New Normal Akan Berjalan Bertahap
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

New Normal Akan Berjalan Bertahap

Minggu, 31 Mei 2020 | 19:06 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Achmad Yuriant, mengatakan, penerapan kenormalan baru (new normal) akan dilaksanakan secara bertahap, tidak serempak di 514 kabupaten/kota di Indonesia. Sebab, persoalan di masing-masing daerah tidaklah sama.

“Terdapat 102 kabupaten kota yang tidak terdampak Covid-19. Hal ini dapat dimaknai, upaya untuk tetap menjaga agar tidak terjadi penularan harus tetap dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia,” ungkapnya dalam telekonferensi, Minggu (31/5/2020).

Pemerintah saat ini telah melakukan kajian secara komprehensif bersama tim ahli, pakar, dan perguruan tinggi untuk memantau setiap daerah. Terdapat beberapa aspek yang dinilai untuk mencari titik strategi mengentikan penyebaran kasus Covid-19 yang makin meluas.

Pertama, harus ada kajian epidemiologis di daerah tersebut sebelum menetapkan kenormalan baru. Dengan ini, pemerintah dapat memberi pertimbangan jika daerah tersebut telah berhasil menurunkan sampai 50% kasus positif dari angka tertinggi yang pernah dicatat. Selain itu, jika kasus itu masih ada maka positive rate atau rata-rata harus turun di bawah 5%.

“Ini akan menjadi sebuah ukuran, apakah daerah tersebut bisa masuk ke tahap selanjutnya untuk menjalankan konsep kenormalan yang baru ini,” jelasnya.

Kedua, dari segi sistem kesehatan yang diberlakukan di daerah tersebut. Di antaranya tentang penggunaan tempat tidur ICU dalam dua minggu terakhir, dan juga sistem pengawasan kesehatannya.

Yurianto mengatakan pemerintah daerah juga harus melakukan simulasi dan sosialisasi kepada masyarakat terhadap kenormalan baru. Misalnya, simulasi protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional ataupun modern.

"Oleh karena itu hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk menuju kenormalan yang baru. Maka harus diperlukan sosialisasi, edukasi, dan simulasi. Termasuk juga di bidang pendidikan," kata dia.

Bukan Perlombaan

Pelaksanaan kenormalan baru bukan seperti lomba lari antardaerah. Yurianto menjelaskan, penerapan kenormalan baru tergantung pada penyebaran virus corona di masing-masing daerah.

"Kita tidak menganggap bahwa kenormalan yang baru itu ibarat bendera start lomba lari, untuk semuanya bergerak bersama-sama, tidak. Sangat tergantung pada kondisi epidemiologis masing-masing daerah," jelasnya.

Untuk itulah, strategi penerapan kenormalan baru secara bertahap ini merupakan bentuk dari kehati-hatian bersama. Strategi ini pun akan cepat memberikan buah manis apabila masyarakat berperan secara aktif dalam pelaksanaannya.

“Mari kita mengambil peran serta. Jangan sampai kenormalan baru ini menjadi suatu eforia baru bahwa, kenormalan baru menjadi kebebasan kita melakukan aktivitas biasa seperti sebelum pandemik berlangsung. Kita harus berhati-hati, bergerak, produktif, tetapi tetap aman dari Covid-19,” jelasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

WHO Imbau Produsen Obat Covid-19 Regeneron Turunkan Harga

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendesak produsen obat antibodi Covid-19 Regeneron untuk mengurangi harga dan memastikan distribusi yang adil.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pasien Covid-19 Turun, Tempat Tidur RSDC Wisma Atlet Terpakai 4,77%

Jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami penurunan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Kapal Ocean Combat #001 Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

FASTLab Ocean Combat #001 yang merupakan kapal vaksinasi inovasi anak negeri, mendukung percepatan program vaksinasi covid-19 bagi masyarakat kepulauan.

KESEHATAN | 24 September 2021

Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Dicegah, Pemerintah dan Masyarakat Harus Konsisten Atasi Bersama

Ancaman gelombang ketiga Covid-19 pada Desember nanti khususnya liburan Natal dan tahun baru bisa dicegah asal pemerintah dan masyarakat konsisten

KESEHATAN | 24 September 2021

Indonesia Kembali Dapatkan 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Indonesia kembali menerima kedatangan 2 juta vaksin Sinovac hari ini, Jumat (24/9/2021).

KESEHATAN | 24 September 2021

BKKBN Luncurkan Program Mahasiswa Peduli Stunting

BKKBN meluncurkan program Mahasiswa Peduli Stunting atau disebut Mahasiswa Penting

KESEHATAN | 24 September 2021

Update Covid-19: Kasus Aktif Kembali Turun, Positivity Rate 1,48%

Pada hari ini, Jumat (24/9/2021), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa positivity rate harian Covid-19 per mencapai 1,48%.

KESEHATAN | 24 September 2021

Vaksin Covid-19 Aman dan Dibutuhkan Ibu Hamil dan Menyusui

Ibu hamil dan menyusui diminta tidak ragu melaksanakan vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 24 September 2021

Lintasarta Donasikan Alat Kesehatan Medis ke RS di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Lintasarta melalui kegiatan CSR-nya kembali menyalurkan ribuan alat kesehatan untuk tenaga medis di rumah sakit Jawa Barat dan Jawa Tengah.

KESEHATAN | 24 September 2021

2,8% Sekolah Jadi Klaster Covid-19, Ini Klarifikasi Kemendikbudristek

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri, memberi klarifikasi terkait data 2,8% satuan pendidikan menjadi klaster Covid-19.

KESEHATAN | 24 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Negara Ini Klaim Bebas Covid-19, Tapi Bohong

Negara Ini Klaim Bebas Covid-19, Tapi Bohong

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings