Menristek Dorong Kemandirian Obat dan Vaksin Covid-19

Menristek Dorong Kemandirian Obat dan Vaksin Covid-19
Bambang Brodjonegoro. (Foto: Antara)
Dina Manafe / IDS Rabu, 17 Juni 2020 | 21:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Saat ini seluruh negara di dunia yang terinfeksi Covid-19 berlomba-lomba mengembangkan obat dan vaksin untuk mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS Cov-2 ini. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro, mendorong para saintis ikut berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian nasional di bidang kefarmasian tersebut.

Bambang mengatakan, era tatanan baru (new normal) ini menjadi peluang para saintis untuk menciptakan riset dan inovasi yang mendukung Indonesia maju serta mandiri terutama di sektor kesehatan. Selama masa ini, riset vaksin dan pengobatan Covid-19 yang efektif akan terus dikembangkan.

“Di sinilah saintis sebagai harapan bangsa dapat berkontribusi melalui perkembangan riset dan penelitian yang bermanfaat untuk mencapai kemandirian bangsa agar kita tidak terus menerus bergantung pada produk impor,” kata Bambang pada acara virtual ceremony Dexa Award Science Scholarship 2020, Rabu (17/6/2020).

Lebih lanjut Bambang mengatakan, di masa yang akan datang Indonesia akan membutuhkan banyak peneliti, inovator, dan orang-orang yang mau menciptakan solusi untuk tantangan bangsa di masa depan. Termasuk dalam mengembangkan obat dan vaksin.

Bambang berharap riset di bidang teknologi kesehatan tidak berhenti sampai di sini. Sebab, Indonesia akan masuk era new normal yang ditandai dengan optimalisasi teknologi digital dan penerapan aktivitas ekonomi yang minim pertemuan tatap muka dibarengi dengan pelaksanaan protokol Covid-19 yang disiplin.

Ia mengatakan, Kemristek sendiri telah menciptakan berbagai produk inovasi terkait Covid-19, mulai dari ventilator, imunomodulator, serum konvalesen, rapid test, hingga polymerase chain reaction (PCR) test.

“Masa pandemi ini mengajarkan kita pentingnya riset dan teknologi dalam menanggulangi krisis, terutama riset dalam sektor kesehatan,” kata Bambang.

Kepada mahasiswa yang memenangkan Dexa Award Science Scholarship 2020, Bambang berharap agar sebagai penerus bangsa di bidang penelitian, mereka ikut mendorong Indonesia menjadi negara maju dan mandiri terutama di sektor kesehatan.



Sumber: BeritaSatu.com