20 Mei, Mobile Lab Dioperasikan di RS Darurat Wisma Atlet

20 Mei, Mobile Lab Dioperasikan di RS Darurat Wisma Atlet
Bambang Brodjonegoro. (Foto: Antara / Aditya Pradana Putra)
Lennny Tristia Tambun / MPA Senin, 11 Mei 2020 | 15:25 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan mobile laboratorium biosafety level (BSL) 2 buatan dalam negeri siap dioperasikan di Rumah Sakti (RS) Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta pada 20 Mei 2020 mendatang.

“Kami juga laporkan, mobile lab atau mobile BSL 2, saat ini sedang diselesaikan BPPT. Dan targetnya 20 Mei nanti sudah bisa dioperasikan di RS Wisma Atlet,” kata Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers seusai menghadiri ratas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (11/5/2020).

Dengan adanya mobile laboratorium BSL 2 tersebut, diharapkannya dapat membantu percepatan pemeriksaan sampel spesimen hingga 250 sampel per hari.

Diluar alat kesehatan, lanjutnya, saat ini sedang dilakukan uji klinis untuk berbagai bahan herbal Indonesia di RS Darurat Wisma Atlet. Diharapkan bahan herbal tersebut bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus corona atau Covid-19.

“Terakhir, mengenai terapi, update dari plasma konvalensen, ternyata sudah dikembangkan di beberapa RS. Dan sudah ada protokol nasional untuk melakukan clinical trial di lebih banyak RS di Indonesia. Sehingga diharapkan bisa menaikkan tingkat kesembuhan pasien,” terang Bambang Brodjonegoro.

Sedangkan untuk vaksin virus corona, Bambang Brodjonegoro mengakui masih membutuhkan waktu. Begitu juga dengan serum, proses pembuatannya masih tahap awal.

“Tapi setidaknya, dengan sudah dimulainya whole genome sequencing yang sudah disubmit oleh Eijkman dan Universitas Airlangga Surabaya, maka kita bisa deteksi jenis virus corona apa yang berdar di Indonesia,” jelas Bambang Brodjonegroa.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah mulai mengembangkan pendekatan stemcell untuk memperbaiki jaringan paru-paru yang rusak akibat Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com