Jokowi Menaruh Harapan Besar kepada Tim Vaksin Merah Putih
Logo BeritaSatu

Jokowi Menaruh Harapan Besar kepada Tim Vaksin Merah Putih

Rabu, 9 September 2020 | 14:15 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh harapan besar kepada tim Vaksin Merah Putih dalam mengupayakan percepatan pengembangan vaksin Covid-19. Hal itu dikatakannya saat menerima Tim Vaksin Merah Putih di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi meminta laporan perkembangan vaksin yang sangat dibutuhkan masyarakat serta memberikan arahan agar tim mampu bekerja cepat dengan tetap mengikuti prosedur pengembangan vaksin yang berlaku.

"Penemuan dan produksi vaksin Covid ini sangat penting untuk dapat segera menangani krisis kesehatan maupun krisis ekonomi. Oleh sebab itu pagi hari ini saya mengundang Bapak dan Ibu sekalian untuk mendapatkan laporan mengenai perkembangan vaksin Merah Putih," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

Kepala Negara menaruh harapan besar bagi pengembangan vaksin Merah Putih tersebut. Selain untuk mempercepat agar masyarakat dapat segera menerima vaksin tersebut, pengembangan vaksin Covid-19 di dalam negeri juga menunjukkan kemampuan dan kemandirian bangsa Indonesia untuk mengembangkan vaksin sendiri.

"Kita mampu mandiri dengan vaksin yang kita kembangkan dan kita produksi sendiri," ujar Jokowi.

Oleh karena itu, untuk mempercepat pengembangan vaksin Covid-19 tersebut, Presiden telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19. Perwakilan dari tim tersebut diterima langsung oleh Presiden pada hari ini.

"Saya juga sudah menerbitkan Keppres Nomor 18 Tahun 2020 tentang Tim Nasional Percepatan Pengembangan vaksin Covid ini. Saya harapkan ini membantu sinergi dan konsolidasi semua unsur yang ada dalam mempercepat pengembangan vaksin," jelas Jokowi.

Berdasarkan Keppres tersebut, tim pengembangan vaksin terdiri atas pengarah, penanggung jawab, dan pelaksana harian di mana dalam susunan penanggung jawab tim Presiden menunjuk Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai Ketua Tim Pengembangan Vaksin Covid-19. Menteri Kesehatan dan Menteri BUMN akan bertindak masing-masing sebagai Wakil Ketua I dan II dengan anggotanya ialah Menteri Luar Negeri, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, yang mendampingi Presiden dan perwakilan tim pengembangan vaksin Merah Putih yakni Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BPOM Penny K. Lukito, serta Prof. Ali Ghufron Mukti selaku Ketua Konsorsium Riset Inovasi Covid-19 dan Prof. Amin Soebandrio selaku Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Produksi Vaksin Merah Putih, Pemerintah Juga Gandeng Perusahaan Farmasi Swasta

Dikatakan Menristek, sudah ada tiga perusahaan farmasi swasta yang potensial menyatakan kesiapan untuk membantu produksi vaksin Merah Putih.

KESEHATAN | 9 September 2020

Menristek: Pemberian Vaksin Bisa Lebih dari Sekali

Pemerintah harus siap memproduksi vaksin Merah Putih dengan jumlah minimal dua kali lipat dari populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta jiwa.

KESEHATAN | 9 September 2020

Presiden Perintahkan Tim Vaksin Merah Putih Kerja Cepat

Presiden Jokowi memerintahkan tim Vaksin Merah Putih bekerja dengan cepat tanpa mengabaikan prosedur pembuatan sehingga vaksin Covid-19 aman.

KESEHATAN | 9 September 2020

Ditemukan Dugaan Efek Samping, AstraZeneca Tunda Uji Klinis Vaksin Covid-19

STAT News melaporkan salah satu partisipan uji klinis vaksin Covid-19 AstraZeneca mengalami efek samping yang serius.

KESEHATAN | 9 September 2020

Satgas: Ada 4 Tujuan Dibentuknya Tim Percepatan Vaksin Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada empat tujuan dibentuknya Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 8 September 2020

Tekan Klaster Perkantoran, Sistem Kerja ASN Diatur Berdasar Zona Risiko

Satgas Covid-19 menyatakan Menteri PAN dan RB telah mengeluarkan surat edaran tentang sistem kerja pegawai ASN dalam tatanan normal baru.

KESEHATAN | 8 September 2020

Satgas Soroti Penurunan Kasus Sembuh Covid-19

Satgas Covid-19 menyoroti angka kesembuhan pasien Covid-19 mingguan secara nasional yang mengalami penurunan sebesar 13,64 persen dibanding pekan lalu.

KESEHATAN | 8 September 2020

Pengembangan Vaksin Merah Putih Butuh Anggaran Rp 280 M

Pemerintah menargetkan awal tahun depan vaksin Merah Putih masuk uji klinis sekaligus diproduksi dalam jumlah besar di tahun yang sama.

KESEHATAN | 8 September 2020

Satgas Sebut Kasus Covid-19 Naik 18,6 Persen

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus positif Covid-19 mingguan secara nasional mengalami kenaikan 18,6 persen.

KESEHATAN | 8 September 2020

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Kembali di Atas 1.000

DKI Jakarta menjadi penyumbang tertinggi kasus harian yang kembali mencapai angka 1.000 atau tepatnya 1.014.

KESEHATAN | 8 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS