Logo BeritaSatu

Enam Bulan Pandemi, Angka Penularan Covid-19 Semakin Tinggi

Rabu, 2 September 2020 | 19:56 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Selama enam bulan terakhir, angka penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat masih belum melandai. Hal ini dilihat dari positivity rate Covid-19 di Indonesia yang meningkat dalam tiga bulan terakhir.

Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah menjelaskan, positivity rate adalah persentase orang yang memiliki hasil tes positif Covid-19 dibandingkan jumlah orang yang dites. Jadi, ketika penularan di masyarakat semakin banyak, maka angka positivity rate-nya semakin tinggi.

Dewi menjelaskan, pada Juni 2020, positivity rate Covid-19 nasional berada di angka 11,71%. Sebulan berikutnya atau Juli 2020, positivity rate naik menjadi 14,29%. Pada Agustus 2020, positivity rate naik lagi menjadi 15,43%.

Ini menunjukkan, positivity rate di Indonesia lima kali lipat dari target organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO), yakni di bawah 5%. Menurut Dewi, kontribusi terbesar positivity rate nasional ini berasal dari pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Positivity rate lebih banyak dari pasien yang datang ke rumah sakit. Jadi memang karena beberapa daerah saja melakukan active case finding, sehingga yang kita lihat orang datang ke rumah sakit sekitar 60 atau 70% dari angka yang ada di sini, positivity rate," ujar dia dalam diskusi daring BNPB bertajuk, Covid-19 dalam Angka, Rabu (2/9/2020).

Dengan penyebaran yang terus meningkat, akibat yang timbul adalah jumlah kasus yang turut melonjak. Dalam sepekan terakhir ia mengungkap bahwa kasus di Indonesia meningkat 32,9%. Dewi mengatakan kenaikan ini kemungkinan disebabkan dari efek libur panjang bulan Agustus lalu.

"Bahwa memang pada pekan terakhir di Indonesia ini terjadi kenaikan kasus dalam waktu 1 minggu yang tinggi sekali 32,9%. Kemarin pada saat saya lakukan analisis itu saya juga cukup kaget, ini apa yang terjadi di pekan terakhir, kenapa naiknya, sebelumnya 3 minggu ini cukup cukup stabil, naik 4%, turun 0,1%, tiba-tiba di pekan terakhir naik sampai 32,9% dari pekan sebelumnya," jelasnya.

Dewi mengatakan kenaikan kasus Corona paling banyak di Pulau Jawa yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah menjadi daerah penyumbang kasus tertinggi di pekan terakhir. Padahal, kata Dewi, kenaikan kasus di daerah ini sebelumnya tidak terlalu tajam.

"Mobilitas di Pulau Jawa kan juga cukup sangat tinggi sekali terutama liburan kemarin, liburan panjang. Kita akan melihat adanya mobilitas penduduk pasti akan meningkatkan resiko penularan," tutur Dewi.

Selanjutnya, ia pun mengungkap bahwa persoalan di atas pada akhirnya akan menimbulkan efek domino yang berkelanjutan. Salah satunya adalah angka kematian di Indonesia yang terus beranjak melewati rata-rata dunia.

“Kemajuan untuk menurunkan kematian akibat Covid-19 di Indonesia berjalan cukup lambat. Ini terlihat dari persentase kematian akibat Covid-19 Indonesia per 16 Agustus 2020 yaitu 4,39%. Sedangkan kematian di dunia yaitu 3,54%,” ungkapnya.

Kemudian per 23 Agustus 2020, persentase kematian akibat Covid-19 di Indonesia 4,4%, sedangkan persentase kematian dunia 3,45%. Terbaru, persentase kematian akibat Covid-19 di Tanah Air per 30 Agustus 2020 yaitu 4,27% versus persentase kematian tingkat dunia sebesar 3,36%.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak nomor empat di dunia, pihaknya meminta semua pihak ikut mengukur kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Karena itu, ia meminta semua pihak harus paham jangan sampai tertular, jangan sampai sakit, dan jangan sampai harus pergi ke rumah sakit.

Obat Pencegah
Dalam kesempatan yang sama, promotor Kesehatan Masyarakat/Komunikasi Publik Satgas Covid-19, Lula Kamal mengatakan, dalam menghadapi pandemi ini, obat pencegahan yang terbaik adalah melakukan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin.

“Mengingat vaksin belum kita miliki, dan obat yang paten juga belum ada. Jadi yang paling benar adalah lakukan dengan disiplin protokol menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker,” jelasnya.

Ia pun mengatakan, yang bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 ini bukanlah dokter ataupun pemerintah. Namun seluruh masyarakat Indonesia. Untuk itu, ia mengajak masyarakat bersatu dalam membenahi pandemi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komedian Soleh Solihun Ungkap Ada Pungli di Samsat Jaksel

Komedian Soleh Solihun mengungkap ada praktik pungutan liar di Samsat Polres Metro Jakarta Selatan ketika sedang mengurus perpanjangan STNK.

NEWS | 28 September 2022

Presiden Jokowi Serahkan Bansos di Kantor Pos Jailolo

Saat mengunjungi Kantor Pos Jailolo, Presiden Jokowi menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para penerima manfaat.

NEWS | 28 September 2022

TECH Dukung Menteri Nadiem Wujudkan Digitalisasi Pendidikan

IndoSterling Technomedia (TECH) melalui aplikasi Edufecta siap mendukung Menteri Nadiem mewujudkan digitalisasi pendidikan tingkat dasar dan menengah.

NEWS | 28 September 2022

Tiba di Halmahera Barat, Jokowi Sapa Warga

Dari Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/9/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Halmahera Barat.

NEWS | 28 September 2022

Krisis Energi, Jerman Batal Tutup Pembangkit Listrik Nuklir

Krisis energi akan memaksa Jerman untuk membatalkan rencana penutupan pembangkit listrik nuklir.

NEWS | 28 September 2022

Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Mark AI, Kerugian Rp 25 Miliar.

Bareskrim mengusut kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) robot trading Mark AI

NEWS | 28 September 2022

Bela Putri Candrawathi, Febri Diansyah Tegaskan Objektif

Eks Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah bakal bersikap objektif dalam menjalankan tugas sebagai kuasa hukum Putri.

NEWS | 28 September 2022

2 Eks KPK Perkuat Tim Pengacara Sambo dan Putri Candrawathi

Dua eks pegawai KPK, yakni Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang, memperkuat tim pengacara Sambo dan Putri Candrawathi.

NEWS | 28 September 2022

Pakar Dukung Jokowi Lakukan Reformasi Hukum di Indonesia

Penegasan Presiden Jokowi mengenai perlu adanya reformasi hukum di Indonesia disambut baik oleh pakar hukum pidana.

NEWS | 28 September 2022

Rusia Usir Diplomat Jepang yang Dituduh Spionase

Rusia mengusir diplomat Jepang yang dituduh melakukan spionase. FSB telah menghentikan aktivitas spionase di Konsulat Jenderal Jepang di Vladivostok.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Komedian Soleh Solihun Ungkap Ada Pungli di Samsat Jaksel

Komedian Soleh Solihun Ungkap Ada Pungli di Samsat Jaksel

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings