Kapsul TCM Lianhua Qingwen Disebut Efektif untuk Pasien Covid-19 Ringan

Kapsul TCM Lianhua Qingwen Disebut Efektif untuk Pasien Covid-19 Ringan
Para pedagang melakukan tawar-menawar di dalam pasar pengobatan Tiongkok (TCM) tradisional di Bozhou, Provinsi Anhui Tiongkok Timur. (Foto: Global Times)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Kamis, 4 Juni 2020 | 17:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebuah jurnal medis peer-review bulanan yang diterbitkan Global Times oleh Phytomedicine menyebutkan para ahli dan dokter Tiongkok telah memberikan data uji klinis tentang kemanjuran dan keamanan obat tradisional Tiongkok (TCM) Lianhua Qingwen (LH) kapsul pada pasien Covid-19. Hasilnya menunjukkan bahwa kapsul tersebut dapat meredakan gejala dan meningkatkan tingkat penyembuhan pasien yang menunjukkan gejala ringan.

Data uji coba menunjukkan setelah 14 hari perawatan rutin, dibantu dengan kapsul LH, tingkat resolusi gejala klinis utama (demam, kelelahan dan batuk) mencapai 57,7 persen pada hari ke-7 pengobatan. Kemudian mencapai 80,3 persen pada hari ke 10, dan 91,5 persen pada hari ke 14.

Secara keseluruhan, pengobatan dengan kapsul LH selama 14 hari menghasilkan tingkat yang secara signifikan lebih tinggi dan waktu pemulihan gejala yang lebih pendek daripada kelompok kontrol (pengobatan biasa).

LH adalah TCM yang mengandung 13 herbal, termasuk Lonicera japonica, forsythia suspense dan rhodiola rosea. Telah dipasarkan sejak krisis SARS pada tahun 2003 di Tiongkok dan telah banyak digunakan di negeri tersebut untuk mengobati berbagai penyakit menular, seperti SARS, H1N1 dan Covid-19.

Data percobaan menunjukkan bahwa Lonicera japonica dan Forsythia suspense dalam kapsul dapat menghalangi pengikatan coronavirus dengan pembuluh darah manusia dan Rhodiola rosea dapat menghambat respons inflamasi pada jaringan paru-paru.

"Tingkat hasil tes viral dari positif ke negatif dan tingkat konversi pada pasien dari ringan ke parah, bagaimanapun, tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pasien yang menerima kapsul LH dan mereka yang tidak," ujar Yang Zhanqiu,
Wakil direktur Departemen Biologi Patogen di Universitas Wuhan dilansir Global Times.

Cui Yongqiang, seorang dokter kepala di rumah sakit yang berafiliasi dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Medis Tiongkok di Beijing, mencatat bahwa hasil tersebut sesuai dengan pengamatan sebelumnya bahwa TCM dapat meningkatkan gejala klinis Covid-19 tetapi tidak dapat menyembuhkan pasien Covid-19 atau membunuh pasien.

"Hasilnya tidak membatalkan fakta bahwa kapsul LH efektif dalam mengobati pneumonia coronavirus baru yang menunjukkan gejala ringan," kata Cui.

Percobaan itu dilakukan bersama oleh lebih dari 20 rumah sakit Covid-19 yang ditunjuk di seluruh negeri di bawah kepemimpinan pakar penyakit pernapasan, Zhong Nanshan, ahli epidemiologi Li Lanjuan dan penasihat medis Tiongkok Zhang Boli. Sebanyak 284 pasien Covid-19 terlibat dalam percobaan yang dipisahkan menjadi dua tim. Satu tim menerima kapsul LH sementara yang lain tidak. Ini adalah uji klinis acak multicentered pertama yang menunjukkan keamanan dan kemanjuran kapsul LH pada pasien Covid-19.

Diperlukan uji coba double-blind, prospektif, dan acak di masa depan yang diperlukan untuk sepenuhnya mengevaluasi kemanjuran kapsul LH pada populasi pasien yang lebih besar. Pada akhir April, lebih dari 70.000 dari 80.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Tingkok  dirawat dengan metode pengobatan TCM, dan lebih dari 90 persen pasien di Provinsi Hubei yang sembuh setelah menggunakan TCM.



Sumber: Global Times