Pasien Rawat Inap di RSD Wisma Atlet Naik Jadi 1.220 Orang

Pasien Rawat Inap di RSD Wisma Atlet Naik Jadi 1.220 Orang
Pemerintah fungsikan Wisma Atlet Kemayoran saat ini sebagai Rumah Sakit Darurat penanganan penyembuhan pasien Covid - 19, Jakarta, Senin 25 Mei 2020. Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran saat ini menampung kurang lebih 3000 pasien positif Covid - 19. (Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah)
Carlos Roy Fajarta / WBP Rabu, 15 Juli 2020 | 13:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta kembali meningkat menjadi 1.220 orang pada Rabu (15/7/2020).

"Lonjakan beberapa hari terakhir ini bukan karena berasal dari imported case (anak buah kapal/ABK & pekerja migran Indonesia/PMI) yang datang dari luar negeri saja, tapi juga masyarakat Jakarta yang sudah berstatus positif Covid-19 dan harus dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran," ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian.

Baca juga: Sepekan Terakhir, Pasien RSD Wisma Atlet Tembus 1.000 Orang

Dikatakannya, hari ini ada penambahan 70 pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet Kemayoran dari sebelumnya 1.150 orang menjadi 1.220 orang. Pasien rawat inap ini terdiri dari 636 laki-laki dan 563 perempuan. Dari jumlah pasien tersebut, sebanyak 1.140 pasien positif dari hasil swab test, 45 orang reaktif dari hasil rapid test, 34 orang paseian dalam pengawasan (PDP), dan 1 orang orang dalam pemantauan (ODP).

Sehingga total ada 6.638 orang pasien terdaftar di RSD Wisma Atlet Kemayoran sejak menerima pasien pada 23 Maret 2020 lalu. Dari total jumlah itu, sebanyak 4.539 orang pasien sudah keluar dengan. Perinciannya 4.308 orang sembuh dan 166 orang pasien dirujuk ke Rumah Sakit (RS) lainnya yakni RSPAD Gatot Soebroto, RS Persahabatan, RSPI Sulianti Saroso, RSAL Mintohardjo, RSUP Fatmawati, RS Pasar Minggu, RS Mitra Keluarga, RS Pelni, RS Duren Sawit, RS Polri, RSUD Tarakan, RSUD Koja, RS Primer Jatinegara, RS Pertamina, RS MMC Kuningan, RS Hermina, RS Carol, RS Murni Teguh.

Untuk jumlah ABK dan PMI yang datang ke Indonesia dari negara asal bekerja akibat dampak pandemi Covid-19 hingga Rabu (15/7/2020) pukul 8.00 pagi berjumlah 50.879 orang. Dari jumlah pekerja migran itu, 3.229 orang dikarantina, dan sisanya telah kembali ke rumah masing-masing karena dinyatakan sembuh. Pada hari ada 474 orang positif Covid-19 dari klaster ABK & PMI ini (bertambah 12 orang dari kemarin 462 orang).



Sumber: BeritaSatu.com