Indonesia Siap Produksi 17 Juta APD Tiap Bulan

Indonesia Siap Produksi 17 Juta APD Tiap Bulan
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro. (Foto: Gugus Tugas Covid-19)
Dina Manafe / EAS Rabu, 24 Juni 2020 | 17:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, Indonesia patut berbangga karena mampu memproduksi alat pelindung diri (APD) dengan kualitas standar dunia. Produk APD yang diberi nama INA United ini dalam waktu dekat akan diproduksi sebanyak 17 juta unit.

"Kita patut berbangga pada anak bangsa yang mampu memproduksi APD INA United. APD ini sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan WHO,” kata dr Reisa Broto Asmoro, di Graha BNPB, Rabu (24/6/2020).

Menurut Reisa Broto Asmoro, para produsen tekstil yang tergabung dalam asosiasi ini menyanggupi untuk memproduksi sebanyak 17 juta baju haznat INA United per bulan. Itu artinya, di atas kebutuhan APD di dalam negeri yang dihitung selama tiga bulan terakhir ini mencapai 5 juta unit per bulan.

Reisa Broto Asmoro menambahkan, APD berupa baju hazmat produksi Indonesia ini telah lolos uji ISO 16604, yaitu standar tinggi untuk APD yang wajib dikenakan para tenaga medis sehingga keamanan mereka terlindungi.

Menurut Reisa Broto Asmoro, baju hazmat ini bukan hanya hasil karya nyata dan penting dari tim pakar Gugus Tugas yang beranggotakan 96 ahli senior dan 27 pakar muda dari berbagai disiplin ilmu. APD ini juga menjadi bukti keahlian serta ketangguhan para ahli diplomasi Indonesia di Konjen New York, Amerika Serikat, yang terus mengawal proses sertifikasi APD INA United ini.

Pengujian terhadap APD INA United buatan Indonesia tidak hanya dilakukan di Amerika Serikat, tetapi juga di Hong Kong, Singapura dan Taiwan.

“Ternyata seluruh produksi mereka sukses mendapatkan rekomendasi. Baju hazmat yang dihasilkan Indonesia ini bahkan dinilai lebih baik dan lebih hemat biaya,” kata Reisa Broto Asmoro.

Sebagai bentuk penghormatan kepada karya anak bangsa ini, baju APD tersebut diberi nama INA United atau Indonesia bersatu. Baju APD ini siap memberikan perlindungan tertinggi untuk para tenaga medis yang berjuang di lini terdepan dengan pasien Covid-19.

Reisa Broto Asmoro juga mengatakan, selama tiga bulan ini Gugus Tugas telah mendistribusikan lebih dari 4,3 juta APD, dan lebih dari 2,2 juta masker bedah, N95, dan peralatan untuk tenaga medis lainnya ke 34 provinsi.



Sumber: BeritaSatu.com