64 Persen Kasus Covid-19 di Indonesia dari Pulau Jawa dan Bali
Logo BeritaSatu

64 Persen Kasus Covid-19 di Indonesia dari Pulau Jawa dan Bali

Rabu, 9 September 2020 | 21:47 WIB
Oleh : Dina Manafe / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan, sampai 6 September 2020, Pulau Jawa dan Bali ternyata penyumbang terbanyak kasus positif Covid-19 secara kumulatif di Indonesia. Jumlahnya mencapai 64,24 persen atau 114.590 kasus positif per tanggal 6 September 2020.

Banyaknya pulau-pulau di Indonesia ternyata turut berpengaruh terhadap penyebaran Covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 melakukan analisis terhadap risiko penyebaran virus di lima pulau terbesar di Indonesia, yaitu Sumatera, Jawa dan Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Seluruh atau 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota masuk di dalamnya.

Di Pulau Sumatera terdiri dari 10 provinsi dan 154 kabupaten/kota. Pulau Jawa dan Bali ada sembilan provinsi dengan 160 kabupaten/kota. Pulau Kalimantan ada lima provinsi dengan 56 kabupaten/kota. Kemudian Pulau Sulawesi ada enam provinsi, 81 kabupaten/kota. Pulau Maluku dan Pulau ada 4 provinsi dengan 63 kabupaten/kota.

Dewi Nur Aisyah

Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Dr Dewi Nur Aisyah memaparkan perbandingan jumlah kasus Covid-19 di lima pulau besar tersebut. Dari data yang terkumpul sampai 6 September 2020 menunjukkan, Pulau Jawa dan Bali ternyata penyumbang terbanyak kasus positif Covid-19 secara kumulatif di Indonesia, yaitu 64,24 persen dengan 114.590 kasus positif.

Peringkat kedua penyumbang kasus adalah Pulau Sumatera. Namun, kontribusi kasus dari Pulau Sumatera hanya 11,3 persen, jauh lebih kecil daripada Pulau Jawa dan Bali. Jumlah kasus di Pulau Sumatera adalah 20.150. Kemudian menyusul Pulau Sulawesi, Kalimantan, serta Maluku, dan Papua.

Dari sisi jumlah kasus aktif atau pasien yang sedang sakit, Pulau Jawa dan Bali masih di peringkat pertama penyumbang terbanyak, yaitu 23.220 orang. Tetapi dari sisi persentase, rupanya bukan Pulau Jawa dan Bali yang tertinggi meskipun secara jumlah kasus kumulatif lebih banyak dari pulau lain.

Pulau yang persentase kasus aktifnya tinggi adalah Pulau Sumatera. Ini juga menunjukkan bahwa meskipun Pulau Jawa dan Bali memiliki jumlah kasus positif lebih banyak, tetapi angka kesembuhan juga tinggi yaitu 74,85 persen sembuh. Angka kesembuhan juga tinggi di Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sedangkan di Pulau Sumatera kasus aktif tinggi menunjukkan angka sembuh masih rendah.

"Kalau Pulau Sumera, saat ini banyak kasus aktifnya ada 38,6 persen dari total kasus. Jadi masih banyak orang yang sakit atau tengah dirawat, di mana kita harus dorong supaya lebih banyak yang sembuh," kata Dewi dalam dialog "Covid Dalam Angka" di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Menurut Dewi, daerah dengan jumlah kasus aktif atau pasien yang sedang sakit banyak harus jadi perhatian. Harus dipastikan pelayanan kesehatan berjalan baik. Jangan sampai banyaknya kasus aktif ini terjadi fatalitas di sana.

Dari sisi jumlah kematian, data di lima pulau ini menunjukkan bahwa Jawa dan Bali lebih tinggi angka kematiannya, yaitu 4,82 persen. Kontribusi angka kematian tinggi ini berpengaruh pada angka kematian nasional.

Menurut Dewi, ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah fasilitas kesehatan banyak, tetapi kalau jumlah orang yang sakit juga banyak maka membebani kapasitas fasilitas kesehatan yang ada. Bisa saja kapasitas rumah sakit tidak memadai untuk menampung karena banyaknya orang yang sakit dan butu perawatan.

"Ini berpotensi terjadi jika masyarakat mengabaikan protokol kesehatan, yaitu pakai masker, sering cuci tangan, dan jaga jarak. Selain itu, upayakan jangan sampai sakit," ungkapnya lagi.

Dewi juga memaparkan jumlah kasus aktif per pulau di Indonesia dibandingkan dengan kasus aktif di dunia. Di dunia saat ini rata rata kasus aktifnya 25,78 persen. Ada empat pulau di Indonesia yang kasus aktifnya di bawah rata rata dunia.

Di Jawa dan Bali terdapat 101 kabupaten/kota yang kasus aktifnya sudah di bawah dunia. Di Kalimantan ada 40 kabupaten/kota, Sulawesi 52 kabupaten/kota, Sumatera 61 kabupaten/kota, Maluku dan Papua 30 kabupaten/kota.

Sementara ada 88 kabupaten/kota di Pulau Sumatera yang kasus aktifnya di atas rata rata dunia. Di Jawa dan Bali ada 53 kabupaten/kota. Disusul pulau lain.

"Dari data ini kita bisa lihat bahwa memang di Pulau Sumatera ini masih banyak orang yang sakit," kata Dewi.

Menurut Dewi, kasus aktif ini ada yang dirawat di rumah sakit jika dalam kondisi berat, dan ada yang isolasi mandiri jika kondisi ringan. Yang perlu diperhatikan untuk yang isolasi mandiri adalah harus memastikan di rumah atau tempat karantina mandiri dimungkinkan untuk jaga jarak antara pasien yang sakit dengan anggota keluarga lain.

Harus ada ruang yang cukup untuk jaga jarak. Yang terjadi selama ini dari hasil contac tracing menunjukkan ketika ada anggota keluarga yang positif maka sudah pasti anggota keluarga lainnya juga positif. Ini dikarenakan tidak ada sekat atau ruangan khusus bagi yang sedang isolasi mandiri.

"Harus dipastikan rumahnya ada ruang khusus, ada pemisah antara pasien dengan yang lain, supaya tidak berbaur. Harus dipastikan kebersihannya, jangan sampai lalai. Apalagi kalau di rumah itu ada kelompok rentannya (lansia dan anak anak). Pemda harus siap dengan rumah sakit darurat kalau memang ada warga yang rumahnya tidak siap dengan isolasi mandiri," kata Dewi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Siapkan Masker Lima Lapis untuk Melawan Covid-19

Masker dengan kain lima lapis tersebut, diproduksi di Indonesia dan sudah diuji coba di Jerman.

KESEHATAN | 9 September 2020

Covid-19 Masih Panjang, Indonesia Kekurangan 1.294 Dokter Paru

PDPI mencatat saat ini dokter paru di Indonesia 1.206 orang. Idealnya Indonesia memiliki minimal 2.500 dokter paru. Saat ini kekurangan 1.294 dokter paru.

KESEHATAN | 9 September 2020

Erick Thohir: Vaksin Merah Putih Jadi Prioritas

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan prioritas pemerintah saat ini adalah memproduksi Vaksin Merah Putih.

KESEHATAN | 9 September 2020

Update Covid-19: Tambah 3.307, Kasus Positif di Indonesia Jadi 203.342

Adapun pasien Covid-19 yang berhasil sembuh bertambah 2.242 sehingga total menjadi 145.200.

KESEHATAN | 9 September 2020

Nutrisi Anak Terancam Tak Terpenuhi di Masa Pandemi

Widianto Juwono, Sales Director Danone SN Indonesia mengatakan pemenuhan nutrisi anak-anak di Indonesia mengalami berbagai tantangan di masa pandemi.

KESEHATAN | 9 September 2020

Jokowi Menaruh Harapan Besar kepada Tim Vaksin Merah Putih

Untuk mempercepat pengembangan vaksin Covid-19 tersebut, Presiden Jokowi telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2020.

KESEHATAN | 9 September 2020

Produksi Vaksin Merah Putih, Pemerintah Juga Gandeng Perusahaan Farmasi Swasta

Dikatakan Menristek, sudah ada tiga perusahaan farmasi swasta yang potensial menyatakan kesiapan untuk membantu produksi vaksin Merah Putih.

KESEHATAN | 9 September 2020

Menristek: Pemberian Vaksin Bisa Lebih dari Sekali

Pemerintah harus siap memproduksi vaksin Merah Putih dengan jumlah minimal dua kali lipat dari populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta jiwa.

KESEHATAN | 9 September 2020

Presiden Perintahkan Tim Vaksin Merah Putih Kerja Cepat

Presiden Jokowi memerintahkan tim Vaksin Merah Putih bekerja dengan cepat tanpa mengabaikan prosedur pembuatan sehingga vaksin Covid-19 aman.

KESEHATAN | 9 September 2020

Ditemukan Dugaan Efek Samping, AstraZeneca Tunda Uji Klinis Vaksin Covid-19

STAT News melaporkan salah satu partisipan uji klinis vaksin Covid-19 AstraZeneca mengalami efek samping yang serius.

KESEHATAN | 9 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS