Doni Monardo: Penanganan Covid-19 Butuh Integrasi Komponen di Daerah

Doni Monardo: Penanganan Covid-19 Butuh Integrasi Komponen di Daerah
Doni Monardo. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Lennny Tristia Tambun / FER Senin, 29 Juni 2020 | 18:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyebutkan, diperlukan langkah terintegrasi dari seluruh komponen yang ada di daerah untuk melakukan percepatan penanganan Covid-19.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan RSKI Pulau Galang Rawat Pasien Covid-19

"Perlunya langkah terintegrasi dari seluruh komponen yang ada di daerah. Ini betul-betul harus menjadi satu bagian,” kata Doni Monardo, seusai mengikuti ratas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/6/2020).

Karena itu, lanjut Doni, kelengkapan unsur dalam Gugus Tugas di tingkat provinsi, kabupaten dan kota harus diisi oleh seluruh elemen masyarakat. Sehingga setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pimpinan daerah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Terutama kebijakan yang berhubungan dengan upaya pencegahan, peningkatan disiplin dan kampanye penggunaan masker.

"Bapak Presiden pada saat kunjungan ke Jawa Timur kemarin menugaskan Gugus Tugas dan Kementerian Kesehatan untuk memproduksi lebih banyak lagi masker dan dibagikan ke masyarakat,” ujar Doni Monardo.

Baca Juga: Rekam Pandemi Sorot Perubahan Sosial Budaya Akibat Covid-19

Doni optimistis, apabila di tiap posko Gugus Tugas semua unsur bisa lengkap mewakili seluruh elemen masyarakat, maka seluruh masyarakat bisa saling memberikan dukungan. Sehingga masyarakat secara sukarela bisa memenuhi imbauan yang disampaikan Gugus Tugas maupun pemerintah.

Tidak hanya itu, percepatan penanganan Covid-19 juga dapat dilakukan bila seluruh informasi dan sosialisasi dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa lokal. Penggunaan istilah juga menggunakan bahasa yang dipahami dan akrab dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Sekali lagi penggunaan bahasa daerah penggunaan bahasa lokal, dan juga penggunaan istilah-istilah yang tepat ini sangat diperlukan sekali,” tuturnya.

Baca Juga: Zona Merah Covid-19 Turun 50%

Kepala BNBP ini mengungkapkan, Presiden Jokowi telah memerintahkan Gugus Tugas dan Kementerian Kesehatan untuk mendistribusikan lebih banyak lagi mesin PCR. Hingga saat ini, sudah ada 222 mesin PCR yang tersebar di seluruh daerah.

"Memang belum merata di seluruh kabupaten/kota atau di tingkat provinsi. Tetapi paling tidak hampir semua provinsi itu telah memiliki kemampuan untuk melakukan pemeriksaan spesimen sehingga tidak perlu lagi ada satu provinsi yang mengirimkan provinsi lainnya,” papar Doni Monardo.

Untuk penambahan tenaga dokter, Doni Monardo menerangkan, Menteri Kesehatan (Kemkes), Terawan Agus Putranto, telah mengumpulkan para dokter untuk dikerahkan membantu Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Masih Terdapat 57 Kabupaten/Kota Risiko Tinggi Covid-19

"Kemudian tahap kedua, nanti beberapa daerah lain yang memang masih memerlukan tenaga tambahan dokter. Demikian juga juga ventilator dan beberapa perlengkapan lainnya yang memang dibutuhkan dalam waktu dekat ini. Segera kebutuhan dari tiap-tiap daerah, terutama 57 kabupaten kota yang risiko tinggi akan segera kita berikan dukungan,” paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com