Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Masyarakat Harus Adaptasi dengan New Normal

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Masyarakat Harus Adaptasi dengan New Normal
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. ( Foto: Istimewa / BNPB )
Ari Supriyanti Rikin / IDS Selasa, 12 Mei 2020 | 17:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Saat ini vaksin Covid-19 belum berhasil ditemukan di belahan dunia manapun. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk bisa beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru (new normal) di tengah pandemi.

Kondisi new normal itu meliputi kehidupan yang mengutamakan pola hidup bersih dan sehat, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan lebih banyak melakukan aktivitas di rumah.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, Indonesia bahkan seluruh dunia juga tidak tahu kapan pandemi berakhir karena vaksin belum ditemukan.

"Selama vaksin belum ditemukan kita selalu berhadapan dengan virus ini. Masyarakat diminta disiplin dan waspada terhadap virus ini dan kita harus sesuaikan diri dalam pola hidup agar bisa memutus mata rantai dan bisa beraktivitas seperti biasanya. Prinsip utama, harus bisa menyesuaikan pola hidup," katanya dalam telekonferensi di Kantor BNPB, Selasa (12/5/2020).

Secara sosial lanjutnya, masyarakat akan menghadapi new normal dengan cara beradaptasi dengan aktivitas dan pekerjaan, mengurangi kontak fisik dengan orang lain, serta menghindari kerumunan. Transformasi ini tentunya menata kehidupan dan perilaku baru.

Wiku memperkirakan, vaksin kemungkinan paling cepat ditemukan pada 2021. Untuk itu kedisiplinan kolektif nasional sangat dibutuhkan di masa saat ini.



Sumber: BeritaSatu.com