Covid-19 Bisa Sebabkan Serangan Jantung Mendadak
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Covid-19 Bisa Sebabkan Serangan Jantung Mendadak

Kamis, 21 Mei 2020 | 23:42 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Suko Adiarto mengatakan, berdasarkan data pasien Covid-19, kelompok penyakit kardiovaskular yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes komorbid, gagal ginjal, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) sering ditemukan pada pasien Covid-19.

Dalam forum diskusi daring bertemakan "Perjuangan Lawan Maut Di ICU Covid-19" yang diselenggarakan oleh BeritaSatu dan FK-UPH, Rabu (20/5/2020), Suko menyebutkan, pada penderita penyakit jantung, setelah terinfeksi Covid-19 akan terjadi peradangan pada hampir seluruh tubuh. Peradangan yang bersifat sistemik ini salah satunya terjadi di pembuluh darah. Dalam hal ini, terjadi kelainan dalam pembuluh darah yang dikenal dengan penyebutan aterosklerosis atau pengerasan dan penyempitan pembuluh darah.

Dengan begitu, pasien yang sudah lama memiliki penyempitan pembuluh darah tiba-tiba akan mengalami serangan jantung.

"Sementara virus Covid-19 bekerja langsung menyerang sel-sel otot jantung yang menyebabkan radang pada sel-sel tersebut," ujarnya.

Suko menuturkan, otot jantung ini mengalami penurunan fungsi yang cukup signifikan sehingga gagal melakukan fungsinya sebagai kompas sirkulasi. Pada saat itulah bisa disebut gagal jantung akut atau tekanan darah turun sehingga tidak dapat mendorong aliran darah ke seluruh organ-organ penting, termasuk otak dan ginjal hingga menyebabkan syok.

Sementara itu, pengajar dan peneliti senior FK Universitas Airlangga (Unair), Prof. Djoko Santoso menyebutkan, pasien Covid-19 yang mengalami gagal ginjal terminal, kondisi organ-organ tubuhnya terutama imunitas dan vaskulernya sangat jelek. Hal ini juga terjadi pada penderita diabetes. Padahal, imunitas sangat penting untuk mencegah terserang Covid-19.

Djoko menyebutkan, Covid-19 ini memiliki senjata berupa 12 protein yang mematikan karena protein ini mengacak sinyal sehingga terjadi inkoordinasi hingga akhirnya dan tubuh mengeluarkan senjata.

“Senjata ini mengeluarkan api konversinya berupa zat kimia yang sudah berubah rumus molekulnya,” ujarnya.

Melihat kenyataan ini menurut Djoko, masyarakat harus melakukan pengaturan ulang atau resetting secara bagus agar tidak terpapar Covid-19. Misalnya melakukan filter ruangan yang ada di rumah dengan tidak hanya mengandalkan pendingin ruangan atau AC tetapi juga bisa melakukan filter dengan partikel yang lebih baik lagi.

Selain itu, masyarakat harus menjaga imunitas tubuh dengan tidur yang cukup dan teratur, makan makanan bergizi, serta rutin berolahraga minimal 12-15 menit setiap hari.

“Jadi lifestyle itu tolong dihidupkan secara intens dalam rangka hidup berdamai dengan virus Covid-19 karena akan sangat lama saya prediksi. Saya rasa kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 sebagaimana yang Presiden Joko Widodo katakan,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Atas Nama Keadilan, Pemerintah Hapus Semua Kelas JKN-KIS Mulai Tahun Depan

Kelas standar dalam pelayanan JKN-KIS sebetulnya adalah perintah UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), tetapi selama ini tidak dilaksanakan.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

RS di Indonesia Miliki Kemampuan Tangani Pasien Asing

Wakil Ketua Komisi IX DPR menilai rumah sakit di Indonesia sudah memiliki kemampuan dan fasilitas yang baik untuk menangani pasien asing.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Singapura Tolak Pasien Asing, Peluang Bagi RS di Indonesia

Kebijakan Singapura menghentikan penerimaan pasien asing menjadi peluang bagi Indonesia.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Kemampuan Dokter dan Tenaga Medis Indonesia Dinilai Mumpuni

SDM di bidang kesehatan, dinilai memiliki kemampuan mumpuni dari segi keilmuan.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Cegah Penyebaran, Pemerintah Harus Siapkan RS Khusus Covid-19

Sejak munculnya pandemi Covid-19, pasien yang tidak terpapar Covid-19 terabaikan pengawasan dan perawatannya.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

65% Pengguna Instagram Pilih Jalani PSBB

Sebanyak 83 persen responden mengaku patuh menjalankan PSBB dan hanya 17 persen yang cuek.

KESEHATAN | 20 Mei 2020

Bertambah 6, Kasus Positif Covid-19 di DIY Capai 215

Dua dari penambahan enam kasus baru diantaranya merpakan tenaga medis di RSUP Dr. Sardjito.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Ikatan Dokter Indonesia Khawatirkan Ledakan Kasus Baru Covid-19

PB IDI mengkhawatirkan terjadinya ledakan kasus karena kesadaran masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dari pemerintah mulai kendor.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

9 Pasien Positif Covid-19 di Bengkulu Dinyatakan Sembuh

Pasien virus covid-19 yang dinyatakan sembuh berasal dari tenaga medis dan masyarakat umum.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Jelang Idulfitri, Pemerintah Kembali Ingatkan Protokol Kesehatan

Masyarakat diminta agar mematuhi protokol kesehatan dalam berkegiatan menjelang Idulfitri 1441 H.

KESEHATAN | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS