Badan Tenaga Atom Internasional Berikan Paket Bantuan RT-PCR Covid-19

Badan Tenaga Atom Internasional Berikan Paket Bantuan RT-PCR Covid-19
Ilustrasi "swab test". (Foto: Antara)
Ari Supriyanti Rikin / EAS Selasa, 12 Mei 2020 | 20:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Tenaga Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA) memberikan paket perdana bantuan berupa peralatan pendeteksi virus Covid-19 berbasis real time polymerase chain reaction (RT-PCR) untuk Indonesia.

Bantuan tersebut telah tiba di Indonesia, Senin (11/5/2020). RT-PCR digunakan untuk uji swab pada pasien yang diduga terinfeksi Covid-19 dan dapat memberikan hasil yang presisi untuk pencegahan penyebaran penyakit.

Atase Ilmu Pengetahuan Perwakilan Tetap Republik Indonesia di Wina, Dimas Irawan menjelaskan, bantuan peralatan RT-PCR beserta kelengkapannya ini dikirim secara bertahap menjadi enam paket pengiriman. 

"Hibah ini sendiri dalam bentuk peralatan RT-PCR yang kita banyak kenal untuk deteksi virus Corona (selain Ebola) yang selama ini digunakan IAEA membantu negara anggota yang terkena wabah Ebola, Zika, MERS dan sekarang Covid-19," katanya dalam keterangan tertulis Badan Tenaga Nuklir Nasional di Jakarta, Selasa (12/5/2020).

Selain itu, IAEA juga akan membantu pengembangan sumber daya manusia dalam bentuk pelatihan teknis untuk meningkatkan kesiapan para pekerja medis dan teknis dalam menghadapi tantangan persebaran penyakit menular di masa depan.

Awalnya lanjut Dimas, RT-PCR dikembangkan dengan menggunakan teknik senyawa bertanda radioaktif, namun saat ini sudah digantikan dengan zat kimia fluoresens. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan kemudahan transportasi dan penggunaannya oleh operator.

Indonesia melalui Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menjadi salah satu dari lebih 50 negara yang menerima bantuan serupa. Dengan bertambahnya peralatan RT-PCR di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan jumlah pemeriksaan terhadap terhadap masyarakat yang terindikasi terjangkit Covid-19.

Selain peralatan RT-PCR, IAEA juga memberikan bantuan kepada Indonesia berupa perlengkapan alat pelindung diri (APD) untuk pekerja laboratorium, dan beberapa bantuan lainnya.

Bantuan ini merupakan wujud dari kerja sama teknik antara Indonesia dengan IAEA yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan koordinasi yang dipimpin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang melibatkan Kemkes, BNPB, Kemlu dan Batan, peralatan RT-PCR ini ditempatkan di unit pengujian terpadu (UPT) Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak.

Pemilihan UPT Laboratorium Kesehatan di Pontianak ini mempertimbangkan perlunya meningkatkan kapasitas pengujian secara merata di seluruh provinsi sebagai bagian upaya nasional untuk mempercepat proses penanganan pandemi Covid-19.

Diharapkan dengan tambahan peralatan ini dapat mempercepat dan memperbanyak pelaksanaan hasil pemeriksaan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com