Kelas JKN-KIS Dihapus, Seluruh Peserta Dapat Layanan Standar Kelas 2
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kelas JKN-KIS Dihapus, Seluruh Peserta Dapat Layanan Standar Kelas 2

Jumat, 22 Mei 2020 | 22:54 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Mulai 2021 pemerintah akan memberlakukan kelas standar untuk perawatan rawat inap bagi peserta JKN-KIS. Dengan demikian, ke depan tidak ada lagi sistem kelas perawatan di rumah sakit (RS) untuk seluruh segmen peserta. Demikian pula peserta mandiri kelas 1, 2 dan 3 akan dihapus. Jika dikonversi ke kelas perawatan sekarang, maka kelas standar tersebut diperkirakan sama dengan kelas 2.

Pakar jaminan sosial yang juga anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) periode 2014-2019, Achmad Ansori mengatakan, sebetulnya kriteria standar sudah disusun sejak anggota DJSN periode sebelumnya dan telah rampung pada awal 2019. Bahkan dokumennya sudah diserahkan kepada pemerintah.

Kriteria kelas standar ini diajukan berdasarkan kajian mendalam. Dari kajian tersebut, secara kriteria jika dikonversi ke kelas pelayanan sekarang, maka kelas standar ini setara dengan kelas 2.

“Dari kajian kami sebetulnya tidak ada kaitannya antara kelas 1, kelas 2 dan kelas 3. Namun kalau kita dekatkan mirip dengan kelas 2 saat ini,” kata Ansori kepada SP, Jumat (22/5/2020) malam.

Menurut Ansori, kriteria kelas standar ini mempertimbangkan banyak hal. Mulai dari kebutuhan ruangan hingga kenyamanan. Jika setara dengan kelas 2, maka kelas standar tersebut memiliki kriteria seperti maksimal 4 kasur di dalam satu ruangan, menggunakan pendingin ruangan (AC), dan mendapatkan kunjungan dokter minimal dua kali sehari.

Ia menjelaskan, penerapan kelas standar akan berpengaruh kepada besaran iuran peserta dan juga tarif Ina CBGs yang dibayar oleh BPJS Kesehatan. Karena peserta akan mendapat pelayanan yang sama di kelas standar, bukan berarti besaran iuran yang dibayar peserta ke BPJS Kesehatan juga sama untuk semua segmen.

Dari hasil kajian pada 2019 itu juga ditemukan bahwa ketika kelas standar diterapkan, maka RS harus menyesuaikan. Penyesuaian ini dengan dua pendekatan, yaitu melakukan perubahan secara fisik menyamai kelas standar atau berubah pelan pelan.

“RS juga tidak bisa dipaksa untuk mengubah semua, kecuali kalau peserta JKN-KIS nanti sudah 100%. Maka, RS tentu tidak punya banyak pilihan,” kata Ansori.

Perintah UU
Diketahui, konsep kelas standar ini tengah dimatangkan oleh DJSN dan melibatkan semua pihak terkait, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, BPJS Kesehatan, organisasi profesi dokter, dan rumah sakit.

Anggota DJSN, Paulus Agung Pambudhi menjelaskan, kelas standar dalam pelayanan JKN-KIS sebetulnya adalah perintah UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), tetapi selama ini tidak dilaksanakan. Kelas standar adalah satu kelas atau atau tipe pelayanan yang sama untuk seluruh peserta JKN-KIS. Tidak ada lagi kelas-kelas dalam pelayanan di RS, seperti kelas 1, kelas 2, kelas 3 atau VIP.

“Kalau nanti sudah ditetapkan kelas standar, tidak ada lagi kelas I,2 dan 3. Karena ini perintah UU, maka seharusnya berlaku untuk semua segmen, tidak untuk segmen tertentu,” kata Agung.

Menurut Agung, sampai saat ini masih dalam pembahasan intensif dan kajian mendalam oleh tim. Sejauh ini ada sejumlah opsi atau skenario untuk kelas standar ini. Dua di antaranya, yaitu akan ada dua kelas perawatan yaitu kelas A dan kelas B atau kelas PBI dan non-PBI. Opsi kedua adalah satu kelas atau tipe pelayanan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Sebut 171 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntikkan ke Rakyat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan hingga saat ini, sudah ada sebanyak 171 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke rakyat Indonesia.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Begini Cara Kerja Obat Covid Molnupiravir

Dua menteri ke Amerika untuk melobi Merck agar berinvestasi dan memproduksi Molnupiravir di Indonesia.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

SehatQ Sediakan Layanan Kesehatan untuk Karyawan Perusahaan

Setelah sukses dengan model bisnis B2C, startup di bidang teknologi kesehatan SehatQ memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke arah korporasi atau B2B.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

ITAGI Pertimbangkan Booster Berplatform mRNA untuk Peserta Umrah

Sri mengatakan Pemerintah Arab Saudi menggunakan platform vaksin yang sama dengan Indonesia yakni virus utuh yang dimatikan.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


Mengenal Gejala dan Penyebab Epidermolisis Bulosa

Epidermolysis Bullosa (Epidermolisis Bulosa) dikenal dengan penyakit kulit langka yang ditandai dengan kerapuhan kulit dan mukosa (kulit halus).

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Kemenkes: 58 Juta Orang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi untuk Beraktivitas

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga hari ini, Selasa (19/10/2021) telah mencapai 58 juta pengguna aplikasi PeduliLindungi

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Gelombang Ketiga Covid-19 Diprediksi Desember, Satgas: Perlu Pengetatan Aktivitas

Pengetatan ini menyusul ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang sangat berpotensi terjadi musim libur akhir tahun ini.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Hari Libur Memperingati Maulid Nabi, Satgas Ingatkan Pemda Cegah Kerumunan

Alexander mengimbau masyarakat untuk tidak beruforia karena ancaman penularan Covid-19 masih berada di sekitarnya.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Vaksinasi Lansia Masih Lambat, Ini Salah Satu Penyebabnya

Vaksinasi Covid-19 lansia sampai hari ini, Selasa (19/10/2021) baru 7,7 juta atau 35,86% yang mendapat vaksin dari 21,5 juta.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Pinjol Ilegal


# Molnupiravir


# Liga Champions



TERKINI
Banyak Pelonggaran Kegiatan, Simak Aturan Lengkap Terbaru PPKM Level 2 di Jakarta

Banyak Pelonggaran Kegiatan, Simak Aturan Lengkap Terbaru PPKM Level 2 di Jakarta

MEGAPOLITAN | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings