Industri Rokok Memanipulasi Anak Muda
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2020

Industri Rokok Memanipulasi Anak Muda

Jumat, 29 Mei 2020 | 23:11 WIB
Oleh : Dina Manafe / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari mengatakan, setiap tahunnya industri rokok kehilangan 240.618 pelanggan setia karena meninggal dunia. Angka ini setara dengan 668 orang setiap harinya. Supaya industri rokok tidak bangkrut dan bisnisnya terus berjalan mereka harus mencari perokok pengganti.

Perokok remaja adalah satu-satunya sumber perokok pengganti tersebut. Jika para remaja tidak merokok maka industri akan bangkrut sebagaimana sebuah masyarakat yang tidak melahirkan generasi penerus akan punah.

Industri rokok melakukan berbagai cara manipulatif dalam memasarkan rokok kepada anak muda. Mereka mengeluarkan triliunan rupiah setiap tahun untuk membuat iklan rokok, mempromosikan dan memberi sponsor rokok.

"Industri menjual gaya hidup anak muda yang gaul, keren, gemar bertualang dan macho dalam pesan-pesan iklannya,” kata Lisda kepada Beritasatu.com, Jumat (29/5/2020).

Industri juga mensponsori figur publik dan influencer untuk menggaet para penggemar fanatik dan follower mereka yang utamanya adalah anak muda. Mensponsori konser musik, event olahraga dan film yang bertemakan anak muda.

Hasil monitoring iklan rokok oleh Yayasan Lentera Anak, Smoke Free Agents dan YPMA tahun 2015 menunjukkan, 85% sekolah di lima kota di Indonesia dikelilingi iklan rokok dengan jumlah pembuat iklan sebanyak 30 merek.

Industri juga mempromosikan harga murah rokok batangan melalui baliho, banner, dan spanduk di jalan protokol, depan mini market dan toko sembako/warung. SPG rokok berjualan di lokasi yang banyak didatangi anak muda dan tidak jarang membagikan rokok secara gratis.

Sementara menurut studi PP IPM 2017, faktor yang mendorong remaja mengonsumsi rokok karena terpana dengan iklan, promosi dan sponsor rokok.

Studi komnas Anak dan Uhamka menunjukkan, sebanyak 46% remaja berpendapat iklan rokok memengaruhi mereka untuk mulai merokok. Terpaan iklan rokok sebagai produk yang keren, gaul, dan macho, menanamkan pesan di benak remaja bahwa rokok hal yang normal dan baik.

Oleh karena itu, lanjut Lisda, anak muda harus paham bahwa mereka dijadikan target industri rokok. Mereka harus melawan dan berani mengatakan tidak pada rokok.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anak Masih Jadi Korban Manipulasi Industri Rokok

Anak-anak Indonesia masih menjadi target industri untuk menjadi perokok pengganti yang dilakukan secara manipulatif.

KESEHATAN | 29 Mei 2020

Kajian Epidemiologi Jadi Dasar Produktivitas Masyarakat di Suatu Daerah

Dari kajian yang ada, ada beberapa daerah yang sudah bisa kembali produktif dan ada beberapa daerah yang masih perlu mempersiapkan diri menuju produktif.

KESEHATAN | 29 Mei 2020

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bengkulu Bertambah 6 Orang

Sampai saat ini kasus positif Covid-19 di Bengkulu mencapai 70 orang.

KESEHATAN | 29 Mei 2020

Cegah Nyeri Punggung Akibat WFH

Biasanya, nyeri punggung saat WFH disebabkan oleh mekanik atau penggunaan otot secara berlebihan atau akibat cedera yang menimbulkan ketegangan ada otot.

KESEHATAN | 29 Mei 2020

Pelindo III Serahkan 10.000 Alat Rapid Test kepada Pemprov Jatim

Penyerahan bantuan dilakukan di Gedung Negara Grahadi Surabaya oleh Direktur SDM Pelindo 3 Toto Heli Yanto dan diterima langsung oleh Gubernur Jawa Timur.

KESEHATAN | 29 Mei 2020

PMI Kerahkan Relawan Bantu Penanganan Covid-19 di Jatim

Sebagian relawan dan armada PMI Pusat akan dikerahkan ke Jawa Timur guna mengantisipasi dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur.

KESEHATAN | 29 Mei 2020

Sempat Stagnan, Pasien Positif Kabupaten Bogor Naik 6 Orang

Kecamatan Cigombong dan Ciawi menjadi zona merah baru.

KESEHATAN | 29 Mei 2020

Cegah Covid-19, Hi-Home Total Care Disinfeksi Gratis 30 Panti Asuhan

Hi-Home juga mendistribusikan produk disinfektan agar pengelola panti asuhan mampu melakukan disinfeksi mandiri.

KESEHATAN | 28 Mei 2020

Peserta KB Turun Drastis karena Terbatasnya Akses Selama PSBB

BKKBN melakukan pendataan secara real time setiap bulan. Hasilnya cukup mencemaskan karena, selama Maret dan April ini, jumlah peserta KB baru menurun drastis.

KESEHATAN | 28 Mei 2020

Gara-gara Covid-19, Angka Kelahiran Diprediksi Bertambah Hingga 500.000

Kebijakan jaga jarak sosial dan fisik serta tinggal di rumah selama masa pandemi memicu angka kehamilan dan kelahiran tinggi.

KESEHATAN | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS