WHO: Banyak Negara Menuju ke Jalan yang Salah

WHO: Banyak Negara Menuju ke Jalan yang Salah
Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan pidato penutupan dalam pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia di markas WHO di Jenewa, Swiss, 19 Mei 2020. (Foto: AFP)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Selasa, 14 Juli 2020 | 07:03 WIB

Jenewa, Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Amerika Serikat dan Brasil menyumbang separuh dari total kasus baru harian Covid-19 secara global. Menurut data WHO, AS dan Brasil mencatat 111.319 kasus pada hari Minggu lalu, kira-kira setengah dari angka resmi yang dilaporkan negara-negara ke WHO.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pun tampaknya sudah mulai "gerah" dengan negara-negara yang "bandel".

"Terus terang saja, terlalu banyak negara yang menuju ke jalan yang salah. Di beberapa negara, kita melihat kasus Covid-19 naik lagi dan bangsal-bangsal rumah sakit penuh lagi. Tampaknya banyak negara mengalami kemunduran karena tidak menerapkan cara-cara yang terbukti mengurangi risiko penyebaran," kata dia dalam konferensi pers pada Senin (13/7/2020) malam di Jenewa (Selasa dini hari di Indonesia).

Pekan lalu, Tedros memperingatkan seluruh negara bahwa pandemi Covid-19 masih belum terkendali, malah masih terus bertambah. Dalam enam minggu terakhir, total kasus Covid-19 bertambah dua kali lipat. Dia juga mengatakan kehidupan tidak akan kembali normal dalam waktu dekat ini. Satu-satunya cara untuk move on adalah dengan mencegah penularan dan mempraktikkan pembatasan sosial.

Di AS, Negara Bagian Florida mencatat 15.000 kasus baru pada hari Minggu, menembus rekor harian sebelumnya. Kini kasus di Florida melebihi negara dengan populasi yang lebih besar seperti Spanyol, Italia, dan Prancis. Total, terdapat 3,3 juta kasus Covid-19 di AS dengan korban jiwa mencapai 135.205 orang, menurut data Johns Hopkins University.

Baca juga: WHO: Beberapa Negara Mungkin Harus Kembali Lockdown



Sumber: CNBC.com