Dorong Gerakan Menyusui di Masa Pandemi Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pekan Menyusui Sedunia 2020

Dorong Gerakan Menyusui di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 5 Agustus 2020 | 20:11 WIB
Oleh : Dina Manafe / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 berimbas pada banyak hal termasuk tingkat keberhasilan menyusui di hampir seluruh negara di dunia. Oleh karena itu, Pekan Menyusui Sedunia tahun 2020 yang berlangsung hingga tanggal 7 Agustus memberikan pesan pentingnya menyusui bagi keberlangsungan dan kesehatan bumi serta generasi di masa mendatang.

Untuk itu perlu didorong upaya persiapan masa menyusui untuk keberhasilan inisiasi menyusu dini (IMD) khususnya di masa pandemi Covid-19 ini untuk generasi sehat di masa datang. Salah satunya melalui pemanfaatan bahan alam Indonesia sebagai laktagogue.

Konselor laktasi sekaligus pengurus pusat Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI), dr. Fenny Yunita, mengatakan, pandemi Covid-19 menurunkan aktivitas inisiasi menyusu dini (IMD). Kunjungan ibu hamil dibatasi, sehingga layanan konseling laktasi sebelum melahirkan yang merupakan salah satu kunci keberhasilan menyusui juga terhambat.

“Belum lagi ibu melahirkan yang positif Covid-19 yang membuat IMD tidak berjalan karena menghindari kontak erat dengan ibu sehingga menyusui sesering mungkin sesuai kebutuhan bayi juga tak terlaksana, demikian pula pemberian ASI perah yang sulit terlaksana,” kata dr Fenny dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Selasa (5/8/2020).

Baca Juga: Presiden: Pelayanan Ibu Hamil dan Balita Jangan Berhenti di Tengah Pandemi Covid-19

di Jakarta, Selasa (5/8/2020).Oleh karena itu, dr Fenny mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan menyusui khususnya di masa pandemi Covid-19. Dengan menyusui berarti para keluarga mengambil peranan untuk mendukung kesehatan planet dan masyarakatnya. Ini sejalan dengan tema Pekan Menyusui Sedunia 2020 “Dukung Menyusui untuk Bumi yang Lebih Sehat”. Air susu ibu (ASI), menurut Fenny adalah makanan alami yang diproduksi dan diberikan pada konsumennya tanpa mengakibatkan polusi, tanpa kemasan dan limbah.

“Jika kita mendukung ibu menyusui maka kita juga mengurangi polusi udara, air, dan tanah kita, melindungi generasi muda di masa depan. Menyusui juga menjamin ketahanan pangan bagi generasi muda kita pada kondisi gawat darurat maupun kondisi bencana alam,” kata dr Fenny.

IMD memberikan ASI segera setelah bayi dilahirkan, yaitu sekitar 30 menit sampai 1 jam pascapersalinan. Dalam proses ini, bayi yang baru saja dilahirkan akan dibiarkan untuk mencari puting susu ibunya tanpa bantuan siapapun.

Masalah lainnya yang juga muncul terkait menyusui adalah kurangnya kepercayaan diri terhadap produksi ASI yang mencukupi bagi buah hati. Karenanya para ibu diharapkan tidak terjebak dengan memberikan makanan selain ASI.

Baca Juga: Amankah Menyusui Bayi jika Ibu Positif Covid-19?

“Biasanya, para ibu memilih untuk menggunakan laktagogue untuk meningkatkan produksi ASI, baik berupa bahan alami maupun dari bahan kimia,” kata Fenny.

Menurut Fenny, ada beberapa bahan alam yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan keberhasilan menyusui. Misalnya daun katuk, daun torbangun (bangun-bangun), daun kelor, klabet, kacang-kacangan dan berbagai jenis bahan lainnya.

Beberapa di antaranya telah diteliti dan terbukti meningkatkan kadar prolaktin, oksitosin, maupun volume ASI, dan peningkatan berat badan bayi. Ada juga teknik lain yang lazim dilakukan, misalnya dengan akupunktur ataupun pijat laktasi yang juga terbukti efektif meningkatkan produksi ASI.

“Namun dari semua itu, kunci peningkatan produksi ASI adalah seringnya para ibu menyusui dan memerah,” kata Fenny.

Baca Juga: Inilah Tiga Makanan Utama untuk Melancarkan Air Susu Ibu

Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) PT Dexa Medica Dr. Raymond Tjandrawinata mengatakan, sebagai lembaga riset pihaknya mendukung keberhasilan menyusui dengan mengembangkan bahan alam seperti daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus sebagai ASI booster.

Ketiga bahan baku alam tersebut diproses dengan teknologi advanced fractionation technology, memiliki aktivitas biologis dan kemurnian tinggi untuk menghasilkan fraksi bioaktif galatanol. Galatanol yang merupakan fraksi bioaktif kombinasi dari daun katuk dan daun torbangun telah terbukti memiliki efek untuk merangsang produksi ASI dalam produk Herba Asimor.

Herba Asimor terdiri dari daun katuk yang memberikan peningkatan signifikan dalam ekspresi gen prolaktin dan oksitosin, yaitu hormon yang berperan penting dalam proses menyusui sehingga dapat meningkatkan produksi ASI. Sementara daun torbangun dapat meningkatkan kadar prolaktin dan meningkatkan aktivitas sel epitel dan metabolisme kelenjar susu sehingga produksi ASI meningkat 65% tanpa mengubah kualitas gizi susu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cek Varian Omicron, Satgas: Pemeriksaan WGS Dilakukan Acak

Guna mendeteksi varian baru termasuk Omicron pada kasus Covid-19 dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) secara random.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Indonesia Kembali Terima Hampir 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Pemerintah Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 dengan jumlah hampir tiga juta dosis yang berasal dari donasi Pemerintah Jerman dan Swedia.

KESEHATAN | 26 November 2020

Kasus Covid-19 Melonjak, Forum Pemred Dorong Konferensi Pers Dilakukan Virtual

Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Forum Pemred mengimbau agar kegiatan konferensi pers dilakukan secara daring atau online.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Kasus Harian 9.905, Jakarta Sumbang 4.558 Kasus Baru

Hari ini Kementerian Kesehatan melaporkan penambahan 9.905 kasus baru Covid-19 dengan penambahan terbanyak dari DKI Jakarta yang mencapai 4.558 kasus baru

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Capai 127.164.526 Suntikan

Untuk vaksinasi Covid-19 dosis lengkap telah mencapai 127.164.526 suntikan atau sebesar 61% dari target sasaran vaksinasi

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Ini Cara Mengakses Layanan Telemedisin Bagi Pasien Omicron

Pasien Covid-19 varian Omicron dapat memperoleh layanan telemedisin isolasi mandiri dengan prosedur berikut.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Naik 22%, Kasus Harian Dekati 10.000

Hari ini, Jumat (28/1/2022), kasus harian Covid-19 di Indonesia, naik 22% dari kemarin, Kamis (27/1/2022), menjadi 9.905 kasus

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Jokowi: Pemerintah Sudah Siap Hadapi Lonjakan Omicron

Jokowi mengatakan pemerintah sudah melakukan banyak persiapan untuk menghadapi lonjakan varian baru Covid-19, Omicron.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Omicron Meningkat, Presiden: Tetap Tenang, Tidak Panik

Jokowi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyusul kenaikan signifikan kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Tjandra Yoga: BA.2 Merupakan Subvarian Omicron Terbaru

Tjandra Yoga Aditama mengatakan, BA.2 (stealth Omicron) merupakan subvarian Omicron terbaru yang sedang meningkat di sejumlah negara

KESEHATAN | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 28 Januari 2022

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 28 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings