Kepala Eijkman: Pengembangan Vaksin Merah Putih Sudah 50%
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kepala Eijkman: Pengembangan Vaksin Merah Putih Sudah 50%

Kamis, 3 September 2020 | 13:32 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Lembaga Biologi Molecular Eijkman Amin Soebandrio mengatakan, progres pengembangan vaksin corona (Covid-19) milik Indonesia atau dikenal vaksin Merah Putih sudah mencapai 50 persen.

"Kalau dilihat presentasenya, vaksin Merah Putih sudah sekitar 50 persen. Saat ini kami tinggal menunggu protein yang akan diekskresikan oleh sel mamalia. Paralel kami juga akan menggunakan sel mamalia mana yang efektif," kata Amin dalam webinar bersama media bertajuk 'Merck Bantu Lembaga Eijkman Percepat Hadirkan Vaksin Covid-19' di Jakarta, Kamis (3/8/2020).

Saat ini kata dia, prosesnya sudah memasuki tahap pembuatan sub unit protein sebagai platform yang terpilih. Setelah proses ekskresi selesai, penelitian dilanjutkan pada uji coba hewan.

Jika berjalan sesuai target, Amin berharap uji klinis bisa dimulai dalam waktu dua atau tiga bulan ke depan. Dijadwalkan pada Febuari hingga Maret 2021 vaksin Covid-19 bisa diberikan ke industri. "Kami berupaya bisa cepat. Artinya apabila ada prosedur yang bisa diperpendek, akan kami lakukan termasuk penggunaan berbagai peralatan laboratorium yang memungkinkan kita bekerja bisa cepat," ujarnya.

Secara keseluruhan, proses pembuatan vaksin membutuhkan waktu bertahun-tahun. Namun Lembaga Eijkman berupaya membuat benih vaksin hanya dalam waktu satu tahun.

Namun kata Profesor Amin, percepatan pembuatan vaksin Covid-19 perlu didukung dengan teknologi yang memadai.

Sementara dalam kesempatan itu, PT Merck Indonesia Tbk perusahaan sains dan teknologi memberikan donasi berupa peralatan dan material riset senilai Rp 1,2 miliar untuk mendukung Lembaga Biologi Molecular Eijkman dalam percepatan penelitian vaksin di Indonesia.

President Director PT Merck Chemicals and Life Sciences, Christopher Thomas mengatakan, Merck di Indonesia mendukung pemerintah melawan Covid-19. "Merck menyediakan produk dan layanan yang memberikan solusi bagi ilmuwan untuk mendeteksi dan mengkarakterisasi virus serta mengembangkan vaksin," kata dia.

Merck mendonasikan reagents dan consumable untuk membuat viral transport medium yaitu media dalam tabung untuk penyimpanan sampel dari uji swab pasien. VTM berfungsi menjaga kualitas sampel yang mengandung virus dari tempat pengambilan uji swab seperti klinik rumah sakit, pusat layanan kesehatan ke laboratorium.

Merck juga mendonasikan RiOs™ Essential Water Purification System yaitu sistem purifikasi air ideal untuk laboratorium yang membutuhkan produksi konstan air murni tipe-3 kualitas tinggi. RiOs Essential mengintegrasikan teknik pemurnian air lengkap termasuk pre-treatment dan membran reverse osmosis (RO) berkinerja tinggi. Selain itu, Merck juga mendonasikan Magpix yang terdiri dari Luminex® dan MILLIPLEX® MAP yaitu sarana pendukung riset imunologi untuk mempelajari dinamika Covid-19 dalam sampel pasien.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dokter dan Perawat Prioritas Dapat Vaksin Covid-19

Sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19, tenaga medis seperti dokter, perawat, dan bidan akan menjadi prioritas utama yang mendapatkan vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 3 September 2020

Erick Thohir: Pemerintah Hanya Gratiskan Vaksin Covid-19 pada 93 juta Warga

Jumlah 93 juta masyarakat yang benar-benar membutuhkan diperoleh dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

KESEHATAN | 3 September 2020

Cegah Covid-19, Baznas Kembangkan Sistem Kecerdasan Buatan

Sistem kecerdasan buatan ini dibuat untuk memastikan protokol kesehatan di lingkungan Baznas.

KESEHATAN | 3 September 2020

Menristek: Indonesia Butuh 400 Juta Ampul Vaksin Covid-19

Ada lima institusi yang mengembangkan vaksin Merah Putih.

KESEHATAN | 2 September 2020

60 Juta Orang Jadi Agen Perubahan Perilaku

“Kita disiplin pun belum tentu kita aman, kalau kita tidak mau mengajak orang di dekat kita untuk berdisiplin,” kata Doni Monardo.

KESEHATAN | 3 September 2020

100 Dokter Gugur Akibat Covid-19, IDI Gelar Doa Bersama dan Heningkan Cipta

Acara ini digelar sebagai bentuk keprihatinan pada banyaknya dokter dan tenaga medis lain yang gugur dalam menangani Covid-19.

KESEHATAN | 3 September 2020

Dalam Sepekan, Positivity Rate Covid-19 Meningkat Tajam

Hingga akhir Agustus, positivity rate secara nasional di Indonesia mencapai angka 15,43% atau tiga kali lipat di atas rekomendasi WHO, yaitu di bawah 5%.

KESEHATAN | 2 September 2020

Penurunan Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Lambat

Angka rata rata kematian di Indonesia hingga 30 Agustus 2020 sebesar 4,47 persen dari total kasus konfirmasi positif Covid-19.

KESEHATAN | 2 September 2020

Enam Bulan Pandemi, Angka Penularan Covid-19 Semakin Tinggi

Pada Juni 2020, positivity rate Covid-19 nasional berada di angka 11,71%. Pada Agustus 2020, positivity rate naik lagi menjadi 15,43%.

KESEHATAN | 2 September 2020

YLKI: Obat dan Vaksin Covid-19 Harus Berstandar WHO

Semua pihak harus menghormati posisi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

KESEHATAN | 2 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS