Peserta KB Turun Drastis karena Terbatasnya Akses Selama PSBB
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-1.02)   |   COMPOSITE 6140.17 (-29.79)   |   DBX 1202.23 (-7.24)   |   I-GRADE 182.055 (-0.15)   |   IDX30 520.23 (-2)   |   IDX80 139.249 (-0.55)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.96)   |   IDXESGL 143.85 (-0.6)   |   IDXG30 142.18 (0.28)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-2.43)   |   IDXQ30 148.957 (-0.35)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-1.59)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.91)   |   IDXV30 138.219 (-0.82)   |   INFOBANK15 1055.23 (-1.76)   |   Investor33 446.478 (-0.99)   |   ISSI 180.128 (-0.95)   |   JII 636.549 (-3.86)   |   JII70 222.134 (-1.29)   |   KOMPAS100 1238.45 (-5.39)   |   LQ45 966.883 (-2.81)   |   MBX 1689.51 (-7.8)   |   MNC36 329.297 (-1)   |   PEFINDO25 325.3 (-5.45)   |   SMInfra18 310.992 (0.98)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-1.22)   |  

Peserta KB Turun Drastis karena Terbatasnya Akses Selama PSBB

Kamis, 28 Mei 2020 | 20:26 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkirakan pandemi Covid-19 memicu tingginya angka kelahiran. Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, bertambahnya angka kehamilan ini dikarenakan kebijakan PSBB yang berimbas kepada terbatasnya akses terhadap alat kontrasepsi.

Dalam diskusi secara virtual bertemakan “Tantangan Kependudukan di Tengah Pandemi Covid-19” yang digelar BKKBN, Kamis (28/5/2020), dikatakan BKKBN melakukan pendataan secara real time setiap bulan. Hasilnya cukup mencemaskan karena, selama Maret dan April ini, jumlah peserta KB baru menurun drastis.

Pada Februari 2020, PUS yang menjadi peserta KB baru sebanyak 427.133 akseptor, tetapi kemudian menurun ke bulan berikutnya, hingga di April hanya terdapat 267.132 akseptor. Secara kumulatif, total peserta KB baru hingga April sebanyak 1,5 juta PUS.

Sementara peserta KB ulangan per bulan (untuk suntik atau pil) tiap bulan juga menurun sekitar 600.000 atau dari 2,5 juta menjadi 1,9 juta. Peserta KB yang ganti cara atau metode kontrasepsi juga mengalami penurunan, dari 90.233 pada Januari menjadi 40.186 pada April. Demikian pula peserta KB yang aktif. Angkanya turun dari 35,4 juta pada Februari menjadi 26,5 juta pada April.

Namun, tren peserta KB aktif ini fluktuatif atau bergerak tiap saat. Bisa jadi peserta berhenti karena sudah menopause, atau ingin punya anak lagi, dan lain-lain.

Hasto mengatakan, selama pandemi Covid-19, banyak klinik yang tidak siap menghadapi pandemi dengan alat pelindung diri. Banyak klinik tutup karena mengindari Covid-19. Rantai pasok alat kontrasepsi di sejumlah daerah juga terganggu. Sementara produksi alat kontrasepsi terbatas dan pelatihan bagi provider terhenti. Selain itu, ganti cara metode kontrasepsi jangka pendek memberikan tingkat kegagalannya tinggi.

“Kondisi ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga banyak negara karena imbas Covid-19 seperti dilaporkan Unfpa (United Nations Population Fund),” kata Hasto.

Hasto mengatakan, BKKBN melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kehamilan melalui pelayanan proaktif. Salah satunya, pada Juni 2020 nanti BKKBN akan melakukan gerakan sejuta akseptor dengan menggerakkan bidan dan TNI.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gara-gara Covid-19, Angka Kelahiran Diprediksi Bertambah Hingga 500.000

Kebijakan jaga jarak sosial dan fisik serta tinggal di rumah selama masa pandemi memicu angka kehamilan dan kelahiran tinggi.

KESEHATAN | 28 Mei 2020

ASDP: Kru KMP Julung-Julung dan KMP Ambu-Ambu Negatif Covid-19

Berdasarkan bukti hasil tes dengan metode swab

KESEHATAN | 28 Mei 2020

Ini Penjelasan Guru Besar IPB soal New Normal

Indonesia baru mencapai situasi new normal mana kala jumlah kasus Covid-19 baru secara harian tidak bertambah lagi.

KESEHATAN | 28 Mei 2020

Mengenal Angka Reproduksi Kasus Covid-19

Angka reproduksi sebetulnya ada dua bagian, yaitu basic reproduction number (Ro), dan effective reproduction number (Re/Rt).

KESEHATAN | 27 Mei 2020

Mengenal Aloe Vera, Pelembab Alami Tinggi Antioksidan

Aloe vera juga memiliki banyak manfaat mengagumkan untuk perawatan kulit.

KESEHATAN | 27 Mei 2020

Kirab Petakan Kasus Covid-19 Berbasis NIK

Kirab merupakan ide pelabelan platform aplikasi bantujiwa.com yang secara langsung mengidentifikasi setiap penduduk Indonesia menjadi merah, kuning, atau hijau.

KESEHATAN | 27 Mei 2020

FKUI Kembangkan Sistem Penilaian Covid-19 Berbasis Individu

Ini dianggap sebagai salah satu solusi untuk membantu pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19.

KESEHATAN | 27 Mei 2020

Ini Cara Siloam TB Simatupang Hilangkan Covid Phobia

Covid Phobia malah berisiko adanya keterlambatan diagnosa penyakit non-covid.

KESEHATAN | 27 Mei 2020

Tingkat Pemakaian RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Kurang 50%

Doni Monardo mengatakan data jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta sudah mengalami kemajuan positif.

KESEHATAN | 27 Mei 2020

Doni Monardo Tegaskan Kehadiran TNI/Polri Bukan untuk Timbulkan Ketakutan

Menurut Doni Monardo, pengerahan pasukan TNI/Polri sebanyak 340.000 orang di 1.800 titik dilakukan dengan pendekatan-pendekatan yang komunikatif.

KESEHATAN | 27 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS