MPR Dorong Kedaulatan Nasional di Bidang Kesehatan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

MPR Dorong Kedaulatan Nasional di Bidang Kesehatan

Senin, 25 Mei 2020 | 14:52 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mendorong pemerintah menyiapkan peta jalan untuk membangun kedaulatan nasional di bidang kesehatan. Sebab, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberi peringatan bahwa Covid-19 masih akan terjadi sepanjang lima tahun ke depan. Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang belum lama ini diperingati, lanjut Basarah, sepatutnya dijadikan momentum Indonesia bersatu dan bangkit menghadapi pandemi Covid-19.

"Pemerintah harus serius siapkan sebuah road map (peta jalan) untuk membangun dan memperkuat kedaulatan nasional di bidang kesehatan. Di masa mendatang, Indonesia tidak boleh lagi punya kebergantungan pada produk impor alat kesehatan dan bahan baku obat, baik untuk menghadapi pandemi Covid-19 maupun untuk mengatasi penyakit lainnya," kata Basarah kepada wartawan, Senin (25/5/2020).

Fakta Indonesia masih bergantung impor di bidang kesehatan pernah diungkap oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro. Kebergantungan Indonesia terhadap barang impor, terutama alat kesehatan (alkes) dan obat, mencapai di atas 90%. Di sisi lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pernah mengungkap dugaan adanya mafia impor alkes di Indonesia yang sudah mencapai taraf mengkhawatirkan.

Menurut Basarah, dalam peta jalan yang harus digarap pemerintah dengan serius itu, harus terkandung perencanaan matang untuk mencapai sistem kedaulatan kesehatan yang berdikari, dengan syarat utamanya adalah melelakukan riset dan inovasi.

Basarah optimistis peta jalan serupa itu bisa dilakukan dengan kolaborasi, sinergi dan gotong royong, baik antarbiokrasi pemerintah, swasta maupun perguruan tinggi.

"Untuk mendukung riset dan inovasi tersebut, diperlukan komitmen kuat berupa politik kesehatan yang pro kepentingan nasional lewat alokasi anggaran, kebijakan, atau regulasi. Misalnya pemerintah tidak lagi sekadar mendorong, melainkan mewajibkan penggunaan alat kesehatan dalam produksi negeri," tegas Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Basarah juga menyatakan terdapat tiga masalah kemanusiaan yang selalu hadir dalam sejarah umat manusia. Ketiganya yaitu peperangan, kelaparan, dan penyakit menular.

Kini, ketika opsi peperangan tidak lagi menjadi pilihan dan kelaparan bisa dikendalikan, lanjut Basarah, maka ancaman penyakit menular menjadi momok yang mengancam peradaban manusia. Pasalnya penyakit menular ini selalu datang secara tiba-tiba.

"Untuk itu semua negara, termasuk Indonesia, harus selalu berada dalam skenario siap siaga menghadapi serangan penyakit menular ini," ujar Basarah.

Basarah juga mengajak semua pihak di Tanah Air untuk bersatu mengatasi pandemi Covid-19. Menurut Basarah, di tengah pandemi Covid-19, sekat-sekat politik dan perbedaan kepentingan sektoral sepatutnya dihilangkan.

Basarah pun menyebut, jika dulu musuh bersama yang dihadapi anak bangsa adalah agresi Belanda, kini musuh bersama kita adalah wabah penyakit menular Covid-19.

"Jika dulu bangsa kita bisa bersatu, apa alasan kita sekarang tidak bersatu bahkan cenderung saling menyalahkan di tengah penderitaan yang dialami secara nasional?" katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hadapi Covid-19, Gugus Tugas: Seluruh Dunia Terapkan New Normal

Diperlukan paradigma normal baru guna menghadapi pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

KESEHATAN | 24 Mei 2020

Ini Panduan Lengkap Kerja Era New Normal dari Kementerian Kesehatan

Kementerian Kesehatan mengeluarkan panduan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tempat kerja perkantoran dan industri dalam kondisi new normal.

KESEHATAN | 24 Mei 2020

Update Covid-19, Pasien Sembuh Jadi 5.402 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh meningkat sebanyak 153 orang menjadi total 5.402 orang, Minggu (24/5/2020).

KESEHATAN | 24 Mei 2020

1.792 Pasien Covid-19 Wisma Atlet Dinyatakan Sembuh

Sebanyak 1.792 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta berhasil sembuh.

KESEHATAN | 8 April 2020

Pasien Covid-19 Sembuh Meningkat 192, Total 5.249 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh meningkat 192 orang atau total menjadi 5.249 orang.

KESEHATAN | 23 Mei 2020

Risiko Kematian Pasien Covid-19 Minum Hydroxychloroquine Lebih Tinggi

Temuan itu dipublikasikan beberapa hari setelah Trump mengatakan telah minum hydroxychloroquine setiap hari.

KESEHATAN | 23 Mei 2020

Waspadai Ancaman DBD di Tengah Pandemi Covid-19

Ancaman demam berdarah dengue (DBD) terus mengintai di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 22 Mei 2020

Masuk Era New Normal, Ingat Selalu Mencuci Tangan

Memasuki era kehidupan New Normal, masyarakat diingatkan selalu mencuci tangan.

KESEHATAN | 22 Mei 2020

Kelas JKN-KIS Dihapus, Seluruh Peserta Dapat Layanan Standar Kelas 2

Kelas itu memiliki kriteria seperti maksimal 4 kasur di dalam satu ruangan, menggunakan AC, dan mendapatkan kunjungan dokter minimal dua kali sehari.

KESEHATAN | 22 Mei 2020

Percepat Pengujian Covid-19, BPOM Operasikan Lima Laboratorium

Kelima laboratorium ini melakukan uji spesimen menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) dengan kapasitas 920 spesimen per hari.

KESEHATAN | 22 Mei 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS