Pengguna Narkoba Turun 700.000

Pengguna Narkoba Turun 700.000
Komjen Heru Winarko. (Foto: Antara)
Bernadus Wijayaka / AB Jumat, 26 Juni 2020 | 09:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko mengajak bangsa Indonesia untuk sehat 100%, baik fisik maupun rohani. Untuk mewujudkannya, BNN terus berupaya memberantas peredaran narkoba, sekaligus menurunkan jumlah penggunanya. 

Sejak 2011 hingga saat ini, jumlah pengguna turun sekitar 700.000 orang. “Saat ini, jumlah pemakai narkoba di Indonesia sekitar 3,6 juta orang, turun 700.000 dari 2011 lalu. Untuk menghilangkan narkoba 100% tentu saja sulit. Namun, yang terus diupayakan adalah mengurangi suplai dan permintaan,” katanya kepada Beritasatu.com, Kamis (25/6/2020) malam.

Pernyataan Heru tersebut terkait tema dalam peringatan Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI) 2020, yakni "Hidup 100% di Era New Normal, Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia Tanpa Narkoba". HANI diperingati tiap 26 Juni.

Menurutnya, keberhasilan mengurangi jumlah pemakai narkoba tak lepas dari proses rehabilitasi. Mereka yang sembuh setelah direhabilitasi diajak untuk membantu yang tengah terpapar narkoba.

“Mereka banyak jadi pegiat, pendamping, dan konselor untuk menyembuhkan yang kecanduan narkoba. Di samping itu tentu kita akan menekan supply dan demand. Kita akan perangi narkoba, tidak ada kata selesai,” ujarnya.

Era new normal, lanjutnya, harus menjadi momen untuk menyiapkan generasi muda yang sehat. "Pola hidup masyarakat harus disesuaikan. Orang harus sering cuci tangan, pakai masker, membawa hand sanitizer. Dan yang terpenting, tidak memakai narkoba, jauhi narkoba. Jika menggunakan narkoba, maka hidup kita tidak akan sehat. Kita hidup harus bahagia,” kata Heru.

Lebih lanjut jenderal bintang tiga ini mengatakan narkoba tidak saja menjadi keprihatinan bangsa Indonesia, tetapi juga dunia, sehingga tiap 26 Juni diperingati sebagai HANI.

Heru mengatakan, BNN terus berupaya untuk memberantas peredaran narkoba, sehingga tidak meracuni bangsa Indonesia.

“Kelompok terbanyak yang menggunakan narkoba adalah mereka yang berada di usia produktif. Kita perangi dari hilir ke hulu, kita perangi secara bersama-sama,” katanya.

BNN juga mengajak anak muda yang kreatif untuk memerangi narkoba. “Kreativitas anak muda sangat dibutuhkan, mereka bisa membuat konten-konten menarik di dunia maya untuk memerangi narkoba,” katanya. 



Sumber: BeritaSatu.com