Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi, IDAI: Anak-anak Sebaiknya di Rumah Saja
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi, IDAI: Anak-anak Sebaiknya di Rumah Saja

Kamis, 27 Agustus 2020 | 23:45 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merilis rekomendasi terbaru pada Kamis (27/8) yang meminta anak untuk tetap berada di rumah. Artinya, IDAI konsisten untuk tidak merekomendasikan kegiatan apa pun bagi anak di luar rumah, termasuk belajar tatap muka di sekolah. Alasannya, angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 pada anak maupun dewasa masih sangat tinggi di Indonesia.

“Perlu diingat, kecepatan bernapas anak per menit lebih tinggi dibanding dewasa, tinggi badan lebih rendah sehingga dapat menerima percikan saluran napas dari dewasa lebih mudah pula mereka tertular virus tersebut,” terang anggota Satuan Tugas Covid-19 IDAI, Anggraini Alam saat dihubungi Suara Pembaruan, Kamis (27/8/2020).

Rekomendasi ini dibuat berdasarkan pertimbangan keadaan lokal, kultural, serta aspek-aspek perkembangan anak dalam membangun kebiasaan kesehatan dan interaksi sosial yang baik untuk anak selama masa pandemi.

Seluruh kegiatan di dalam rumah disarankan sampai situasi Covid-19 di Indonesia memenuhi kriteria epidemiologi WHO, kecuali ada kebutuhan yang mendesak seperti ke rumah sakit. Menurut IDAI, imbauan ini tidak boleh dianggap remeh mengingat, anak-anak sangat potensial tertular virus SARS-CoV-2.

Jika dalam keadaan mendesak anak terpaksa keluar rumah, maka orang tua diharapkan memfasilitasi buah hatinya dengan pelindung diri seperti masker dan faceshield. Tentu saja orang tua maupun pengasuh wajib melakukan pengawasan yang ketat.

Masker boleh tidak digunakan bila anak memiliki masalah medis seperti gangguan mental dan kognisi, serta penyakit jantung dan paru kronik. IDAI juga tidak menyarankan agar anak-anak di bawah usia dua tahun menggunakan masker. Sebagai alternatif, orang tua bisa memakaikan anaknya faceshield atau menggunakan kereta dorong berpenutup.

“Karena anak usia di bawah dua tahun kemungkinan masih kurang untuk berkomunikasi dengan terperinci bila tidak nyaman saat menggunakan masker. Berbeda dengan yang lebih besar, mereka sudah mampu menginfokan bila masker terlalu rapat atau tidak nyaman untuk bernapas,” terangnya.

Namun Anggraini mengingatkan, penggunaan masker, faceshield, dan alat pelindung diri lainnya tidak serta merta mencegah infeksi Covid-19. Perlindungan terbaik saat ini untuk mencegah paparan infeksi adalah dengan tetap berada di rumah.

“Jadi, jangan dulu ke mal atau tempat wisata. Rumah kini adalah ruang paling aman untuk melindungi anak di masa pandemi,” tuturnya.

Bahagia di Rumah
Anggraini mengatakan, hingga kini belum ada kasus yang menyatakan bahwa tinggal di rumah akan mengganggu psikologis anak-anak. Justru sebaliknya, anak akan merasa lebih nyaman dan tenang berada di rumah berkumpul bersama orang-orang yang mencintainya dan mendapatkan perhatian.

Ia mengatakan, inilah peran penting dari orang tua karena setiap mereka tentunya lebih memahami apa yang dibutuhkan anak-anaknya. Berikan waktu dan perhatian agar anak-anak tetap sehat dan ceria di masa pandemi ini.

Bagi orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya, terang dia, bukan berarti mereka tidak dapat membahagiakan anak-anaknya. Sebab, yang terpenting bukanlah kuantitas tetapi kualitas.

“Orang tua memang harus putar otak dalam mengasah, mengasuh, dan mendidik anak di saat pandemi ini. Kita ajarkan anak tentang pentingnya hidup bersih dan juga melatih kesabarannya. Dengan demikian, setelah pandemi usai, anak-anak kita menjadi anak yang siap untuk beraktivitas dan menjalankan protokol kesehatan secara otomatis di mana pun dan kapan pun mereka berada,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Disiplin Prokes dan Vaksinasi, Kunci Ubah Pandemi Jadi Endemi

Untuk melanjutkan transisi pandemi menuju endemi, maka masyarakat perlu meningkatkan kesadaran pentingnya protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi

KESEHATAN | 18 September 2021

Sentra Vaksinasi Covid-19 MNC Peduli di Bogor Dihadiri Miss Indonesia

Sentra Vaksinasi Covid-19 yang dihelat MNC Peduli bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas Curugbitung dihadiri Miss Indonesia 2020 Carla Yules.

KESEHATAN | 18 September 2021

Update Covid-19: Tren Kasus Aktif Menurun, Tetap Waspada

Penanganan Covid-19 di Tanah Air terus membaik namun harus tetap waspada

KESEHATAN | 18 September 2021

Mendagri Minta Pemerintah Desa Serius Tangani Stunting

Menurut Mendagri Tito Karnavian bila masalah stunting ini tidak ditangani dengan baik, maka Indonesia Emas 2045 hanya sebatas mimpi.

KESEHATAN | 18 September 2021

Soal Labelisasi Bahaya BPA, Ketua JPKL: Tindakan BPOM Sudah Tepat

Ketua JPKL Roso Daras menyebutkan keputusan BPOM untuk melabeli kemasan plastik No.7 seperti galon guna ulang polikarbonat sudah tepat.

KESEHATAN | 18 September 2021

Menko Luhut: Kondisi Makin Membaik, Jangan Lengah

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan tetap waspada supaya Covid-19 tidak naik lagi.

KESEHATAN | 18 September 2021

Apakah Kita Perlu Vaksin Booster? Data di Dunia Ternyata Menunjukkan Hal Ini

Orang-orang yang divaksinasi lebih awal dalam pandemi sekarang lebih rentan terhadap mutasi infeksi, terutama dalam menghadapi varian Delta.

KESEHATAN | 18 September 2021

Pengiriman Pertama Donasi 4,6 Juta Vaksin Pfizer dari AS untuk Indonesia Tiba

Pemerintah dan rakyat Amerika Serikat (AS) menyatakan dukungan sepenuhnya bagi rakyat Indonesia dalam perang melawan Covid-19.

KESEHATAN | 18 September 2021

Ayo Melangkah Sebanyak Ini untuk Peluang Umur Panjang, Jangan Berlebih

Untuk meningkatkan peluang kita berumur panjang, kita mungkin harus mengambil setidaknya 7.000 langkah sehari atau berolahraga lebih dari 2,5 jam per minggu.

KESEHATAN | 18 September 2021

Tes Covid-19 Menurun, Ini Penjelasan Kemkes

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tes Covid-19 mengalami penurunan beberapa hari terakhir karena ada perbaikan data.

KESEHATAN | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

BOLA | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings