Iuran JKN Naik, BPJS Kesehatan: Keuangan Selalu Kritis Tiap Tahun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Iuran JKN Naik, BPJS Kesehatan: Keuangan Selalu Kritis Tiap Tahun

Selasa, 26 Mei 2020 | 19:32 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - BPJS Kesehatan menghadapi kondisi keuangan yang kritis setiap tahun. Kondisi ini menyebabkan cash flow rumah sakit juga ikut terganggu. Tanpa perubahan besaran iuran peserta, maka kondisi kritis akan selalu dialami BPJS Kesehatan. Karena itulah sudah seharusnya iuran peserta disesuaikan dengan kebutuhan.

Direktur Keuangan BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso, mengungkapkan hal tersebut pada acara Zooming with Primus dalam tema “Jaminan Kesehatan Berkeadilan” yang disiarkan langsung di Beritasatu TV, Selasa (26/5/2020).

Kemal mengatakan, setiap tahun BPJS Kesehatan menghadapi defisit dan selalu jadi topik utama pemberitaan media massa. Keuangan yang kritis ini terjadi karena sejak awal JKN-KIS dilaksanakan pada 2014 lalu, besaran iuran peserta tidak sesuai dengan hitungan aktuaris seperti pengelolaan asuransi pada umumnya.

Menurut Kemal, JKN-KIS betul adalah asuransi sosial. Namun bagaimana pun, risiko terhadap penyakit harus tetap dihitung. Hitungan inilah yang sudah tidak sesuai sejak awal. Akibatnya, sejak tahun pertama defisit dan itu dibawa seterusnya hingga sekarang.

Pada 2018, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit terhadap hampir seluruh fasilitas kesehatan baik itu puskesmas maupun rumah sakit. Dari hasilnya terlihat bahwa di akhir 2018, BPJS Kesehatan menggendong beban gagal bayar atau utang sebesar Rp 9,2 triliun ke 2019.

“Ini (gagal bayar) merupakan pengukuran yang obyektif bahwa iuran memang belum dihitung secara aktuaris untuk memenuhi jaminan yang dijanjikan kepada peserta,” kata Kemal.

Kemal mengatakan, tanpa kenaikan iuran maka keuangan BPJS Kesehatan akan selalu kritis dari tahun ke tahun. Namun selama pandemi Covid-19 ini, menurut Kemal, cash flow BPJS Kesehatan maupun rumah sakit tertolong dengan adanya bantuan pemerintah. Pembayaran saat ini cukup lancar dan waktu gagal bayar BPJS Kesehatan ke rumah sakit makin pendek.

BPJS Kesehatan terbantu dari iuran peserta PBI sebesar Rp 42.000 per orang per bulan untuk 96,8 juta jiwa yang sudah dibayarkan pemerintah pusat sejak Agustus 2019.

“Ini membuat cash flow BPJS diperbaiki, dan pada akhirnya cash flow rumah sakit juga membaik. Ketika Covid-19 datang rumah sakit punya sumber daya untuk mendukung operasionalnya,” ucap Kemal.

Untuk diketahui, dalam Perpres 64/2020 pemerintah menetapkan per 1 Juli 2020, iuran peserta JKN-KIS bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) atau peserta mandiri naik menjadi Rp 150.000 untuk kelas I, Rp 100.000 kelas II, dan Rp 42.000. kelas III.

Pemerintah akan memberikan subsidi kepada kelas III mandiri. Mulai 1 Juli 2020, peserta hanya membayar Rp 25.500, sedangkan sisanya Rp 16.500 dibayarkan oleh negara. Pada 2021 dan tahun-tahun berikutnya, peserta mandiri hanya membayar iuran Rp 35.000, dan sisanya Rp 7.000 disubsidi oleh pemerintah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PII Dorong Insinyur Bantu Kembangkan Teknologi Dunia Kesehatan

Persatuan Insinyur Indonesia atau PII mendorong para insinyur untuk membantu mengembangkan teknologi dalam dunia kesehatan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

Pemerintah dapat memberi izin penyelenggaraan kegiatan besar dengan kewajiban mengikuti sejumlah pedoman yang ditetapkan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Pertegas Vaksinasi Booster Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Pemerintah menegaskan vaksin booster hanya diberikan untuk nakes untuk melindungi mereka dalam menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Wakil Ketua MPR Hadiri Vaksinasi di Ponpes Buntet Cirebon

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terhadap santri dan warga sekitar di lingkungan pondok pesantren Buntet, Cirebon.

KESEHATAN | 25 September 2021

Laju Penularan Covid-19 Melandai, PBNU: Masyarakat Tak Boleh Lengah

PBNU meminta masyarakat tak lengah menerapkan protokol kesehatan kendati angka laju penularan menunjukkan tanda-tanda melandai dalam beberapa pekan terakhir

KESEHATAN | 25 September 2021

LPEI Salurkan Tabung Oksigen untuk RS Soetarto Yogyakarta

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) komitmen membantu fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah

Premarital check up atau pemeriksaan kesehatan pranikah, dilakukan minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan.

KESEHATAN | 25 September 2021



Angkie Yudistia: Vaksinasi Disabilitas Jabar Jadi Percontohan Nasional

Pelaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di wilayah Jabar bisa menjadi percontohan vaksinasi untuk disabilitas tingkat nasional

KESEHATAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Taliban Gantung Mayat di Alun-alun Kota Herat

Taliban Gantung Mayat di Alun-alun Kota Herat

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings