Logo BeritaSatu
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2020

Industri Rokok Memanipulasi Anak Muda

Jumat, 29 Mei 2020 | 23:11 WIB
Oleh : Dina Manafe / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari mengatakan, setiap tahunnya industri rokok kehilangan 240.618 pelanggan setia karena meninggal dunia. Angka ini setara dengan 668 orang setiap harinya. Supaya industri rokok tidak bangkrut dan bisnisnya terus berjalan mereka harus mencari perokok pengganti.

Perokok remaja adalah satu-satunya sumber perokok pengganti tersebut. Jika para remaja tidak merokok maka industri akan bangkrut sebagaimana sebuah masyarakat yang tidak melahirkan generasi penerus akan punah.

Industri rokok melakukan berbagai cara manipulatif dalam memasarkan rokok kepada anak muda. Mereka mengeluarkan triliunan rupiah setiap tahun untuk membuat iklan rokok, mempromosikan dan memberi sponsor rokok.

"Industri menjual gaya hidup anak muda yang gaul, keren, gemar bertualang dan macho dalam pesan-pesan iklannya,” kata Lisda kepada Beritasatu.com, Jumat (29/5/2020).

Industri juga mensponsori figur publik dan influencer untuk menggaet para penggemar fanatik dan follower mereka yang utamanya adalah anak muda. Mensponsori konser musik, event olahraga dan film yang bertemakan anak muda.

Hasil monitoring iklan rokok oleh Yayasan Lentera Anak, Smoke Free Agents dan YPMA tahun 2015 menunjukkan, 85% sekolah di lima kota di Indonesia dikelilingi iklan rokok dengan jumlah pembuat iklan sebanyak 30 merek.

Industri juga mempromosikan harga murah rokok batangan melalui baliho, banner, dan spanduk di jalan protokol, depan mini market dan toko sembako/warung. SPG rokok berjualan di lokasi yang banyak didatangi anak muda dan tidak jarang membagikan rokok secara gratis.

Sementara menurut studi PP IPM 2017, faktor yang mendorong remaja mengonsumsi rokok karena terpana dengan iklan, promosi dan sponsor rokok.

Studi komnas Anak dan Uhamka menunjukkan, sebanyak 46% remaja berpendapat iklan rokok memengaruhi mereka untuk mulai merokok. Terpaan iklan rokok sebagai produk yang keren, gaul, dan macho, menanamkan pesan di benak remaja bahwa rokok hal yang normal dan baik.

Oleh karena itu, lanjut Lisda, anak muda harus paham bahwa mereka dijadikan target industri rokok. Mereka harus melawan dan berani mengatakan tidak pada rokok.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Maju Capres 2024, Wagub: Saya Dukung Prabowo

Anies Baswedan dicalonkan sebagai presiden pada Pemilu 2024. Namun, Wagub DKI Riza Patria hanya akan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

NEWS | 4 Oktober 2022

Capaian Vaksinasi Rendah, Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM, baik di Jawa-Bali maupun di luar Jawa-Bali, salah satu alasannya karena vaksinasi Covid-19 masih rendah.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pengamat Militer: Oknum Prajurit TNI “Tendangan Kungfu” Harus Disanksi Tegas

Khairul Fahmi meminta agar oknum prajurit TNI yang melakukan kekerasan “tendangan kungfu” diberi sanksi tegas.

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Pastikan Pencapresan Anies Baswedan Tidak Terkait Isu di KPK

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan langkah pencapresan Anies Baswedan tidak terkait dengan isu dugaan kasus korupsi Formula E Jakarta di KPK.

NEWS | 4 Oktober 2022

Besok, Ferdy Sambo Dkk Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Polri akan melimpahkan Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 4 Oktober 2022

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Seluruh sentra vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), dihentikan sementara, karena stok vaksin tak tersedia.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Buka Peluang Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk mengungkapkan hasil yang diperoleh dalam proses penyelidikan kasus Formula E Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Hari Ini, Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Brigadir J

Polri melimpahkan barang bukti kasus tewasnya Brigadir J dan obstruction of justice ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, hari ini.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Bakal Bahas Kelanjutan Penanganan Kasus Surya Darmadi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal membahas soal kelanjutan penanganan kasus dugaan suap bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Tak Segan Bantarkan Penahanan Lukas Enembe jika Betul Sakit

KPK menegaskan tak segan untuk membantarkan penahanan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe jika yang bersangkutan terbukti menderita sakit.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Anies Maju Capres 2024, Wagub: Saya Dukung Prabowo

Anies Maju Capres 2024, Wagub: Saya Dukung Prabowo

NEWS | 13 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings