2020 sudah diproduksi. Empat prototipe itu karya Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, BPPT, dan PT Dharma selaku swasta. Bambang menambahkan, menurut data Kementerian Kesehatan diperlukan 1.000 ventilator jenis continus positive airway pressure dan 668 jenis ambubag ventilator.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terapi Plasma untuk Covid-19 Segera Masuk Uji Klinis

Saat ini uji coba terapi plasma konvalesen sedang berlangsung. Sejauh ini, hasilnya menunjukkan terapi plasma ini efektif menyembuhkan pasien Covid-19.

KESEHATAN | 3 Mei 2020

Heri Jadi Perawat Pertama RSPI Sulianti Meninggal Akibat Covid-19

Heri Soesilo yang menjadi perawat telah berjuang selama 20 hari dalam perawatan di RSPI bersama para pasien lainnya.

KESEHATAN | 3 Mei 2020

Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Bertambah 15 Orang

Pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, pada Minggu hingga pukul 08.00 WIB, berjumlah 739 orang.

KESEHATAN | 3 Mei 2020

Perawat RSPI Sulianti Saroso Meninggal karena Covid-19

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat hingga awal Maret 2020, terdapat 18 perawat yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

KESEHATAN | 3 Mei 2020

Lima Tips Sehat Selama Puasa Ramadan

Ada berbagai trik yang bisa dilakukan agar bisa tetap segar dan sehat selama berpuasa di bulan ramadan.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Melahirkan Saat Pandemi Covid-19, Tak Perlu Khawatir

Edukasi sangat penting bagi ibu-ibu hamil agar tidak memiliki kekhawatiran yang berlebihan saat hendak melahirkan.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Aice Group Bangun Sistem Pencegahan Covid-19

Aice Group membangun sistem pencegahan penularan virus mematikan Covid-19 di kalangan karyawan dengan upaya edukasi

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Kenali Peran Glutathione dalam Menjaga Kekebalan Tubuh

Glutathione merupakan antioksidan alami yang dibentuk di dalam tubuh dan berfungsi untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

IDI: Gotong Royong Cara Jitu Atasi Pandemi Covid-19 di Indonesia

Perlu dilakuka analasisi strategis untuk memisahkan rumah sakit yang bisa melayani pasien Covid-19 dan yang tidak.

KESEHATAN | 2 Mei 2020

Tetap Layani Pasien Non-Covid-19, RSPON Sediakan Ruang Terpisah

Bila ada pasien strok dan tidak sadarkan diri saat dibawa, RSPON tetap melakukan tindakan segera agar tidak terlambat.

KESEHATAN | 2 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS