Tingkat Pemakaian RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Kurang 50%

Tingkat Pemakaian RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Kurang 50%
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat mengunjungi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta, Senin (25/5/2020). (Foto: dok)
Lenny Tristia Tambun / CAH Rabu, 27 Mei 2020 | 19:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan data jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta sudah mengalami kemajuan positif. Termasuk juga, lanjutnya, data tentang bed occupancy ratio di wilayah Jakarta yang semula atau pekan lalu, tepatnya pada tanggal 17 tercatat 54,3 persen, maka saat ini telah turun sebanyak 7,4 persen, menjadi 46,9 persen.

Kalaupun ada data terkonfirmasi positif corona banyak di DKI Jakarta, menurut Doni Monardo sebagian besar dikontribusi oleh para pekerja migran yang kembali dari luar negeri. Jumlahnya mencapai 539 kasus. 

Baca Juga: Ini 10 Indikator WHO untuk Buka dan Longgarkan PSBB

“Kalau kita keluarkan kelompok masyarakat yang berasal dari luar, maka beban Jakarta akan berkurang. Artinya jumlah tempat tidur yang berada di wilayah rumah sakit rujukan covid telah kurang dari 50 persen,” terang Doni Monardo kata Doni Monardo seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui video conference, Rabu (27/5/2020).

Baca JugaRS di Indonesia Miliki Kemampuan Tangani Pasien Asing

Doni Monardo mengungkapkan Presiden Jokowi menugaskan Gugus Tugas untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pemerintah baik tingkat provinsi, kabupaten, dan kota dalam rangka pelonggaran atau pemberian kesempatan kepada daerah daerah untuk membuka sektor-sektor tertentu secara bertahap dan berlanjut.

“Ini sangat ditentukan oleh perkembangan yang terjadi di seluruh daerah. Tadi juga Bapak Menteri Bappenas mengatakan data-data ini jsangat fluktuatif. Artinya bisa dibuka tetapi ketika nanti terjadi kasus baru, bisa saja tempat atau kota yang tadi telah dibuka ditutup Kembali. Jadi, Bapak Presiden pemerintah sangat memberikan prioritas terhadap keselamatan masyarakat,” jelas Doni Monardo.



Sumber: BeritaSatu.com