Gunakan Masker Kain? Pastikan Hal Ini Agar Efektif Cegah Covid-19

Gunakan Masker Kain? Pastikan Hal Ini Agar Efektif Cegah Covid-19
ilustrasi masker kain (Foto: ist / ist)
Yudo Dahono / YUD Senin, 27 Juli 2020 | 13:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi virus corona (Covid-19) membuat penggunaan masker menjadi hal yang wajib dilakukan. Begitu pula dengan masker kain buatan sendiri.

Berdasarkan hasil studi video yang dipublikasikan di Journal Thorax, 23 Juli 2020 lalu, masker kain buatan sendiri setidaknya harus memiliki dua lapis bahan agar efektif mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Tidak Bermasker di Bogor Denda Rp 150.000

Menggunakan sistem pencahayaan LED serta kamera berkecepatan tinggi, tim riset dari Australia merekam pemencaran aerosol yang dapat dihasilkan oleh seorang subjek saat berbicara, batuk serta bersin. Subyek merefleksikan seorang individu yang sehat tanpa penyakit pernafasan yang berarti saat batuk dan bersin mengeluarkan tenaga yang "normal" yang juga mungkin dilakukan pasien Covid-19 tanpa gejala.

Masker kain satu lapis yang digunakan sebagai bahan percobaan memakai kain dari kaus yang dilipat serta diikat dengan ikat rambut, sementara itu masker dua lapis dibuat berdasarkan standar yang sudah ditetapkan oleh Centers for Disease Control and Prevention dari Amerika Serikat.

Baca juga: Tidak Pakai Masker, Warga Kota Jambi Didenda Rp 50.000

Dalam review hasil rekaman tersebut, tim membuat peringkat keefektifan tiga masker kain begitu pula dengan masker operasi - yang menjadi opsi paling efektif mencegah virus corona.

Secara keseluruhan korelasi antara jumlah lapisan kain serta efisiensi pemakaian masker begitu jelas - semakin banyak lapisan masker, semakin efektif masker tersebut melindungi penyebaran droplet. Pada rekaman terlihat bahwa masker dengan satu lapis kain nyaris tidak menghalangi penyebaran droplet sama sekali, di mana terlihat droplet menyebar dengan mudah menembus lapisan masker.

Baca juga: Ganjar Pranowo Tidak Tega Denda Warganya yang Tidak Pakai Masker

Selain jumlah lapisan masker, cara menjahit juga memiliki pengaruh terhadap efektivitas masker saat digunakan. Masker yang dijahit menurut standar yang telah diberikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) lebih efektif dibanding masker yang dijahit menggunakan kain kaus biasa dan dijepit menggunakan ikat rambut.

Inilah mengapa saat Anda menggunakan masker kain, pastikan masker tersebut memiliki tidak hanya satu lapis bahan, minimal dua lapis dan ideal tiga lapis sehingga efektif mencegah penyebaran Covid-19. Gunakan pula masker yang sudah dijahit sesuai standar dari CDC seperti disebutkan sebelumnya.



Sumber: MSN