Gugus Tugas: Imbauan WHO soal Tes Usap Akan Disesuaikan dengan Kondisi Indonesia
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Gugus Tugas: Imbauan WHO soal Tes Usap Akan Disesuaikan dengan Kondisi Indonesia

Senin, 29 Juni 2020 | 17:06 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan imbauan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait pasien sembuh Covid-19 tidak perlu dilakukan tes usap atau swab dua kali, akan dikaji dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di Indonesia.

Sebelumnya WHO menyaratkan, untuk dinyatakan sembuh, pasien harus melewati dua kali tes usap dengan hasil negatif.

“Sejumlah pemberitahuan dari WHO pun perlu kita lakukan berbagai macam kajian sesuai dengan kondisi yang ada di negara kita,” kata Doni Monardo seusai mengikuti ratas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/6/2020).

Diungkapkannya, imbauan WHO kerap kali berubah-ubah. Misalnya, WHO pernah menyatakan orang yang tidak memiliki gejala (OTG) sangat kecil kemungkinannya melakukan penularan terhadap orang yang sehat.

Namun faktanya, di Indonesia, lebih dari 70 persen, bahkan ada di beberapa daerah yang mendekati 90 persen, OTG ternyata positif Covid-19.

“Apabila seseorang yang sudah positif Covid ini tidak menunjukkan gejala mungkin karena imunitas tubuhnya bagus. Tetapi dampaknya adalah ketika berdekatan dengan mereka yang punya komorbid, mereka yang memiliki penyakit penyerta, atau yang rentan seperti yang lanjut usia, maka kelompok OTG tadi sangat mungkin menulari mereka yang punya komorbid dan mungkin juga mereka yang rentan. Dampaknya sangat membahayakan,” jelas Doni Monardo.

Bahkan kalau melihat data terakhir, lanjutnya, hampir semua kasus kematian pasien positif Covid-19, sekitar 85 persen lebih adalah mereka yang memiliki komorbid hipertensi, diabet, ginjal, kanker, asma, TBC dan penyakit lainnya.

“Oleh karenanya kelompok rentan ini selalu kita ingatkan agar berhati-hati untuk melakukan kegiatan di luar rumah,” ujar Doni Monardo.

Namun imbauan tersebut akhirnya diperbaiki WHO. Bila dulu OTG dinyatakan kecil kemungkinan menulari, kini OTG memiliki kemungkinan besar menulari orang yang sehat.

“Nah akhirnya itu diperbaiki, bahwa WHO telah merevisi pernyataan mereka. Pernyataan WHO berubah-ubah terus,” ungkap Doni Monardo.

Maka ketika pernyataan WHO keluar terkait OTG tidak berbahaya, maka pemerintah tidak serta merta membenarkan pernyataan tersebut. Pemerintah menilai justru OTG yang paling berbahaya dalam penularan Covid-19. OTG bisa menjadi silent killer bila ternyata positif Covid-19.

“Oleh WHO pernah dimuat, munkgin dua minggu yang lalu. Kita sudah diskusi, apa enggak salah nih WHO. Ternyata bener, diralat lagi sama WHO. Apabila WHO salah memberikan penjelasan dan kita ikuti mentah-mentah dia punya petunjuk, maka dampaknya kita pasti akan terjadi penularan yang lebih banyak lagi,” terang Doni Monardo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Update Covid-19: Tambah 1.082, Kasus Positif Jadi 55.092

Pada Senin (29/6/2020), terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.082. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 55.092.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Jokowi Perintahkan RSKI Pulau Galang Rawat Pasien Covid-19

Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang di Batam diminta merawat pasien positif terinfeksi Covid-19 dengan kondisi sedang.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Dalam Waktu 3 Pekan, Zona Merah Covid-19 Turun 50%

Dalam waktu 3 pekan, jumlah daerah zona merah Covid-19 berhasil diturunkan 52,7 persen menjadi 57 daerah.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Kemkes Jelaskan soal Lambatnya Pencairan Tunjangan Tenaga Medis

Keterlambatan pencairan dana dikarenakan terlambatnya usulan pembayaran tunjangan tenaga kesehatan dari faskes dan dinkes.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Masyarakat Diminta Tidak Gunakan Hidroksiklorokuin-Deksametason Tanpa Resep Dokter

Penggunaan obat keras tanpa resep berbahaya dan memiliki efek samping.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Jokowi Minta Terobosan Baru dalam Penanganan Covid-19

Terobosan baru tersebut dapat berdampak pada percepatan penanganan pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Obat Covid-19 Wajib Penuhi Standar Kesehatan

Di seluruh dunia belum ada obat yang betul-betul dapat digunakan untuk menyembuhkan Covid-19.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Banyak Obat Diklaim Sembuhkan Covid-19, Ini kata Pakar

Sejumlah riset mengenai Covid-19 yang baru dipublikasikan menyebutkan fakta lain.

KESEHATAN | 28 Juni 2020

IDI: Dexamethasone Tidak Mencegah Covid-19, Hanya untuk Pasien Kritis

Dexamethasone tidak bermanfaat untuk pasien ringan apalagi digunakan untuk pencegahan (Covid-19) karena itu obat keras yang banyak efek sampingnya.

KESEHATAN | 28 Juni 2020

Banyak Obat Penangkal Covid-19 Beredar dengan Klaim Berlebihan

Pada Maret dan April banyak produk yang diklaim sebagai penguat penambah imunitas tubuh menghadapi corona.

KESEHATAN | 28 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS