BPOM Upayakan Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19

BPOM Upayakan Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19

Selasa, 1 September 2020 | 21:54 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito, menegaskan pemerintah terus mengupayakan percepatan penanganan Covid-19, dan pengembangan vaksin Covid-19.

"Pemerintah terus mengupayakan percepatan penanganan Covid-19 termasuk juga dengan pencarian, juga terlibat dalam pengembangan dan penyediaan alternatif obat dan vaksin untuk penanganan Covid-19 ini," kata Penny Lukito dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Berdasarkan data organisasi kesehatan dunia (WHO) per 28 Agustus 2020, lanjut Penny Lukito, sudah ada 33 kandidat vaksin dalam tahap uji klinis dan 143 kandidat vaksin lain dalam tahap uji.

Sedangkan di Indonesia, sudah ada dua jalur pengembangan vaksin, yaitu pertama, pengadaan vaksin merah putih yang dikembangkan oleh Kemenristek/Badan Ristek Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

"Badan POM telah membuat roadmap tahapan pengembangan vaksin yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan data pre klinik, klinik dan mutu dari vaksin yang akan dibuat," ujarnya.

Roadmap yang dibuat BPOM telah disampaikan kepada Menristek pada 14 Agustus 2020 lalu dan akan dilanjutkan dengan forum grup diskusi bersama pemangku kepentingan terkait sebagai tahapan pengembangan vaksin.

"Sehingga vaksin ini tahapan pengembangannya kan sesuai dengan waktu yang sudah kita rencanakan ya dengan percepatan tentunya dan segera memenuhi kebutuhan untuk program nasional sekitar pada awal tahun 2020," terang Penny Lukito.

Selanjutnya, jalur kedua adalah pemerintah terus mengembangkan kerja sama internasional yang sudah ada dalam pendampingan BPOM. Kerja sama internasional itu antara lain, Sinovac dengan PT Bio Farma, Sinofarm dengan PT Kimia Farma, Grup 42 dari Uni Emirat Arab dengan PT Kimia Farma dan Vaksin Geniceline dengan PT Kalbe Farma.

"Vaksin Geniceline dengan PT Kalbe Farma dan juga beberapa komunikasi dengan negara lain yang saya kira sudah memulai tahap-tahap pengembangan selanjutnya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Penny menjelaskan, perkembangan dari uji klinis vaksin Sinovac -Bio Farma fase III yang sudah dimulai pada 11 Agustus 2020 oleh tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Adapun target subjek sebanyak 1.620 relawan yang akan disuntik.

Kabar uji klinik ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terbukti, saat ini sudah ada 1.800 relawan yang telah mendaftar sebagai subjek uji klinik. Hingga akhir Agustus 2020, sekitar 500 subjek relawan yang direkrut sudah dilakukan penyuntikkan.

"Sentunya sesuai dengan rencana saat ini sudah ada 1.800 sukarelawan yang telah mendaftar sebagai subjek uji klinik dan hingga akhir Agustus 2020 ini terdapat kurang lebih 500 subjek yang telah direkrut dan sudah mendapatkan tahapan penyuntikan," jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO Ingatkan Bahaya Laten Nasionalisme Vaksin

Vaccine nationalism adalah pengembangan vaksin yang hanya diperuntukkan untuk kepentingan nasional atau satu negara saja.

KESEHATAN | 1 September 2020

Selain Murah, Tes Serologi Janjikan Hasil Objektif

Selain sensitivitas yang tinggi, keunggulan lain dari tes serologi antibodi adalah tingkat spesifisitas lebih dari 99.81 persen.

KESEHATAN | 1 September 2020

Kasus Positif Covid-19 Tambah 2.775, DKI Jakarta Tetap Terbanyak

Kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Selasa (1/9/2020), mencapai 2.775. DKI Jakarta teratat masih menjadi "penyumbang" terbanyak dengan 901 kasus.

KESEHATAN | 1 September 2020

Peran Nutrisi Seimbang Bagi Tumbuh Kembang Anak

Nutrisi seimbang sangat penting bagi tumbuh kembang anak.

KESEHATAN | 1 September 2020

Update Covid-19: Tambah 2.775, Kasus Positif di Indonesia Jadi 177.571

Terdapat penambahan 2.775 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir hingga Selasa (1/9/2020) 12.00 WIB. total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 177.571.

KESEHATAN | 1 September 2020

Inilah Keuntungan Program Merdeka dari Covid-19 Siloam Hospitals

Inilah keuntungan program Merdeka dari Covid-19 ala Siloam Hospitals.

KESEHATAN | 1 September 2020

Siloam Hospitals Ajak Masyarakat Merdeka dari Covid-19

Siloam Hospitals Group dan Lippo Group meluncurkan program Merdeka dari Covid-19.

KESEHATAN | 1 September 2020

Tahap Pembuatan Benih Vaksin Merah Putih Sudah 40 Persen

Direncanakan vaksin Merah Putih ini akan dapat dilakukan uji klinisnya pada awal tahun depan. Kemudian ditargetkan dapat diproduksi pada pertengahan tahun 2021.

KESEHATAN | 1 September 2020

Jokowi Minta Kepala Daerah Turunkan Angka Kematian Covid-19

Tingkat kesembuhan yang meningkat membawa dampak bagi penurunan kasus aktif Covid-19.

KESEHATAN | 1 September 2020

50% Masyarakat Indonesia Akan Gunakan Vaksin Merah Putih

Indonesia membutuhkan 350 juta dosis vaksin untuk memenuhi tingkat kekebalan tubuh.

KESEHATAN | 1 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS