Cara Meredakan Rasa Nyeri Tanpa Obat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cara Meredakan Rasa Nyeri Tanpa Obat

Jumat, 5 Juni 2020 | 23:03 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Rasa nyeri bukanlah penyakit, tapi merupakan gejala dari sebuah penyakit. Meski demikian, rasa nyeri membuat aktivitas keseharian menjadi tidak nyaman. Tak heran, banyak orang yang langsung memilih menghilangkan nyeri ketimbang mencari penyebabnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan obat. Padahal, ada nyeri yang bisa diatasi tanpa obat. Bagaimana caranya?

Baca Juga: Kiat Menjaga Berat Badan Ideal Saat di Rumah Saja

Dokter spesialis saraf dan konsultan nyeri Siloam Hospitals Semarang, Trianggoro Budisulistyo mengatakan, nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan secara nyata maupun potensial. Namun, ambang rasa nyeri seseorang sangat berbeda antara satu sama lainnya.

"Hal itu tergantung ada fisik berupa sensor nyeri di jaringan atau permukaan tubuh, psikis atau mental dalam hal penerimaan dan manajemen emosional, serta pikiran berupa persepsi. Istilahnya, rasa nyeri itu dirasakan berbeda oleh setiap orang. Terlebih apabila secara psikis orang tersebut emosional,” ungkap Trianggoro di sela diskusi online Siloam Hospitals, Jumat (5/6/2020).

Trianggoro menambahkan, dalam menentukan nyeri ada beberapa hal yang harus diperhatikan misalnya lokasi nyeri, waktu mulai dirasakannya nyeri, hal yang merupakan penyebab atau perburuk nyeri, intensitas dan karakteristik nyeri, gejala nyeri yang menyertai, dan nyeri terkait gangguan fungsi.

Baca Juga: Asupan Suplemen Antioksidan Tingkatkan Imunitas Tubuh

Tidak hanya itu, perlu dimengerti adalah gerakan tubuh manusia itu adaah biomekanika tubuh. Artinya, tubuh manusia itu memiliki posisi yang unik. Karena, suatu gerakan melibatkan komponen otot, baik aktif maupun pasif. Ditambah lagi, pola gerakan berulang sehingga memerlukan kontrol secara konsisten dan terukur.

"Jadi misalnya saja pada awalnya mengalami nyeri di kaki, lalu biakan malah akan menjalar ke pinggang, lalu ke punggung, kemudian mungkin saja leher ataupun kepala. Hal itu terjadi karena adanya penyesuaian tubuh pada saat nyeri, dengan melakukan perubahan posisi yang malah menimbulkan nyeri baru di tempat lain," tandas Trianggoro.

Trianggoro menambahkan, tubuh juga melakukan gerakan manipulatif, karena selain memerlukan kontrol terhadap gerakan, juga menyesuaikan benda atau alat yang dipergunakan. Ditambah lagi, gerakan berurutan yang memerlukan Kontrol, konsistensi, serta koordinasi dari gerakan satu dan selanjutnya.

Baca Juga: Jaga Imunitas Tubuh dengan Konsumsi Asam Folat

"Untuk mengatasi nyeri tanpa obat dapat dilakukan dengan stretching atau peregangan untuk menjaga kelenturan otot dan sensor saraf tepi, sehingga tidak akan mudah merasakan nyeri. Selain itu, diperlukan sugesti dalam diri untuk meredakan rasa nyeri," jelasnya.

Menurut Trianggoro, hal tersebut disebabkan otak manusia bekerja super cepat, sekitar 10 miliar koneksi antarserabut saraf di otak dalam suatu saat secara bersamaan setara dengan 5 juta hingga 50 juta volt arus listrik. Selain itu, pikiran bawah sadar mengendalikan lebih dari 80 persen aktivitas seseorang, dimana bisa melampaui batas-batas dimensi ruang atau waktu.

"Contohnya dengan memberikan sugesti pada diri sendiri. Bisa dilakukan pada saat menjelang terlelap tidur, sambil menyebutkan 'saya baik-baik saja' yang dilakukan selama satu minggu, setelah itu mengalami perbaikan," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Johnson & Johnson Sebut Dosis Kedua Vaksin Covid Beri Perlindungan 94%

Johnson & Johnson menyatakan dosis kedua vaksin Covid-19 yang diberikan sekitar dua bulan setelah dosis pertama dapat meningkatkan efektivitasnya jadi 94%

KESEHATAN | 22 September 2021

Siloam Hospitals Palangkaraya Bantu Warga Pedalaman Tumbeng Runen



Siloam Hospitals Palangkaraya menggelar aksi donor darah, donasi sembako serta pakaian layak pakai bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir.

KESEHATAN | 22 September 2021

3 Langkah Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Gubernur DKI, Anies Baswedan membeberkan tiga langkah yang dilakukan Pemprov DKI untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga penyebaran Covid-19 di Jakarta.

KESEHATAN | 22 September 2021

Satgas Covid-19: Penggunaan Masker Berlaku untuk Semua Level PPKM

Penggunaan masker berlaku untuk semua level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

KESEHATAN | 22 September 2021

Imunisasi Anak Penting Dilakukan Sesuai Jadwal, Ini Perinciannya

Siloam Hospitals Semarang mengingatkan para orang tua untuk melakukan imunisasi anak sesuai jadwal.

KESEHATAN | 22 September 2021

Kesembuhan Covid-19 Lebih Banyak 2.636 Dibanding Penambahan Positif

Angka kesembuhan di 34 provinsi se-Tanah Air mencapai 5.356 sementara penambahan kasus positif 2.720.

KESEHATAN | 22 September 2021

Jokowi Sebut Dua Kunci Pengendalian Covid-19

Presiden berharap, Vaksinasi Merdeka yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah provinsi di seluruh Tanah Air.

KESEHATAN | 22 September 2021

Update Covid-19: Kasus Aktif Turun di Bawah 50.000

Kasus aktif Covid-19 tercatat sebanyak 49.662 pada hari ini, Rabu (22/9/2021).

KESEHATAN | 22 September 2021

Indonesia Kembali Kedatangan 684.900 Dosis Vaksin Astrazeneca

Pemerintah kembali menambah ketersediaan vaksin Covid-19 dengan menerima kedatangan vaksin tahap ke-73 sebanyak 684.900 dosis vaksin jadi Astrazeneca.

KESEHATAN | 22 September 2021

Pengendalian Asupan Garam Bantu Wujudkan Hidup Lebih Sehat

Penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.

KESEHATAN | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Survei Menunjukkan Kepuasan terhadap Proses Vaksinasi Tinggi

Survei Menunjukkan Kepuasan terhadap Proses Vaksinasi Tinggi

KESEHATAN | 21 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings