Kelola Kekayaan Herbal untuk Vaksin Covid-19

Kelola Kekayaan Herbal untuk Vaksin Covid-19
Peneliti memperlihatkan daun Ketepeng yang telah digiling dan dikeringkan sebagai bahan baku pembuatan obat herbal yang diyakini bisa menjadi obat penenggulangan Covid-19, di Laboratorium Cara Pembuatan Obat Tradisional Baik (CPOTB) Pusat Penelitian Kimia LIPI, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (6/5/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Mohammad Defrizal)
Dina Fitri Anisa / EAS Rabu, 1 Juli 2020 | 23:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya, Malang, Prof Widodo menyebutkan, penggunaan herbal sebagai langkah pencegahan dianjurkan sambil menunggu rekomendasi vaksin maupun obat Covid-19 dari WHO.

“Saya yakin bahan alam yang bagus dan baik sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Banyak referensi bahan-bahan alami yang dimanfaatkan secara tradisional dan bisa digunakan sebagai antiviral, antiiflamasi dan imunomodulasi,” terang Prof Widodo dalam diskusi “Tangguh Hadapi New Normal", Rabu (1/7/2020).

Ia percaya bahan-bahan herbal memiliki kemampuan untuk bekerja secara sistemik membuat tubuh menjadi seimbang. Jika tubuh seseorang seimbang, maka kesehatannya pun dapat tetap terjaga dengan baik. Beberapa herbal yang sudah terbukti khasiat untuk meningkatkan imunitas antara lain, jahe, jahe merah, meniran, ekstrak nanas dan yang kini tengah menjadi pembicaraan para peneliti adalah, jamur cordyceps militaris.

Berdasarkan kajian yang dilakukannya, jamur cordyceps militaris merupakan salah satu bahan natural terbaik untuk memperkuat imunitas tubuh karena mengandung cordycepin, adenosine, dan polisakarida.

Ketiganya memiliki manfaat sebagai anti virus, anti inflamasi atau peradangan, berpotensi kurangi gejala sesak atau gangguan pernapasan, antioksidan, dan imunoregulator atau meningkatkan daya tahan tubuh.



Sumber: BeritaSatu.com