2.000 ABK Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, 100 Positif Covid-19

2.000 ABK Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, 100 Positif Covid-19
Suasana proses evakuasi ABK Migran dari berbagai negara yang sandar di Jakarta menggunakan kapal MV asing di dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Selasa (2/6/2020) siang. (Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus)
Carlos Roy Fajarta / WBP Selasa, 2 Juni 2020 | 11:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ribuan anak buah kapal (ABK) dari berbagai kapal asing sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dalam beberapa pekan terakhir. Dari 2.000 pekerja migran yang tiba, 100 positif virus corona (Covid-19).

"Dari proses evakuasi ada sembilan kapal dengan 2.000 ABK. Dari jumlah tersebut setelah dilakukan test swab, 100 positif Covid-19 dan dilakukan perawatan di RS Wisma Atlet maupun RS lainnya di Jakarta," ujar Komandan Lantamal III, Brigjen TNI (Mar) Hermanto ketika ditemui di dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa (2/6/2020). Hermanto hadir dalam proses evakuasi 679 orang ABK MV Westerdam.

Baca juga: Dalam 24 Jam Terakhir, 600 Orang Tiba di Bandara Soekarno Hatta

Dikatakannya, ABK migran yang akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok masih banyak dan belum diketahui kapan akan selesai. Untuk itu, petugas gabungan TNI dan Polri serta instansi terkait tetap melaksanakan penjagaan dan proses evakuasi sesuai protokol Covid-19.

"Rampung keseluruhan tergantung Kementerian Luar Negeri. Katanya masih banyak kapalnya, cuma tidak tahu ada berapa. Kalau kapal yang hari ini itu asalnya dari Filipina," tutur Hermanto.

Baca juga: Kemhub Fasilitasi Kedatangan 818 ABK Kapal Asing

Sementara MV Westerdam datang dari Filipina. Dari total 679 ABK, 45 di antaranya perempuan dan 634 lainnya laki-laki. Mereka yang negatif akan dikembalikan ke kampung halaman, sedangkan yang positif dibawa ke Wisma Atlet.

"Mereka yang belum ada hasil pemeriksaan swab harus menjalani isolasi 1-2 minggu di lokasi hotel yang sudah dikoordinasikan dengan pihak agen. Hari ini ada 7 tandem boot yang dapat memuat 39 orang," tandas Hermanto.



Sumber: BeritaSatu.com