PKS Salurkan Bantuan Senilai Rp 68,9 Miliar untuk Penanganan Covid-19

PKS Salurkan Bantuan Senilai Rp 68,9 Miliar untuk Penanganan Covid-19
Ilustrasi kampanye pencegahan "corona". (Foto: AFP)
Roberth Wardhy / CAH Selasa, 26 Mei 2020 | 17:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyalurkan bantuan untuk penanganan virus corona atau Covid-19 di seluruh Indonesia bahkan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Total bantuan hingga Selasa (26/5/2020), sudah mencapai Rp 68,9 miliar.

Ketua Gerakan Nasional Tanggap Bencana (Genta) PKS Naharus Surur menyebutkan nilai bantuan yang diberikan oleh struktur PKS di seluruh provinsi dan struktur PKS di luar negeri akan terus bertambah mengingat penanganan Pandemi Covid 19 belum usai. Pasalnya Covid 19 belum usai, bahkan terlihat masih panjang.

"Menghadapi Covid 19 ini seperti lari maraton, perlu energi lama sehingga kita harus pintar-pintar mengatur energi. Insya Allah komitmen PKS akan terus terjun memberikan bantuan hingga Pandemi ini selesai. Bukan hanya berwujud materiil tetapi spirituil, juga bantuan tenaga yg libatkan relawan-relawan PKS, juga advokasi melalui kebijakan dan keberpihakan kepada seluruh kelompok masyarakat korban covid-19," kata Naharus di Jakarta, Selasa (26/5/2020). 

Baca JugaPolitisi PKS Minta Pemerintah Hentikan Wacana Pembukaan Sekolah

Naharus menyebutkan pembagian bantuan diberikan dalam bentuk hand sanitizer, APD, dan masker. Bantuan disalurkan lewat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia ( PB IDI) dan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI), maupun langsung ke RS dan RSUD.

Bantuan juga berupa penyemprotan disinfektan di berbagai wilayah Indonesia dan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan keuangan untuk warga terkena PHK. Bantuan juga diberikan untuk pengemudi ojek daring (Ojol), pengemudi taksi, petani, nelayan, buruh, guru ngaji, marbot masjid dan para ustaz, mahasiswa di LN dan PMI.

Bantuan juga terkait dengan Ramadan dalam bentuk paket buka puasa, sahur serta paket lebaran. Bantuan-bantuan terkait covid-19 itu diberikan tanpa membedakan latar SARA, maupun pilihan politik. Bahkan relawan PKS juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan bukan hanya untuk masjid, tapi juga untuk gereja dan vihara.

Baca Juga: PKS DKI Sumbang 42.000 Masker untuk Cegah Virus Corona

Dia berharap bantuan dari PKS bisa membantu meringankan beban, dan menyemangati warga serta pihak lain untuk juga ikut membantu bagi warga yang terkena dampak Covid 19. Bantuan itu sebagai energi gotong-royong yang terus hidup untuk menguatkan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa dan untuk menyelamatkan eksistensi NKRI dari rongrongan teror Covid-19.

"Kalau ukurannya sekedar jumlah tentu banyak elemen lain yang jauh lebih banyak. Kita ingin hadirkan energi kebersamaan. Donasi yang dikumpulkan oeh kader-kader PKS dari tingkat pusat hingga tingkat ranting, membuktikan bahwa Partai tetap ada untuk bela kepentingan rakyat, bahkan di luar waktu pilkada/pileg/pilpres. Apalagi Indonesia lagi terkena darurat kesehatan. Kurva di Indonesia masih tinggi dan status Pandemi serta Bencana Nasional masih berlaku. Jangan pernah lelah berbuat baik untuk bangsa ini. Kalau kita bergotong royong dan bareng-bareng Insya Allah bisa berkontribusi," ungkap Naharus.

Naharus mengatakan, sejak awal terjadi outbreak di Indonesia, Presiden PKS sudah menyerukan tentang keharusan membantu Rakyat Indonesia terdampak covid-19. Kebijakan ini kemudian diaplikasikan oleh anggota/kader dari PKS yang menjadi anggota DPR dan DPRD dengan memotong gaji untuk penanganan Covid-19. Kemudian ada aksi Relawan dan simpatisan PKS hingga struktur ranting kelurahan.

"Relawan PKS setiap Ramadan selalu hadir dengan Program Posko Mudik PKS. Saat ini sejak awal Pandemi hadir seluruh kekuatan Relawan PKS terkonsentrasi untuk membantu penanganan Covid-19," tutup Naharus. 



Sumber: BeritaSatu.com