Logo BeritaSatu

MPR Dorong Kedaulatan Nasional di Bidang Kesehatan

Senin, 25 Mei 2020 | 14:52 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mendorong pemerintah menyiapkan peta jalan untuk membangun kedaulatan nasional di bidang kesehatan. Sebab, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberi peringatan bahwa Covid-19 masih akan terjadi sepanjang lima tahun ke depan. Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang belum lama ini diperingati, lanjut Basarah, sepatutnya dijadikan momentum Indonesia bersatu dan bangkit menghadapi pandemi Covid-19.

"Pemerintah harus serius siapkan sebuah road map (peta jalan) untuk membangun dan memperkuat kedaulatan nasional di bidang kesehatan. Di masa mendatang, Indonesia tidak boleh lagi punya kebergantungan pada produk impor alat kesehatan dan bahan baku obat, baik untuk menghadapi pandemi Covid-19 maupun untuk mengatasi penyakit lainnya," kata Basarah kepada wartawan, Senin (25/5/2020).

Fakta Indonesia masih bergantung impor di bidang kesehatan pernah diungkap oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro. Kebergantungan Indonesia terhadap barang impor, terutama alat kesehatan (alkes) dan obat, mencapai di atas 90%. Di sisi lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pernah mengungkap dugaan adanya mafia impor alkes di Indonesia yang sudah mencapai taraf mengkhawatirkan.

Menurut Basarah, dalam peta jalan yang harus digarap pemerintah dengan serius itu, harus terkandung perencanaan matang untuk mencapai sistem kedaulatan kesehatan yang berdikari, dengan syarat utamanya adalah melelakukan riset dan inovasi.

Basarah optimistis peta jalan serupa itu bisa dilakukan dengan kolaborasi, sinergi dan gotong royong, baik antarbiokrasi pemerintah, swasta maupun perguruan tinggi.

"Untuk mendukung riset dan inovasi tersebut, diperlukan komitmen kuat berupa politik kesehatan yang pro kepentingan nasional lewat alokasi anggaran, kebijakan, atau regulasi. Misalnya pemerintah tidak lagi sekadar mendorong, melainkan mewajibkan penggunaan alat kesehatan dalam produksi negeri," tegas Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Basarah juga menyatakan terdapat tiga masalah kemanusiaan yang selalu hadir dalam sejarah umat manusia. Ketiganya yaitu peperangan, kelaparan, dan penyakit menular.

Kini, ketika opsi peperangan tidak lagi menjadi pilihan dan kelaparan bisa dikendalikan, lanjut Basarah, maka ancaman penyakit menular menjadi momok yang mengancam peradaban manusia. Pasalnya penyakit menular ini selalu datang secara tiba-tiba.

"Untuk itu semua negara, termasuk Indonesia, harus selalu berada dalam skenario siap siaga menghadapi serangan penyakit menular ini," ujar Basarah.

Basarah juga mengajak semua pihak di Tanah Air untuk bersatu mengatasi pandemi Covid-19. Menurut Basarah, di tengah pandemi Covid-19, sekat-sekat politik dan perbedaan kepentingan sektoral sepatutnya dihilangkan.

Basarah pun menyebut, jika dulu musuh bersama yang dihadapi anak bangsa adalah agresi Belanda, kini musuh bersama kita adalah wabah penyakit menular Covid-19.

"Jika dulu bangsa kita bisa bersatu, apa alasan kita sekarang tidak bersatu bahkan cenderung saling menyalahkan di tengah penderitaan yang dialami secara nasional?" katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pertemuan Airlangga dan Puan Akan Buka Peluang Koalisi PDIP-KIB

Pertemuan Airlangga-Puan akan membuka peluang koalisi PDIP dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

NEWS | 29 September 2022

Pakar Hukum Nilai Putri Candrawathi Seharusnya Ditahan

Pakar hukum pidana dari Unsoed, Prof Hibnu Nugroho menilai istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi seharusnya ditahan sebagai bentuk kesamaan di mata hukum.

NEWS | 29 September 2022

Satu Terduga Teroris Poso Berhasil Dilumpuhkan Satgas

Satgas Madago Raya berhasil melumpuhkan satu orang anggota terduga teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Ungkap Hal Fundamental agar Indonesia Bisa Bersaing

Presiden Jokowi menyebutkan 3 hal fundamental yang harus terus dibenahi dan dibangun agar Indonesia mampu bersaing di kancah global.

NEWS | 29 September 2022

Soal Lapas Kelebihan Kapasitas, Ini Kata Menteri Yasonna

Menteri Yasonna menyatakan mengirimkan tahanan ke lapas yang tidak padat serta melakukan program asimilasi integrasi guna mengatasi lapas kelebihan kapasitas.

NEWS | 29 September 2022

Mbah Mijan Sebut Aura Lesti Kejora Mengarah ke KDRT

Paranormal Mbah Mijan turut berkomentar terkait pelaporan Lesti Kejora atas tindakan sang suami Rizky Billar dalam dugaan kasus KDRT tersebut.

NEWS | 29 September 2022

Inovasi Pengganti Kayu, Conwood Komitmen Jaga Kelestarian Hutan

Guna menandai 10 tahun kehadiran PT Conwood Indonesia, inovasi pengganti kayu diluncurkan sebagai produk dekoratif terbarunya yaitu Conwood Beyond.

NEWS | 29 September 2022

Terintegrasi, Aplikasi PeduliLindungi Versi Baru Segera Diluncurkan

Kemenkes menyatakan aplikasi kesehatan terintegrasi PeduliLindungi yang berisi rekam medis elektronik dan layanan kesehatan bakal segera diluncurkan.

NEWS | 29 September 2022

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Mengguncang Jayapura Papua

Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 yang mengguncang Jayapura, Papua itu terjadi pukul 18.34.43 WIB.

NEWS | 29 September 2022

Roy Suryo Ditahan di Rutan Salemba dengan Kondisi Sehat

Kejati DKI menerima pelimpahan berkas perkara meme stupa Candi Borobudur dengan tersangka Roy Suryo. Kejati DKI kemudian menahan Roy Suryo di Rutan Salemba.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kosmecare Goes To School di Jakarta, Ajak Siswa Peduli Kesehatan

Kosmecare Goes To School di Jakarta, Ajak Siswa Peduli Kesehatan

LIFESTYLE | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings