Pandemi Covid-19 Ancam Terhambatnya Target Penurunan Angka Stunting Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pandemi Covid-19 Ancam Terhambatnya Target Penurunan Angka Stunting Nasional

Kamis, 14 Mei 2020 | 20:46 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia dilakukan dengan berbagai imbauan kesehatan seperti tetap di rumah, memakai masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak. Namun, situasi tersebut juga dapat berdampak pada tidak terlaksananya kegiatan pemantauan tumbuh kembang anak di awal kehidupan. Dalam diskusi yang digelar oleh Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG) pada Rabu (13/5/2020), para ahli setuju bahwa nutrisi yang dikonsumsi anak memiliki peran penting dalam pencegahan stunting dan proteksi daya tahan tubuhnya.

“Pada 2024, stunting ditargetkan untuk turun 14 persen. Dengan kondisi seperti saat ini, timbul kekhawatiran apakah target ini bisa tercapai. Terlebih, mengingat Posyandu tidak lagi beroperasi dan tenaga kesehatan di Puskesmas juga tidak luput dari dampak Covid-19,” ujar Media Octarina, MCN, Mantan Asisten Deputi Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Kesehatan Lingkungan Kemenko PMK selaku moderator.

Agar target penurunan angka stunting dapat tetap tercapai, dibutuhkan modifikasi strategi kebijakan yang dapat diimplementasikan di tingkat daerah. Sehingga, kita tetap bisa mencegah terjadinya malnutrisi dan menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia di tengah pandemi ini.

Dalam mencegah terjadinya malnutrisi, deteksi dini seperti pemantauan pertumbuhan rutin di fasilitas kesehatan memiliki peran krusial. Guru Besar FKUI Prof. Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A(K) menuturkan, “Kebijakan ‘di rumah saja’ dan ‘jaga jarak fisik’ menyulitkan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu. Apabila tidak cepat dideteksi melalui pengukuran berat badan, panjang badan, hingga lingkar kepala, anak-anak bisa menderita malnutrisi kronis hingga menjadi stunting.

"Selain memengaruhi otak, nutrisi pada awal kehidupan seperti protein hewani, asam amino, zat besi, maupun zinc, juga berpengaruh kepada daya tahan tubuh seorang anak. Asupan yang tidak cukup dapat berpengaruh pada penurunan berat badan, weight faltering (kenaikan berat badan yang tidak sesuai kurva), kesulitan nafsu makan, hingga malnutrisi," jelasnya,

Tumbuh kembang yang tidak sesuai usianya juga dapat menjadi salah satu pertanda bahwa telah terjadi penurunan daya tahan tubuh pada anak yang membuatnya lebih rentan terhadap infeksi, termasuk pathogen seperti virus. “Bahayanya, infeksi berulang akan mengganggu saluran cerna, malabsorpsi nutrisi, risiko malnutrisi, hingga mengganggu hormon pertumbuhan pada anak, yang dapat berujung pada stunting akibat malnutrisi kronis yang dibiarkan tidak terdeteksi," lanjut Prof. Damayanti.

Berkaitan dengan strategi khusus pencegahan stunting selama masa pandemi, Prof Damayanti menuturkan bahwa kuncinya adalah pada pemberian gizi yang baik, pemantauan tumbuh kembang rutin untuk deteksi dini, serta sistem rujukan berjenjang. “Misalnya, apabila balita yang diukur di Puskesmas menunjukkan tanda gizi buruk, gizi kurang, tumbuh tidak sesuai kurva, ia wajib didiagnosa dan diberlakukan tata laksana malnutrisi oleh dokter di Puskesmas. Namun, apabila sudah stunting, balita harus dirujuk ke RSUD untuk ditangani dan diberlakukan tata laksana stunting oleh Dokter Spesialis Anak.”

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Rr. Dhian Probhoyekti, SKM, MA, Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa memang ada risiko peningkatan masalah gizi akut dan kronis yang disebabkan oleh menurunnya akses dan daya beli masyarakat terhadap pangan bergizi akibat pandemi Covid-19.

“Imbas PSBB, kami meminimalisir kunjungan masyarakat ke fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) dan mengutamakannya untuk yang bersifat mendesak dan gawat darurat. Kami menyeimbangkannya dengan rencana modifikasi pelayanan seperti kunjungan rumah bagi sasaran berisiko, konseling virtual, edukasi masyarakat, hingga komunikasi melalui grup di media sosial,” ujar Dr. Dhian.

Pelayanan yang diatur oleh Kemkes tersebut dilakukan untuk balita gizi kurang, balita gizi buruk, ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), ibu hamil dengan anemia, hingga remaja putri dengan anemia.

Dr. Dhian berharap para ibu tetap memberikan ASI pada bayi, makanan sesuai pedoman gizi seimbang pada anak, cuci tangan dan PHBS, hingga melakukan aktivitas fisik. Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi kader atau fasyankes apabila anak mengalami penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, maupun gangguan kesehatan lainnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

962 Tenaga Kesehatan Tempati 4 Hotel Milik BUMD DKI Jakarta

Tenaga kesehatan yang menginap di 4 hotel milik BUMD DKI tersebut, berasal dari sejumlah rumah sakit.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Dokter Tirta Nilai Kebijakan PSBB dan WFH Tidaklah Sia-sia

Menurutnya dokter Tirta ada banyak hal positif dari kebijakan tersebut meski Kementerian Kesehatan mengumumkan kasus positif Covid-19 terus meningkat.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Startup DokterSehat Luncurkan Layanan Proteksi Covid-19

DokterSehat Proteksi Covid-19 menawarkan santunan kehilangan pendapatan.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Soal Kenaikan Iuran BPJS, Istana Sudah Perhitungkan Kemampuan Bayar Masyarakat

Menurut Plt Deputi II Kantor Staf Presiden Abetnego Tarigan kenaikan iuran BPJS Kesehatan sudah memperhitungkan kemampuan membayar masyarakat.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Kasus Baru Covid-19 Bertambah 568 Orang

Jumlah pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 mencapai 3.518 orang, naik 231 orang dari hari sebelumnya.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Emosi Meledak-ledak, Tanda Kesehatan Mental yang Tidak Stabil?

Meski disebut sebagai salah satu tanda mental tidak stabil, bukan berarti emosi yang meledak-ledak tidak bisa diatasi.

KESEHATAN | 13 Mei 2020

Ini Alasan Pemerintah Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan sendiri sampai 13 Mei 2020 mempunyai utang kalim yang jatuh tempo kepada rumah sakit sekitar Rp 4,4 triliun.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

Hari Terakhir Shopee Super Brand Day x Enesis Group Beri Diskon Hingga 80%

Hari terakhir Shopee Super Brand Day x Enesis Group tawarkan diskon hingga 80% untuk produk kesehatan.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

James Riady: Cara Singapura Tambah ICU Rumah Sakit Bisa Ditiru

Jabodetabek saja butuh paling tidak 3.000 dipan ICU untuk pasien kritis Covid-19.

KESEHATAN | 14 Mei 2020

James Riady Berikan Solusi untuk Tingkatkan Tes PCR

James sepakat dengan pemerintah bahwa uji diagnostik menjadi kunci menghentikan mata rantai penularan Covid-19.

KESEHATAN | 14 Mei 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS