Asupan Herbal Bisa Mengatasi Obesitas
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-4.91)   |   COMPOSITE 6109.17 (-75.53)   |   DBX 1194.89 (-7.89)   |   I-GRADE 181.466 (-2.87)   |   IDX30 517.087 (-7.15)   |   IDX80 138.626 (-2.4)   |   IDXBUMN20 407.246 (-12.6)   |   IDXESGL 143.602 (-2.36)   |   IDXG30 142.274 (-2.12)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-6.81)   |   IDXQ30 148.355 (-2.1)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-5.09)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-10.82)   |   IDXV30 137.723 (-2.54)   |   INFOBANK15 1047.79 (-4.56)   |   Investor33 444.391 (-5.27)   |   ISSI 179.418 (-3.21)   |   JII 631.935 (-13.82)   |   JII70 220.815 (-4.74)   |   KOMPAS100 1231.17 (-17.67)   |   LQ45 963.139 (-14.38)   |   MBX 1681.26 (-22.31)   |   MNC36 327.223 (-3.57)   |   PEFINDO25 325.051 (-5.46)   |   SMInfra18 313.073 (-9.6)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-3.91)   |  

Urutan Kelima Penyebab Kematian di Dunia

Asupan Herbal Bisa Mengatasi Obesitas

Senin, 29 Juni 2020 | 21:53 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat yang mengalami obesitas atau kegemukan saat ini meningkat tiga kali lipat di hampir seluruh belahan dunia, mulai dari Amerika Utara, Inggris, Eropa Timur, Timur Tengah, Kepulauan Pasifik, Australia, dan Tiongkok.

Kegemukan merupakan isu yang banyak dihadapi berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia yang mengalami peningkatan setiap tahunnya akibat gaya hidup modern.

WHO mendefinisikan obesitas sebagai akumulasi lemak yang di luar kewajaran (abnormal), melampaui kebutuhan fisik sehingga menggangu kesehatan.

“Obesitas menduduki peringkat kelima penyebab kematian tertinggi di dunia, dan setiap tahun setidaknya 2,6 juta orang meninggal karena obesitas,” kata General Manager CV FLO Herbalindo Ferry Oktavianus dalam keterangan, Senin (29/6/2020).

Ferry mengatakan penderita obesitas lebih rentan untuk menderita beberapa jenis penyakit degeneratif, antara lain diabetes, serangan jantung, stroke, hingga kanker.

Mengutip worldometers.info yang realtime, jumlah penderita obesitas di dunia sebanyak 759.824.166 orang, dan terus bertambah. Sedangkan di Indonesia diperkirakan sebanyak 15,4% dari 260 juta penduduk.

“Artinya ada lebih dari 40 juta yang mengalami obesitas, dan mayoritas adalah wanita dibanding pria,” kata Ferry.

Dalam laporan Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) tahun 2018 juga disebutkan banyak masyarakat yang mengalami obesitas, hal ini menjadi perhatian serius karena jumlahnya terus meningkat. Tahun 2017, angka obesitas tercatat 10,5 persen, dan pada tahun 2018, tercatat berada pada angka 21,8 persen.

Menurut Ferry asal muasal kegemukan dan obesitas bisa bersumber dari makanan dengan gizi tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, hingga kurang tidur, dan tidur berlebih.

Salah satu cara mengatasi masalah obesitas yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia, FLO Herbalindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang herbal meluncurkan HSC (Herbal Slim Capsule), yang bisa menjadi solusi.

Disebutkan kandungan herbal dalam HSC mampu mengurangi kegemukan tiga kali lebih cepat, dan sudah lolos kelayakan dengan sertifikasi dari BPOM dan Halal MUI.

Ada empat jenis kandungan herbal yang dikemas dalam sebutir HSC ini, yaitu Garcinia Cambogia Fructus ekstrak, Guazuma Ulmifolia Follium, Murraya Paniculata Follium ekstrak, Zingiber Cassumunar Rhizoma ekstrak.

“Ramuan alami ini sudah melalui berbagai penelitian dan terbukti menurunkan berat badan,” ujar Ferry.

Dengan formula yang luar biasa ini, pihaknya memberikan garansi uang kembali apabila tidak ada perubahan.

Disebutkan HSC adalah produk pelangsing pertama di Indonesia yang berani memberikan garansi 100% apabila tidak ada perubahan. “Jadi konsumen tidak perlu takut mengkonsumsi produk ini,” ujarnya.

Ditambahkan setiap pembelian HSC, konsumen akan mendapat enam bonus yakni meteran badan, ebook diet golongan darah, ebook diet OCD, aplikasi kalkulator BMI, aplikasi hitung kalori, dan aplikasi pangkas lemak perut.

“Bonus-bonus ini merupakan edukasi yang bermanfaat bagi para konsumen dalam menjalani dan mengukur secara swadaya program penurunan berat badan,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hadapi Era Normal Baru, Anteraja Bagikan 50.000 Masker Gratis

Hadapi new normal, Anteraja membagikan masker secara gratis di sejumlah kota.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Pemahaman Orangtua soal Alergi Anak Perlu Ditingkatkan

Orangtua harus memahami gejala-gejala yang muncul.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Tambah Personel, Gugus Tugas Covid-19 Akan Libatkan Mahasiswa

Doni Monardo mengatakan pihaknya siap menambah personel TNI/Polri, tenaga medis, dan perlengkapan medis, hingga melibatkan mahasiswa di daerah.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Doni Monardo: Penanganan Covid-19 Butuh Integrasi Komponen di Daerah

Percepatan penanganan Covid-19 juga dapat dilakukan bila seluruh informasi dan sosialisasi dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa lokal.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Gugus Tugas: Tanpa Pendekatan Halus, Rapid Test Massal Rentan Penolakan

Pelaksanaan rapid test tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba karena bisa menimbulkan penolakan publik.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Gugus Tugas: Imbauan WHO soal Tes Usap Akan Disesuaikan dengan Kondisi Indonesia

Terkait imbauan WHO, pasien sembuh Covid-19 tidak perlu dilakukan swab dua kali, akan dikaji dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di Indonesia.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Update Covid-19: Tambah 1.082, Kasus Positif Jadi 55.092

Pada Senin (29/6/2020), terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.082. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 55.092.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Jokowi Perintahkan RSKI Pulau Galang Rawat Pasien Covid-19

Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang di Batam diminta merawat pasien positif terinfeksi Covid-19 dengan kondisi sedang.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Dalam Waktu 3 Pekan, Zona Merah Covid-19 Turun 50%

Dalam waktu 3 pekan, jumlah daerah zona merah Covid-19 berhasil diturunkan 52,7 persen menjadi 57 daerah.

KESEHATAN | 29 Juni 2020

Kemkes Jelaskan soal Lambatnya Pencairan Tunjangan Tenaga Medis

Keterlambatan pencairan dana dikarenakan terlambatnya usulan pembayaran tunjangan tenaga kesehatan dari faskes dan dinkes.

KESEHATAN | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS