Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Jabar Tertinggi karena Klaster Secapa

Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Jabar Tertinggi karena Klaster Secapa
Ilustrasi pasien yang diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
Jaja Suteja / JAS Kamis, 9 Juli 2020 | 16:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jawa Barat (Jabar) mencatatkan diri sebagai provinsi dengan penambahan kasus positif Covid-19 hari ini Kamis (9/7/2020) yaitu 962. Jumlah ini sekaligus juga merupakan rekor bagi Jabar selama terjadi pandemi Covid-19.

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19, Achmad Yurianto, jumlah kasus harian di Jabar melonjak karena adanya penambahan kasus positif yang cukup banyak dari Klaster Secapa TNI AD Bandung. 

Menurut Achmad Yurianto, secara total ada 1.262 orang di lingkungan Secapa TNI AD di Bandung yang positif corona, berdasarkan hasil pemeriksaan sejak 29 Juni.

"Di klaster Secapa TNI AD yang kita dapatkan sebanyak 1.262 orang. Ini terdiri dari peserta didik dan tenaga pelatih di sana. Dari jumlah itu hanya ada 17 orang yang dirawat dan isolasi di rumah sakit di Cimahi dalam derajat keluhan ringan," jelasnya..

Kasus harian Covid-19 di Indonesia mencatatkan rekor baru pada hari ini, Kamis (9/7/2020), yakni mencapai 2.657. Achmad Yurianto menyebut dalam 24 jam sampai hari ini, Kamis (9/7/2020) didapat kasus baru positif Covid-19 sebanyak 2.657, sehingga akumulasinya menjadi 70.736.

Kasus baru tersebut memecahkan rekor terbanyak harian sebelumnya yang terjadi pada Rabu, 8 Juli 2020 yakni 1.853.

"Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 23.832 sehingga total spesimen yang diperiksa 992.832. Dari jumlah yang diperiksa tersebut tambahan kasus positif terkonfirmasi 2.657 orang sehingga total kasus 70.736," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

"Dari sebarannya Jawa Barat melaporkan kasus tertinggi yakni 962 kasus baru dan 27 orang sembuh, Jawa Timur 517 dan 263 sembuh, DKI Jakarta ada 284 kasus baru dan sembuh 221 orang, Sulawesi Selatan 130 kasus baru dan sembuh 189 orang, Sulawesi Utara 126 kasus baru dan sembuh 27 orang, Jawa Tengah 120 kasus baru dan 30 sembuh," tambah Achmad Yurianto.

Pasien Cavid-19 yang sembuh berjumlah 1.066 sehingga total menjadi 32.651. Untuk pasien meninggal ada penambahan sebanyak 58 orang sehingga menjadi 3.417.

Adapun orang dalam pemantauan (ODP) ada 38.498. dan pasien dalam pemantauan (PDP) sebanyak 13.732. Sudah ada 457 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak.

Pada hari Kamis, selain Jabar juga terdapat 7 provinsi lain yang memiliki penambahan kasus harian di atas 100, yakni Jawa Timur (517, sembuh 263), DKI Jakarta (284:221), Sulawesi Selatan (130:189), Sulawesi Utara (126:27), Jawa Tengah (120:30), Kalimantan Selatan (108:23), dan Sumatera Utara (108:11). 

Penambahan kasus harian terbanyak lainnya terdapat di Sumatera Selatan (56:4), Bali (53:92), Maluku Utara (40:3), Nusa Tenggara Barat (29:12), Papua (27:57), Kalimantan tengah (23:10), dan Banten (11:24).

Terdapat 15 provinsi yang memilikipenambahan kasus positif kurang dari 10. Provinsi tersebut yakni DI Yogyakarta (8 dan sembuh 2), Kalimantan Utara (8:9), Maluku (8:21), Kalimantan Timur (6:8), Sulawesi Tenggara (6:5), Papua Barat (6:0), Sumatera Barat (5:8), Bengkulu (4:0), Kalimantan Barat (3:2), Kepulauan Riau (3:12), Riau (2:1), Aceh (1:3), Jambi (1:0), Lampung (1:1), Sulawesi Barat (1:0).     

Hanya empat provinsi yang melaporkan tak ada penambahan kasus positif hari ini yaitu Bangka Belitung, Sulawesi tengah,Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo. 

Sementara jumlah kumulatif atau total kasus positif Covid-19 tertinggi masih ditempati Jatim 15.484, DKI Jakarta 13.488, Sulawesi Selatan 6.488, Jawa Tengah 5.203, Jawa Barat 4.843, dan Kalimantan Selatan 3.926. Provinsi dengan kasus positif paling sedikit yakni Aceh dengan 90. 



Sumber: BeritaSatu.com